Sponsors Link

Sakit Kepala Setelah Operasi Usus Buntu: Gejala, Penyebab, Pengobatan

Sponsors Link

Operasi usus buntu adalah operasi minor yang dilakukan untuk mengangkat usus buntu yang radang atau infeksi. Prosedur medis ini pada umumnya dapat dilakukan melalui dua cara, yakni cara operasi bedah terbuka (dilakukan dengan melakukan pembedahan besar), atau cara operasi laparoskopi (dilakukan dengan bantuan alat laparoskopi tanpa perlu dilakukan pembedahan besar).

ads

Kondisi pasien sangat berpengaruh pada teknik operasi pengangkatan usus buntu apa yang akan dokter lakukan. Walaupun demikian, baik melalui teknik operasi usus buntu bedah terbuka maupun teknik operasi usus buntu menggunakan instrumen laparoskopi, kedua teknik operasi usus buntu tersebut tentunya akan meninggalkan efek samping bagi si pasien. Salah satu efek samping tersebut adalah sakit kepala setelah operasi usus buntu.

Gejala dan Penyebab Sakit Kepala Setelah Operasi Usus Buntu

Sama halnya dengan sakit kepala pada umumnya, sakit kepala setelah operasi buntu pun memiliki gejala yang sama persis, yakni rasa nyeri pada sekitar area kepala. Selain itu, sama seperti sakit kepala biasanya, sakit kepala setelah operasi usus buntu juga memiliki jenis yang beragam, di mulai dari jenis yang ringan yang dapat sembuh dengan ditidurkan atau meminum obat pereda rasa sakit, sampai sakit kepala serius yang dapat menjadi gejala dari penyakit serius yang bahkan dapat mengancam nyawa si penderitanya.

Apa saja sih penyebab setelah operasi usus buntu masih sakit kepala itu? Berikut adalah beberapa penyebab beserta gejalanya:

  1. Efek Obat Bius

Bukan suatu rahasia lagi bahwa sebelum dilakukannya operasi apapun, termasuk operasi pengangkatan usus buntu, pasien biasanya diberikan obat bius agar tubuh pasien tidak merasa sakit ketika prosedur operasi sedang berlangsung. Efek obat bius operasi usus buntu dapat menyebabkan gejala-gejala tertentu. Beberapa gejala tersebut di antaranya:

  • Sakit kepala atau pusing
  • Sakit tenggorokan
  • Perasaan lelah
  • Mual yang terkadang disertai muntah

2. Penusukan Tulang Belakang (Post dural puncture headache)

Sebenarnya sakit kepala setelah operasi usus buntu yang disebabkan oleh penusukan tulang belakang, dapat terjadi hanya jika si penderita mengalami pembiusan lewat tulang belakang. Pembiusan ini dilakukan dengan cara penusukan pada tulang belakang. Sakit kepala akibat pembiusan penusukan tulang belakang utamanya akan terjadi pada pasien yang langsung mengangkat kepalanya ketika baru sadar atau ketika efek pembiusan telah habis. Sakit kepala akibat penusukan tulang belakang ini normalnya akan reda dan menghilang dalam waktu 4 hari setelah operasi usus buntu dilakukan. Apabila lebih dari 4 hari rasa sakit kepalanya tidak membaik, lebih baik segera minta bantuan dokter.

3. Infeksi Luka Operasi

Infeksi pada luka bekas sayatan operasi bisa jadi penyebab sakit kepala setelah operasi usus buntu. Infeksi luka bekas operasi tidak hanya dapat terjadi pada permukaan luka bekas operasi saja infeksi juga dapat terjadi pda sayatan di otot dan di rongga serta organ daerah operasi. Penyebab infeksi pada luka bekas operasi ini biasanya disebabkan oleh bakteri. Beberapa jenis bakteri yang menjadi biang kerok infeksi ini adalah Streptococcus, Pseudomonas, dan Staphylococcus. Berikut ini adalah gejala luka bekas sayatan operasi terinfeksi:

Sponsors Link

4. Stress Berlebihan

Jangan sepelekan stress, sebab stress yang berlebihan dapat menjadi penyebab dari sakit setelah operasi usus buntu. Tidak sedikit pasien yang menderita stress baik sebelum atau setelah operasi usus buntu berlangsung. Prosedur operasi dapat meninggalkan trauma pada tubuh, terutama bagi pasien yang baru pertama kali menjalani operasi. Trauma pada tubuh ini baik disadari maupun tidak, menyebabkan stress, meskipun trauma pasca operasi bisa saja bukan merupakan penyebab utama mereka menderita stress. Selain menyebabkan sakit kepala, stress juga dapat memperpanjang waktu yang dibutuhkan untuk tubuh untuk pulih dari operasi usus buntu.

5. Penyebab lain

Selain penyebab-penyebab di atas, sakit kepala setelah operasi usus buntuk juga dapat diakibatkan oleh penyebab lainnya, baik yang masih berhubungan dengan operasi usus buntu atau tidak. Di bawah ini adalah beberapa penyebab dari sakit kepala setelah operasi usus buntu:

  1. Migrain
  2. Vertigo
  3. Infeksi pada telinga, hidung, tenggorokan
  4. Efek obat
    Sponsors Link

  5. Terlalu lama berbaring setelah operasi usus buntu
  6. Gangguan pencernaan, seperi maag, tukak lambung, atau sindrom iritasi usus
  7. Dehidrasi

Pengobatan Sakit Kepala Setelah Operasi Usus Besar

Lebih baik untuk mengetahui terlebih dahulu penyebab sakit kepalanya sebelum melakukan pengobatan. Oleh karena itu, pemeriksaan oleh dokter sangat dianjurkan agar dokter dapat memberitahu penyebab pastinya, serta dapat langsung memberikan pengobatan yang sesuai. Sementara itu, cara di bawah ini dapat Anda lakukan untuk mengurangi sakit kepala setelah operasi usus buntu:

  1. Minum air putih yang cukup
  2. Istirahat yang cukup, dan tidurlah dengan posisi tidur yang baik pasca operasi usus buntu
  3. Lakukanlah aktivitas fisik ringan, cobalah olahraga pasca operasi usus buntu
  4. Perhatikan dan rawat kebersihan luka bekas operasi agar tidak terinfeksi
  5. Makan makanan yang bernutrisi dan makanan pasca operasi usus buntu
  6. Lakukan kegiatan yang dapat membantu mengelola stress

Itu tadi uraian singkat mengenai sakit kepala setelah operasi usus buntu. Ingat selalu untuk menghubungi dokter apabila rasa sakit kepala yang dirasa tambah hebat atau tidak kunjung membaik dalam waktu yang lama.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :