Sponsors Link

Sakit Perut Sampai Pinggang Belakang, Bahayakah? Ketahui Pengobatannya

Sponsors Link

Gejala sakit perut sampai pinggang belakang yang Anda rasakan menyatakan bahwa terdapat bagian tubuh yang terganggu. Gangguan bisa datang dari kebiasaan sehari-hari yang salah, atau infeksi virus dan bakteri dari lingkungan sekitar kita. Perlu dilakukan diagnosa lebih lanjut oleh dokter sebelum memutuskan penyakit atau gangguan apa yang sedang kita alami. Namun, ada baiknya mempersiapkan diri serta mengurangi faktor-faktor yang dapat memicu peningkatan instensitas gangguan yang sedang dialami. Berikut ini adalah beberapa kemungkian penyakit atau gangguan yang disebabkan oleh gejala sakit perut sampai sakit pinggang yang Anda rasa kan:

ads

1.Cedera Otot

Gangguan otot atau cedera dialami oleh orang-orang yang terbiasa membawa beban berat sehari-hari, namun tidak diimbangi dengan kesadaran akan kondisi tubuh sendiri. Beban dibawa dengan satu tangan, ditumpukan hanya pada salah satu bagian tubuh, dan kebiasa lainnya. Bisa juga disebabkan oleh posisi tubuh yang salah, terlalu bungkuk, ataupun berada dalam posisi tubuh yang sama terlalu lama tanpa melakukan peregangan otot sehingga menjadi kaku. Sakit pinggang hebat memerlukan tes radiologi sebagai tambah informasi mengenai cedera yang lebih spesifik dan menentukan kemungkinan penyembuhannya.

2. Infeksi saluran kemih

Infeksi terjadi pada bagian ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra akibat bakteri Eschercia Coli. Penderita penyakit ini umumnya wanita dengan saluran kemih yang lebih pendek dibanding laki-laki.’

3. Batu pada saluran kemih, seperti batu ginjal

Limbah hasil dari penyaringan darah pada ginjal lama-kelamaan dapat mengkristal dan membentuk batu yang dapat menyumbat saluran kemih. Disaat batu bergesekan dengan dinding ureter akan menyebabkan sakit pada perut, pinggang dan memicu mual bagi penderitanya. Untuk mengurangi potensi terinfeksi dapat dilakukan dengan lebih banyak mengkonsumsi air putih agar kerja ginjal menjadi terbantu dan tidak terlalu berat dalam menyaring darah.

4. Appendisitis atau Infeksi Usus Buntu

Usus buntu dapat menyerang siapa saja, terlebih seseorang dengan usia 10-30 tahun. Penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti, namun jika ditangani dengan cepat dapat menyebabkan komplikasi dalam tubuh. Gejala Usus Buntu Ringan yang terasa adalah munculnya rasa sakit pada bagian perut kanan bawah saat ditekan. Medis biasanya akan menyarankan untuk operasi pengangkatan usus buntu, kantung kecil yang melekat pada usus besar, namun jika lebih nyaman dengan bantuan herbal banyak yang menawarkan Obat Herbal Usus Buntu. Penangan yang cepat merupakan kunci agar tidak terjadi masalah Usus Busuk.

5. Penyakit Ginjal

Penyakit ginjal akan hadir akibat rusaknya fungsi salah satu maupun kedua ginjal dalam tubuh. Ginjal memiliki fungsi yang penting yaitu sebagai penyaring darah dalam tubuh. Disaat kerjanya terganggu akan banyak menimbulkan efek samping bagi tubuh mulai dari infeksi saluran kemih, batu ginjal, ginjal polikistik, hingga taraf membahayakan seperti gagal ginjal akut dan penyakit ginjal kronis.

6. Miom

Miom merupakan pertumbuhan abnormal sel-sel rahim yang kemudia dapat menjadi tumor. Miom bukan merupakan jenis sel ganas layaknya kanker, namun lebih seperti tumor jinak yang menyerang wanita umur 16-50 tahun dengan gejala sakit berlebihan saat menstruasi. Biasanya, seseorang dengan obesitas (kelebihan berat badan) akan memiliki kecendrungan lebih besar terkena miom. Penyebabnya belum dapat diidentifikasi secara pasti, namun diperkirakan akibat menstruasi terlalu dini, terlalu banyak mengkonsumsi daging-dagingan merah, dan keturunan.

Sponsors Link

7. Kista Ovarium

Kista merupakan kantong berisi cairan yang tumuh pada bagian ovarium seorang wanita. Gejala yang terasa dapat berupa menstruasi yang tidak teratur, menstruasi dengan banyak darah keluar, sulit buang air kecil dan besar, nyeri saat berhubungan seksual dan nyeri pada tulang panggul. Kista bagi sebagian kasus dapat berkembang ganas menjadi kanker.

8. Penyakit Radang Panggul

Radang Panggul atau dalam dunia kedokteran biasa dikenal dengan istilah PIV (Pelvis Inflammatory Disease), dan organ panggul terdiri atas beberapa organ yang rawan terinfeksi termasuk uterus (rahim), tuba falopi (saluran telur), indung telur, dan leher rahim. Penyakit yang diderita umumnya disebabkan oleh aktifitas hubungan seksual dengan orang yang telah terlebih dahulu terinfeksi, dilakukan secara berlebihan, dan tidak menggunakan pelindung (kondom).

Berbagai jenis penyakit di atas hanya sebagian yang disebutkan. Jenis dan tingkat urgensitas penyakit akan bergantung pada berbagai faktor. Disarankan untuk segera menemui dokter saat lebih banyak gejala yang timbul di kemudian hari agar penyakit dapat ditangi lebih cepat dan efisien. Serta, kita juga dapat menjaga perilaku untuk tidak memperburuk kondisi tubuh.

Tindakan Preventif

ads

Jika Anda merasakan gejala sakit perit sampai ke pinggang belakang yang cukup menggangu, sebelum bersegera ke dokter ada baiknya mencoba alternatif pengobatan yang dapat dilakukan untuk meredakan sakit yang dirasa. Berikut beberapa pilihan yang bisa Anda coba:

  • Perbanyak konsumsi air putih
  • Segera ke kamar mandi disaat ingin buang air besar, dan sebisa mungkin tidak menunda-nunda pergi buang air besar
  • Lakukan diet makanan sehat, dengan membatasi konsumsi makanan berlemak, terlalu asam dan pedas
  • Hindari melakukan bekerjaan berat
  • Bila terpaksa, gunakan kedua sisi tubuh untuk menopang beban yang sedang dibawa agar tidak membebani salah satu sisi secara berlebihan
  • Lakukan olahrga secara rutin minimal 3 kali dalam seminggu, untuk menguatkan otot-otot
  • Selalu perhatikan kebersihan organ intim kewanitaan setelah melakukan kegiatan seksual
  • Lakukan gerakan dari belakang anus menuju ke depan area vagina saat melakukan pembersihan organ vital tersebut. Hindari melakukan gerakan sebaliknya karena dapat menggiring bakteri masuk ke dalam tubuh lewat vagina.

Hal-hal di atas juga dapat dilakukan sebagai tindakan preventif untuk mencegah penyakit yang semakin parah terjadi pada tubuh. Seperti kata kebanyakan orang bahwa ‘mencegah tentu lebih baik daripada mengobati’.

Pengobatan Medis dan Alternatif

Tindakan dan pengobatan medis akan dibutuhkan bila gejala sakit perut sampai pinggang belakang dialami dalam jangka waktu yang sudah terlalu lama, berminggu-minggu bahkan terjadi dalam hitungan bulan. Disarankan untuk membuat janji temu dengan dokter terdekat. Biasanya sang dokter akan melakukan anamnesis, atau percakap tanya-jawab untuk mengetahui dan mendengar secara langsung keluhan pasien dalam mendiagnosis penyakit.

Setelah itu bisa jadi dilakukan pemeriksaan penunjang lainnya bila di butuhkan, untuk kemudian menentukan terapi dan pengobatan yang sesuai untuk pasien. Selain lewat jalur medis, pengobatan alternatif juga menawarkan banyak opsi untuk dijalani. Namun perlu diingat untuk tetap mendapatkan diagnosa dan rekomendasi dari dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan menempuh jalur alternatif ataupun medis. Berikut beberapa pilihan diantaranya:

  • Pengobatan Penyakit Ginjal

Penyakit Ginjal dilakukan dengan terapi batu ginjal dengan menkonsumsi 3 L air per-hari untuk menggelontorkan batu dari saluran kemih, ditambah dengan konsumsi obat penghilang rasa sakit dan pelemas otot usus. Penyakit usus juga dapat disembuhkan dengan Khasiat Daun Sirsak Untuk Radang Usus.

Bila batu cukup besar akan dilakukan pemecahan menjadi ukuran yang lebih kecil dengan metode USWL (bantuan gelombang suara dan getaran), metode USW (dengan memasukkan selang kecil berkamera, dan metode PCNL (dengan bantuan alat lewat punggung). Alternatif bagi penyakit ginjal adalah dengan konsumsi herbal seperti ramuan Palasa, Rujak Polo, Propolis, Kamomil, Cendana Merah, Aloe Vera, dan meminum cukup air.

  • Cedera Otot
Sponsors Link

Cedera otot dapat disembuhkan dengan konsumsi obat-obatan kimia sesuai dengan rekomendasi dan anjuran dokter. Dilanjut dengan alternatif. Bagi cedera otot dapat diredakan dengan terapi fisik. Kegiatan perangsangan otot-otot dapat membantu memperkuat otot-otot bagian perut, serta meregangkan dan memperkuat otot-otot di pinggang setelah penyembuhan. Istirahat, kompres es dingin, mandi air hangat, dan mulai untuk teratur berolahraga.

  • Kista Ovarium

Kista Ovarium dapat disembuhkan dengan beberapa alternatif obat-obatan dari alam yaitu Cuka Apel Sari Apel, Ramuan Tanaman Mahkota Dewa, dan QnC Jelly Gamat. Cuka apel sari apel tidak disarankan untuk penderita asam lambung dan orang yang ketergantungan obat-obatan karena larutan ini dapat dengan mudah merutkan obat. Sedangkan untuk tanaman mahkota dewa tidak disarankan untuk ibu hamil karena kandungan oksitosin dan sintosinon nya yang dapat mengganggu pertumbuhan janin.

  • Radang Panggul

Radang panggul dapat diredakan dengan berbagai bahan-bahan alami yang terdapat di sekitar kita:

  1. Bawang putih : sifat anti-bakteri dan antibiotiknya yang kuat membantu menghancurkan bakteri jahat
  2. Kunyit : bahan aktif circumin dalam kunyi bersifat anti-inflamasi dan anti-bakteri
  3. Baking Soda : senyawa alkali di dalam nya akan membantu mempertahankan pH dan menghilangkan bakteri penyebab infeksi
  4. Yoghurt Probiotik : bakteri baik dalam yoghurt akan membantu melawan bakteri jahat dan mempertahankan bakteri baik vagina, serta mempertahankan pH nya. Youghurt juga merupakan salah satu Makanan Pembersih Usus Kotor.
  5. Minyak Teatree : antimikroba yang terkandung digunakan untuk membersihkan vagina

Setelah mengetahui opsi penyebab dan pengobatan sakit perut sampai pinggang belakang, sekarang saat nya untuk lebih meningkatkan kehati-hatian kita dalam melakukan pekerjaan berat, berhubungan seksual, hingga membatasi konsumsi makanan yang masuk ke dalam tubuh. Selalu biasakan untuk memulai segala sesuatu nya sengan berdoa agar selalu diberi kesehatan dan terhindar dari segala jenis penyakit yang terkadang muncul tanpa peringatan. Ingat untuk selalu konsumsi air putih dalam jumlah yang cukup, dan rutin lah berolahraga ya!

Sponsors Link
, ,