Sponsors Link

Perut Kembung Setelah Minum Susu: Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Sponsors Link

Siapa sih yang tidak tahu apa itu susu? Hampir semua orang pasti tahu susu, dan bahkan pernah mengonsumsi susu. Susu, sebagai salah satu jenis minuman alami, banyak dikonsumsi dan disukai oleh banyak orang dari semua kalangan dan umur, di mulai dari bayi hingga orang dewasa. Oleh sebab itu, tidak heran jika susu menjadi salah satu minuman paling populer di dunia selain teh dan kopi.

ads

Sayangnya, tidak semua orang dapat menikmati dan minum susu tanpa merasakan efek samping setelahnya. Ada yang merasakan mual dan diare setelah minum susu, ada juga yang merasakan perut kembung setelah minum susu, dan sebagainya. Efek samping tersebut tentu saja sangat mengesalkan terutama bagi Anda para pecinta susu atau bagi Anda yang menyertakan susu ke dalam salah satu jenis makanan wajib untuk diet harian Anda.

Jika Anda merasakan efek samping setelah minum susu, terutama efek samping berupa perut kembung setelah minum susu, Anda berada di tempat yang tepat, sebab kali ini kami akan membahas segala hal mengenai perut kembung setelah minum susu, termasuk gejala, penyebab, dan pengobatannya.

Gejala Perut Kembung Setelah Minum Susu

Pada umumnya, banyak sekali makanan penyebab perut kembung. Susu serta produk turunannya, seperti keju, mentega, dan krim adalah salah satunya. Namun, tidak semua orang yang mengonsumsi susu dan produk turunannya tersebut mengalami gejala perut kembung. Jadi siapa saja orang mengalami perut kembung setelah minum susu dan produk turunannya?

Penyebab Perut Kembung Setelah Minum Susu

Mereka adalah orang yang memiliki intoleransi laktosa. Sehingga, besar kemungkinannya bahwa intoleransi laktosalah penyebab perut kembung setelah minum susu sebagai berikut:

  • Intoleransi Laktosa

Intoleransi laktosa adalah gangguan pencernaan yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk mencerna gula yang terkandung di dalam susu yang dinamakan laktosa. Ketidakmampuan ini akibat dari kurangnya enzim laktase di dalam sistem pencernaan yang berperan sebagai pencerna laktosa. Secara umum, intoleransi laktosa banyak diderita oleh orang dewasa, sebab produksi enzim laktase berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Ternyata ada sekitar 75 persen penduduk dunia yang pengidap intoleransi laktosa. Di Indonesia sendiri terdapat lebih dari 2 juta kasus intoleransi laktosa yang terjadi setiap tahunnya. Jangan terlalu cemas jika Anda mengalami intoleransi laktosa, sebab Anda tidak sendirian.

Penderita intoleransi laktosa mengalami perut kembung setelah minum susu atau produk yang mengandung susu, karena laktosa yang tidak dicerna dengan baik oleh tubuh akan menumpuk dan diuraikan oleh bakteri penghasil gas dalam usus. Akibatnya, produksi gas dalam saluran cerna akan meningkat yang menyebabkan perut kembung. Lantas apa saja gejala intoleransi laktosa lainnya selain perut kembung? Berikut ini adalah beberapa gejala umum lainnya yang mungkin terjadi pada penderita intoleransi laktosa setelah minum susu:

  1. Rasa tak nyaman dan nyeri pada perut
  2. Diare setelah minum susu
  3. Serignya buang gas, baik itu lewat mulut (sendawa) maupun lewat anus (kentut)
  4. Mual
  5. Muntah
  6. Perut kembung badan terasa lemas
  7. Borborygmi (perut berbunyi atau bergemuruh)
Sponsors Link

Gejala intoleransi laktosa pada setiap orang dapat berbeda. Pada beberapa kasus, penderita intoleransi laktosa juga mengeluhkan perut sakit seperti ditusuk-tusuk pada perut bagian bawah. Terkadang mereka juga mengalami sembelit atau susah buang air besar setelah konsumsi susu atau produk turunannya. Selain itu, gejala juga dapat dipengaruh oleh seberapa besar jumlah laktosa yang dapat ditoleransi oleh tubuh, serta banyaknya laktosa yang dikonsumsi.

Apabila Anda merasa intoleransi laktosa bukanlah penyebab Anda menderita perut kembung setelah minum susu, langkah baiknya jika Anda berkonsultasi langsung pada dokter agar tahu apa penyebab pastinya.

Pengobatan Perut Kembung Setelah Minum Susu

Ada beberapa cara mengobati perut kembung setelah minum susu, yakni:

  1. Kompres dengan air hangat atau panas bagian perut yang tak nyaman untuk meredakan rasa kembung dan nyeri.
  2. Konsumsi makanan yang mengandung probiotik dan prebiotik tinggi, sebab kedua jenis mikroorganisme ini dapat membantu mengurangi gejala intoleransi laktosa, termasuk perut kembung.
    Sponsors Link

  3. Minum air hangat dan pastikan asupan cairan dalam tubuh terpenuhi untuk menghilangkan rasa kembung pada perut.
  4. Minum suplemen enzim untuk membantu tubuh dalam mencerna laktosa dan melawan perut kembung, tetapi perlu diperhatikan bahwa tidak semua orang cocok untuk memngonsumsi suplemen jenis ini, konsultasilah kepada dokter terlebih dahulu.
  5. Jika mengalami perut kembung saja tanpa disertai rasa sakit, cobalah untuk berjalan santai untuk mengobati rasa kembungnya.
  6. Minum susu fermentasi yang mengandung asam laktat yang dapat membantu dalam mencerna laktosa

Selain cara pengobatan di atas, berikut ini adalah beberapa cara agar terhindar dari perut kembung setelah minum susu serta cara mengatasi intoleransi laktosa:

  1. Cobalah untuk mengurangi porsi susu atau produk turunannya
  2. Konsumsi susu bebas laktosa
  3. Ganti susu hewani dengan susu nabati, seperti susu kedelai yang tidak mengandung laktosa.
  4. Cobalah minum yogurt. Meskipun yogurt merupakan produk turunan susu, kandungan probiotik tinggi dalam yogurt dapat membantu mencerna laktosa bagi beberapa orang.

Itulah tadi informasi singkat tentang gejala, penyebab, dan pengobatan perut kembung setelah minum susu. Meskipun perut kembung setelah minum susu merupakan gejala yang tidak seberapa, janganlah membiarkannya jika terjadi. Hal itu dikarenakan perut kembung setelah minum susu dapat menggangu Anda dalam menjalankan aktivitas. Mintalah pertolongan dokter jika diperlukan.

Sponsors Link
, , , ,