Sponsors Link

10 Tanda Dan Gejala Dispepsia yang Wajib Anda Waspadai

Sponsors Link

Apa itu Dispepsia ?

ads

Dispepsia di Indonesia lebih di kenal dengan sebutan maag, dispepsia merupakan rasa yang tdak nyaman atau nyeri yang terjadi pada saluran pencernaan bagian atas (perut,usus,atau juga kerongkongan). Maag juga terdiri dari beberapa gejala termasuk juga seperti mual, kembung , dan juga sering bersendawa.

Umumkah maag dispepsia ?

Sebenarnya maag atau dispepsia merupakan bukan suatu penyakit, akan tetapi melainkan tanda dari suatu kondisi kesehatan atau penyakit lain yang dapat menjadi penyebabnya. Maag dapat terjadi hampir pada semuar orang dari selang waktu ke waktu. Maag atau dispepsia dapat di cegah dan juga di kelola untuk mengurangi resikonya. Anda dapat berkunjung ke dokter untuk mendiskusikan penyakit anda.

Jenis – jenis dispepsia :

  • Jenis fungsional – Dispepsia yang termasuk pada tipe ini memang belum di ketahui secara pasti apa yang dapat memicu nya, saat di periksa pada bagian saluran pencernaan pun juga tidak di temukanya kelainan. Jenis ini juga biasanya mempunyai kaitan erat akan gangguan pergerakan saluran pencernaan. Biasnaya di mulai dari bagian kerongkongan, lambung hingga sampai ke usu halus dan juga hati bagian atas.
  • Jenis organic – Nah untuk tipe yang satu ini merpakan dispepsia yagng di sebabkan oleh kelainana organ. Contohnya adalah seperti maag kronis, kanker lambun ,liver , ataupun batu empedu dan juga penyebab lainya.

Namun ada juga beberapa jenis dispepsia yang di bagi berdasarkan dengan gejala dominan yang di derita oleh pasien, antara lain :

  • Jenis dismotilitas – Untuk penderita dispepsia tipe ini , biasanya penderita akan mengeluh pada bagian perut yang terasa kembung , mual dan juga mudah kenyang
  • Jenis Ulkus – Nah untuk penderita dispepsia ini biasanya akan lebih mengeluh cenderung ke bagian ulu hati yang terasa nyeri. Ketahui juga tentang bab lembek terus menerus.
  • Jenis nonspesifik – Untuk tipe dipepsia yang inin biasanya terjadi keluhan gejala yang tak jelas.

Beberapa gejala dispepsia (Maag) :

  1. Perut terasa kembung

Nah untuk gejala yang pertama adalah perut terasa kembung, gejala yang sering di alami para pasien dipepsia adalah perut yang terasa kembung. Semua itu terjadi di karenakan asam lambung yang naik dan menyebabkan perut pasien terasa kembung bahkan mual. Semua itu dapat di perparah dengan mengkonsumsi minuman beralkohol, mengandung kafein ataupun obat untu meredakan nyeri nonsteroid. Baca juga penyebab kanker usus buntu.

2. Rasa panas pada dada

Untuk gejala yang kedua adalah dada yang terasa panas, ini dapat terjadi di karenakan akibat menaiknya asam lambung yang juga mempunyai istilah lain heart burn. Akan tetapi biasnya sensasi terbakar ini di rasakan pada bagian tengah  dada dan juga di alami oleh pasien tepat seusai makan. Nah parahnya hal tersebut dapat bertahan selama beberapa waktu bahkan hingga berjam-jam dan biasanya juga akan lebih terasa sakkit ketika badan kita di gunakan untuk berbaring ataupun membungkuk.

Sponsors Link

Hal ini dapat terjadi di karenakan, terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang berat ataupun obesitas juga di duga menjadi salah satu faktor dari penyebab dipepsia. Akan tetapi rasa panas di dada ini juga tidak berbahaya, namun tetap harus di ingat juga harus di tangani dengan benar dan segera agar tidak semakin parah.

3. Rasa nyeri pada bagian ulu hati

Banyak pasien yang mengalami dipepsia mengeluhkan rasa sakit pada bagian uluh hatinya, uluh hati posisinya tepat berada di atas pusar dan juga di bawah tulang dada. Nah biasanya rasa sakit yang terjadi pada bagian ulu hati juga akan di barengi dengan rasa kram yang juga sangat mengganggu kenyamanan si pasien ketika si pasien hendak ingin berbaring atau istirahat. Biasanya rasa sakit pun juga dapat menyebar ke area punggung dan juga di atas dada ketika si pasien tidak segera mengobati nya dengan cara yang benar dan rutin. Baca juga efek setelah operasi usus besar.

4. Sering bersendawa

ads

Ketika asam lambung naik juga dapat menyebabkan gejala sering bersendawa. Nah akan tetapi sendawa ini juga di barengi dengan rasa nyeri yang terjadi pada bagian ulu hati. Nah ada juga beberapa orang yang mengatakan bahwa sendawa di anggap sebagi gejala masuk angina. Akan tetapi ketika si pasien bersendawa dengan di barengi rasa sakit yang terjadi pada bagian uluh hati itu merupakan gejala dispepsia. Si pasien perlu waspada dan segera memeriksa kan ke dokter agar segera mendapatkan penanganan yang tepat dan juga segera lekas sembuh,

5. Rasa panas pada bagian perut

Perut juga biasanya akan terasa panas hal dan kondisi ini dapat terjadi di karenakan naiknya asam lambung. Akan tetapi gejala ini juga mejadi gejala beberapa penyakit salah satunya yaitu dispepsia. Aakan tetapi dengan adanya penanda dari adanya alregi makanan GERD atau juga asam lambung biasa dan juga sebagai gejala gastritis pada bagian lambung. Bila mengalami beberapa gejala berikut sudah dapat di pastikan si pasien mengalami gejala dispepsia, dan ada baiknya segera berkonsultasi kedokter agar segera mendapat kepastiann penyakit apa yang di derita.

6. Nafsu makan yang menurun

Untuk sebagian pasien penderita dispepsia juga biasanya akan mengalami penurunan nafsu makan. Akan tetapi mereka juga masih megnalmi rasa lapar, walaupun mengalami rasa lapar akan tetapi selera makan si pasien yang mengalami dispepsia tidak seperti biasnaya atau se normal nya orang lapar akan terjadi penuurunan nafsu makan kepada si pasien. Nah penurunan selera makan yang terjadi dapat di sebabkan karena rasa panas yang terjadi pada bagian dada ataupun juga bagian perut. Saat kondisi asam lambung naik maka akan membuat rasa yang tidak nyaman pada bagian lambung dana akan menyebabkan penurnuan nafsu makan.

7. Perut mual

Nah biasanya si pasien juga akan mengalami rasa mual yang kerap di alami, semua ini juga masih berkaitan atau berhubungan dengan kondisi naik nya asam lambung tadi. Rasa mual akan membuat tidak nyaman si pasien dan juga akan membuat si pasien mengalami penurunan nafsu makan. Rasa mual yang sering terjadi biasanya juga di barengi dengan rasa nyeri yang terjadi pada bagian ulu hati. Biasanya ini terjadi di kerenakan mengkonsumsi dalam jumlah banyak yang mengandung kafein dan juga alkolhol. Baca juga Cara mencegah kanker usus.

8. Cepat merasa kenyang ketika makan

Saat si pasien sedang makan , perut akan merasa cepat kenyang , nah semua ini di karenakan karena adanya kenaikan asam pada lambung. Ketika si pasien berhenti makan tak selang lama pun perut akan bersuara lagi seperti kelapar seakan minta di isi kembali. Nah dalam gejal ini anda juga haru tetap makan dengan rutin sedikit – sedikit akan tetapi tetap mencukupi kebutuhan tubuh guna untuk kesembuhan yang cepat.

9. Muntah 

Sponsors Link

Biasa nya kondisi ini merupakan gejala dari beberapa penyakit lainya yang mempunyai gejala perut terasa mual. Akan tetapi rasa mual di perut juga akan di sertai dengan muntah  – muntah. Ketika mual yang di sebab kan oleh asam lambung yang naik , maka saat muntah pun akan terasa asam dan juga hanya akan keluar air.

Saat kondisi ini terjadi jangan terlalu banyak mengkonsumsi minum air putih karna justru biasanya akan malah tambah membuat perut anda semakin tidak nyaman dan malah akan menimbulkan muntah lagi. Lebih baik segera mengunjungi dokter dan meminta obat yang cocok untuk gejala yang sedang anda alami. Baca juga ciri ciri usus luka.

10. Keluarnya cairan dari lambung

Cairan yang mempunyai resiko keluar dari lambung ketika muntah ini suda kita bahas di gejala sebelum nya. Asam lambung yang naik hingga sampai ke kerongkongan bisa menjadi di muntahkan ketika perut sudah terasa sangat mual sekali dan juga sudah tidak dapat di tahan lagi. Rasa asam yang ada dapat membuat perut semakin tidak nyaman. Pada kondisi ini sebaik nya anda segera mengunjungi dokter agar tidak menjadi parah.

Nah semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu anda untuk mengetahui gejala – gejala dari dispepsia yang umum terjadi pada beberapa orang. Untuk lebih mendapat kepastian penyakit apa yang anda alami anda dapat segera berkunjung ke dokter dan langsung meminta kepaastian penyakit apa yang anda alami, agar tidak salah dalam cara mengobati dan malah berujung ke penyakit yang tambah parah atau datang nya penyakit lainya.

Sponsors Link
, , ,