Sponsors Link

Sembelit Karena GERD: Gejala, Penyebab dan Pengobatan

Sponsors Link

Penyakit refluks gastroesofagus atau GERD adalah sebuah penyakit yang lumayan umum terjadi di dunia. Di Indonesia sendiri terdapat lebih dari 2 juta kasus GERD per tahunnya. Refluks gastroesofagus terjadi ketika asam lambung naik menuju esofagus atau kerongkongan yang ditandai dengan gejala nyeri pada ulu hati dan sensasi terbakar pada dada. Akan tetapi, penyakit GERD yang serius bukan hanya sekedar nyeri pada ulu hati saja. Penyakit ini juga dapat mempengaruhi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Sayangnya, obat untuk mengatasi GERD biasanya akan memberikan komplikasi lain, seperti sembelit misalnya.

ads

Sembelit atau konstipasi merupakan salah satu gejala atau efek samping dari GERD. Sembelit ditandai dengan berkurangnya frekuensi buang air besar atau kesulitan buang air besar. Seseorang dapat dikatakan sedang mengidap sembelit apabila ia hanya buang air besar kurang dari 3 kali dalam satu minggu. Gejala sembelit lain di antaranya:

  1. Kotoran lebih keras, kering, dab bergumpal dari normalnya
  2. Kotoran bisa berukuran sangat besar atau sangat kecil
  3. Perasaan buang air besar tidak tuntas
  4. Saat BAB harus mengejan kuat
  5. Nyeri perut
  6. Perut kembung
  7. Mual

Pada umumnya, terdapat tiga jenis alasan mengapa sembelit dapat terjadi, antara lain:

  • Alasan primer: Sembelit diakibatkan oleh jenis makanan yang dikonsumsi, misal kurangnya konsumsi makanan berserat dan air putih.
  • Alasan sekunder: Sembelit diakibatkan oleh adanya gangguan kesehatan lain, misal adanya tumor, obstruksi pada usus, atau adanya gangguan sistem imun tubuh.
  • Alasan iatrogenik: Sembelit terjadi karena efek obat dari pengobatan penyakit lainnya.

Sembelit karena GERD disebabkan oleh ketiga alasan tersebut. Sebelum membahas mengenai penyebabnya lebih lanjut, mari kita membahas mengenai gejala sembelit karena GERD terlebih dahulu.

Gejala sembelit karena GERD umumnya sama seperti gejala sembelit yang telah disebutkan di atas, namun ada beberapa gejala lain yang menyertainya, antara lain:

  1. Sakit dada
  2. Sulit dan sakit saat menelan makanan
  3. Batuk
  4. Tenggorokan sakit
  5. Suara menjadi parau
  6. Peningkatan jumlah air liur

Beberapa orang bisa saja mengalami gejala lainnya yang tidak disebutkan di atas. Oleh sebab itu, segera kunjungi dokter agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Penyebab Sembelit karena GERD

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, penyebab sembelit pada umumnya dikategorikan ke dalam tiga kelompok alasan. Penyebab sembelit karena GERD termasuk ke dalam ketiga kelompok alasan tersebut, yakni jenis makanan yang dikonsumsi, efek obat penekan asam lambung, stress, dan menurunnya fungsi otot pencernaan. Berikut ini adalah penjelasan masing-masing penyebab tersebut:

1. Jenis Makanan

Sudah bukan rahasia lagi bahwa jenis makanan yang dikonsumsi dapat berpengarung terhadap kesehatan tubuh, kesehatan organ pencernaan adalah salah satunya. Sembelit karena GERD disebabkan oleh jenis makanan yang dimakan mengandung lemak yang tinggi dengan kandungan serat yang rendah. Memakan buah penyebab sembelit juga dapat mengakibatkan sembelit karena GERD. Makanan jenis itu dapat memperlambat pencernaan dan gerakan usus. Akibatnya kotoran yang dihasilkan akan lebih keras yang menyebabkan sulitnya buang air besar atau sembelit.

Sponsors Link

Terlebih lagi jika jumlah makanan yang dikonsumsi melebihi takaran yang dapat dicerna dengan sempurna oleh tubuh. Hal itu dapat meningkatkan produksi asam lambung. Tingkat kecenderungan refluks (asam lambung naik ke kerongkongan) juga dipengaruhi oleh banyaknya makanan di dalam perut.

2. Efek Obat Penekan Asam Lambung

Kemungkinan besar dokter akan memberikan resep berupa antasida atau obat penekan asam lambung pada penderita GERD. Antasida memang bagus untuk mengurangi asam lambung dalam perut, namun penggunaan antasida juga dapat memberikan efek samping berupa sembelit. Hal tersebut dikarenakan kebanyakan obat antasida mengandung aluminium. Aluminium dapat menghambat aktivitas motorik atau pergerakan lambung dan usus dalam mencerna makanan. Akibatnya proses pencernaan akan melambat yang akan menyebabkan sembelit terjadi. Antasida juga dapat menjadi penyebab BAB keras.

3. Stress yang berlebih

Masalah psikis seperti stress yang berlebih dapat berpengaruh pada menurunnya kerja organ tubuh. Ketika stress, tubuh akan melakukan reaksi tertentu. Salah satu reaksi tersebut adalah berkurangnya pergerakan usus dan terganggunya aliran darah menuju saluran cerna. Akibatnya makanan akan dicerna lebih lambat dan akan dicerna dengan tidak sempurna. Sembelit pun terjadi.

Sponsors Link

4. Fungsi Otot Pencernaan Menurun

Beberapa ahli kesehatan menduga bahwa sembelit karena GERD bisa disebabkan oleh adanya penurunan fungsi otot pada saluran cerna akibat dari adanya ketidakaturan otot-otot pada esofagus, lambung, dan usus. Selain sembelit, penurunan fungsi otot tersebut juga dapat menjadi penyebab diare.

Pengobatan Sembelit Karena GERD

Ada beberapa cara mengatasi susah BAB atau cara mencegah sembelit kare GERD yang dapat dilakukan:

  1. Perbanyak konsumsi makanan kaya akan serat, seperti buah pelancar BAB dan sayuran pelancar BAB
  2. Perbanyak minum air putih
  3. Rajin berolah raga atau melakukan aktivitas fisik
  4. Konsumsi makanan mengandung probiotik dan prebiotik yang tinggi
  5. Hindari atau kurangi makanan berlemak tinggi
  6. Hentikan penggunaan obat antasida
  7. Hindari konsumsi makanan yang dapat menstimulasi naiknya asam lambung, seperti makanan pedas, kopi, santan, dsb
  8. Lakukan aktivitas penghilang stress
  9. Makan dalam porsi sedikit dengan frekuensi sering
  10. Cobalah obat tradisional susah buang air besar
  11. Hubungi dokter apabila gejala tidak mereda atau bertambah parah

Itulah informasi seingkat mengenai gejala, penyebab, dan pengobatan sembelit karena GERD. Segera lakukan penanganan bila Anda mengalami penyakit ini untuk menghindari komplikasi serius yang dapat terjadi.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :