Sponsors Link

Sakit Perut Setelah Makan Pisang: Gejala, Penyebab dan Pengobatan

Sponsors Link

Pisang adalah salah satu buah-buahan yang paling populer di Indonesia. Normalnya makan pisang dapat memberikan manfaat kesehatan bagi manusia, karena pisang mengandung banyak vitamin, serat dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Terlebih lagi ada khasiat pisang untuk asam lambung.  Meskipun pisang merupakan salah satu buah yang baik bagi penderita maag dan merupakan makanan untuk asam lambung serta makanan untuk penderita diare, sayangnya, tidak semua orang dapat menikmati pisang secara utuh, karena ada beberapa orang yang mengeluhkan rasa sakit perut setelah makan pisang.

ads

Rasa sakit perut setelah makan pisang mungkin saja bukan gejala yang serius yang dapat mengancam nyawa. Akan tetapi, rasa sakit perut tersebut tentunya dapat menciptakan rasa tak nyaman pada si penderita, serta dapat mengganggu aktivitas sehari-hari si penderita. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika rasa sakit perut setelah makan segera diatasi.

Penyebab dan Gejala Sakit Perut Setelah Makan Pisang

Sakit perut setelah makan pisang memang bukan hal yang umum terjadi. Apabila Anda merasa perut terasa sakit atau keram setelah makan pisang, bisa jadi Anda memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap pisang serta terhadap zat yang terkandung di dalamnya, atau bisa jadi Anda sedang mengalami masalah pada sistem pencernaan Anda. Berikut ini adalah beberapa penyebab dan gejala sakit perut setelah makan pisang:

1. Kematangan Pisang

Memakan pisang yang masih terlalu hijau atau yang masih mentah bisa saja menjadi alasan mengapa Anda sakit perut setelah makan pisang. Pisang mentah mengandung pati 12 kali lebih banyak dari pisang matang, yang menyulitkan tubuh untuk mencernanya. Makanlah pisang yang sudah matang untuk menghindari konsumsi pati yang berlebih, sehingga tubuh pun dapat dengan mudah mencernanya. Memasak pisang mentah juga merupakan solusi lain agar terhindar dari sakit perut setelah makan pisang.

Meskipun mengonsumsi pati memiliki efek yang tidak mengenakkan, pati sangat baik bagi tubuh. Pati berperan sebagai pemberi energi untuk bakteri baik yang hidup di dalam usus manusia, sehingga dapat menjaga kesehatan usus kita. Selain itu, pati juga dapat membantu tubuh kita dalam memproduksi nutrisi tertentu.

2. Alergi Pisang

Sakit perut setelah makan pisang bisa jadi disebabkan oleh alergi pisang, terutama pada orang yang memiliki alergi pada jenis protein tertentu yang terkandung dalam pisang.Ketika sistem imun tubuh lemah akan terjadi alergi terjadi bereaksi tidak normal yang mengganggap protein dalam pisang berbahaya bagi tubuh. Berikut adalah gejala alergi pisang:

  • Sakit perut
  • Gatal pada mulut, tenggorokan, atau bagian tubuh lainnya
  • Kesulitan bernapas
  • Bengkak pada area tertentu

Jika Anda alergi pisang, besar kemungkinan juga Anda alergi pada buah-buahan dan sayuran lain yang mengandung protein yang sejenis dengan protein yang terkandung dalam pisang, misal alpukat dan buah kiwi. Konsultasikan pada dokter jika Anda merasa mempunyai alergi pisang, karena hanya dokterlah yang bisa mendiagnosis alergi makanan.

3. Intoleransi Fruktosa

Fruktosa adalah sejenis gula yang terkandung dalam pisang. Intoleransi fruktosa terjadi ketika tubuh tidak mampu mencerna fruktosa karena kurangnya enzim pencerna fruktosa dalam usus. Berikut ini adalah gejala intoleransi fruktosa yang mirip dengan gejala intoleransi laktosa:

Sponsors Link

  • Sakit atau keram perut
  • Kulit memerah
  • Sakit kepala
  • Denyut jantung meningkat

Intoleransi fruktosa biasanya gangguan yang diturunkan, sehingga apabila ada keluarga Anda yang memiliki intoleransi fruktosa, besar kemungkinannya bagi Anda untuk memiliki intoleransi fruktosa juga.

4. Terlalu Banyak Serat

Apabila tubuh Anda tidak terbiasa dengan asupan serat yang terlalu banyak, bisa jadi terlalu banyak serat adalah penyebab dari sakit perut setelah makan pisang. Satu pisang yang berukuran besar mengandung sekitar 3 gram serat. Memakan pisang terlalu banyak bisa membuat perut sakit, karena kandungan seratnya yang besar. Oleh karena itu, batasilah porsi pisang yang dikonsumsi untuk menghindari sakit, kelebihan gas, dan kembung pada perut.

5. Sindrom Iritasi Usus

Penyebab sakit perut setelah makan pisang selanjutnya adalah sindom iritasi usus atau irritable bowel syndrome (IBS). IBS adalah gangguan sistem pencernaan yang menghambat kerja usus besar. Ada beberapa jenis makanan tertentu yang dapat memicu sindrom iritasi usus. Pisang adalah salah satunya, karena dapat menyebabkan kelebihan gas pada perut. Berikut ini adalah gejala IBS:

Sponsors Link

  • Sakit atau keram perut
  • Perubahan kebiasaan buang air besar, seperti diare dan sembelit secara bergantian
  • Mual
  • Mengeluarkan gas secara berlebihan
  • Nafsu makan hilang

Selain karena sindrom iritasi usus, sakit perut setelah makan pisang juga bisa disebabkan oleh penyakit lainnya, seperti:

  • Maag
  • Gastro esophageal reflux disease (GERS)
  • Penyakit celiac

Pengobatan Sakit Perut Setelah Makan Pisang

Sebenarnya cara pengobatan dan penanganan sakit perut setelah makan pisang yang terbaik adalah dengan berhenti makan pisang. Memasak pisang sebelum dikonsumsi juga bisa menjadi alternatif lain, tetapi bagi beberapa orang makan pisang yang sudah dimasak atau diolah tetap saja menyebabkan sakit perut. Namun, jangan khawatir, masih ada cara untuk membantu meredakan sakit perut setelah makan pisang, di antaranya:

Meminta bantuan dokter sangat dianjurkan untuk mengetahui penyebab pasti sakit perut setelah makan pisang. Dokter akan memberitahu jenis penanganan dan pengobatan apa yang sesuai dengan penyebab dan kondisi tubuh Anda.

Sponsors Link
, , , ,