Sponsors Link

Perut Kembung Setelah Makan Atasi Dengan 7 Cara Ini

Sponsors Link

Pernah mengalami perut kembung? Perut menjadi kembung biasanya karena perut tersebut dalam kondisi penuh dan terjadi penumpukan gas di dalam organ usus kecil kita. Saat perut kembung, area sekitar perut kita akan mengeras dan agak bengkak. Selain itu, orang yang terkena sembelit juga bisa mengakibatkan perutnya menjadi kembung. Seseorang yang terbiasa makan berlebihan juga, perutnya bisa menjadi kembung.

ads

Secara umum, perut kembung sering dialami oleh sebagian besar sel darah putih yang berlebih di saluran pencernaan orang karena masalah system pencernaan dalam tubuhnya. Ketika perut kembung, kita akan merasa kurang nyaman, sebab kita juga bisa mengalami gejala lain seperti kram perut, bersendewa cukup sering hingga diare dan sesak nafas. Rupanya perut menjadi kembung karena ada Gas (flatus) yang dihasilkan oleh organ lambung yang tidak bisa melalui proses buang angin.

Penelitian Perut Kembung

Walaupun kita tidak perlu khawatir jika kita mengalami ciri-ciri perut yang kembung, namun jangan salah. Perut kembung juga bisa jadi merupakan pertanda untuk diagnosis penyakit yang lebih serius, seperti kanker misalnya. Yang menjadi masalah adalah kita terkadang tidak bisa membedakan, mana perut kembung dengan gejala ringan, dan mana perut kembung dengan gejala penyakit yang berbahaya.

Mengutip dari Dailymail , seorang peneliti dari Negara Denmark menggambarkan hal yang cukup jelas untuk perut kembung ini. Menurutnya, perut kembung ini bisa dideskripsikan sebagai sebuah ban cadangan atau seperti bentuk kue muffin, yang kembung namun sulit di sentuh bagian isinya.  Kulit perut kita seolah ada sebuah balon di dalamnya hingga sulit disentuh.

Hasil penelitan lainya tentang perut kembung dikemukakan kekurangan enzim lipase bisa mengganggu pencernaan oleh seorang naturopati dari Negara India yang bernama Dr. Sunandini Sharma. Sang dokter juga mengatakan, bahwa perut kembung yang sering kita alami itu merupakan efek dari meningkatnya natrium di dalam tubuh kita. Selain itu, adanya perubahan hormonal, hipotiroidisme, gangguan ovarium polikistik, hingga sindrom iritasi usus dan PMS juga bisa menjadi pemicunya.

Penelitian lain yang dilakukan  tim national institute of environment health secience , juga  membahas tentang penyebab perut kembung dan ini terjadi pada wanita. Selain sindrom PMS, Wanita yang berhenti minum pil KB juga rentan mengalami perut kembung. Hal ini terjadi karena kadar vitamin D dalam tubuh seorang wanita akan semakin menurun jika ia berhenti minum pil KB.

Proses Perut Menjadi Kembung

Biasanya ketika menyentuh bagian perut kita akan terasa keras. Hal ini menunjukkan tubuh sedang mengalami sembelit atau kelebihan gas di dalam perutnya. Adapun penyebabnya, umum terjadi karena mengkonsumsi minuman bersoda secara berlebihan. Selain itu, pola makan yang kurang tepat, seperti mengunyah makanan terlalu cepat dan langsung menelanya tanpa dikunyah hingga lembut, sehingga menyebabkan perut keras karena adanya  gas yang terkumpul.

Disamping itu, perut yang keras bisa beresiko menjadi gejala penyakit serius, seperti kanker perut.

Perut kembung sekarang ini lebih sering dialami para obat tradisional apendisitis wanita dibandingkan pria. Fluktuasi kadar hormone yang muncul menjadi Salah satu penyebab wanita sering sekali mengalami kembung. Pada wanita, gejala perut kembung ini biasanya terjadi ketika masa kehamilan, ovulasi, menstruasi dan menopause. Semua kejadian alamiah tersebut menyebabkan sembelit dan perut kembung.

Dalam kegiatan sehari-hari, tahukah Anda bahwa tanpa disadari kita bisa  menelan udara saat makan dan minum, meskipun dalam jumlah yang tidak banyak. Faktanya, jika Anda menelan banyak udara, tubuh akan mengeluarkan udara ini dengan cara buang angin atau bersendawa. Selain saat makan dan minum, Anda juga bisa memungkinkan menelan banyak udara ketika sedang mengunyah permen karet, minum minuman berkarbonasi, merokok, , dan makan yang gerakanya terlalu cepat yang juga bisa jadi penyebab Anda buang angin. Buang angin juga terkadang membuat perut kembung kita menjadi lebih baik, terutama ketika konstipasi.

Sponsors Link

Sembelit atau konstipasi yang dialami rata-rata orang, juga obat tradisional peritonitis merupakan penyebab perut menjadi kembung. Selain itu, adanya parasit pada usus, diverticulosis, obstruksi usus parsial dan insufisiensi lambung juga dapat membuat perut kembung. Keadaan stress serta penggunaan antibiotic yang dapat mengganggu keseimbangan antara mikoorganisme yang baik dan buruk dalam usus.

Penyebab Perut Kembung

Perut kembung mungkin bukan suatu penyakit yang berat, namun perut kembung tentunya bisa mengganggu aktifitas kita, jika tidak segera diatasi. Perut kembung juga dapat membuat kita menjadi hilang selera makan dan sesekali menimbulkan efek mual, muntah dan sesak di bagian perut. Jika perut kembung terjadi pada anak-anak, mereka akan sangat rewel ketika mengalaminya.

Perut kembung yang sering terjadi biasanya identik dengan makanan cara mengobati diare dengan jambu biji dan cara seseorang untuk mengkonsumsi makanan tersebut. Jika ada perubahan cara makan atau minum seseorang, seperti makan atau minum yang terlalu berlebihan, maka sangat mudah membuat perut menjadi kembung.

  • Perut kembung, bisa jadi disebabkan oleh beberapa hal seperti berikut ini:
  • Terlalu sering menggunakan kipas angin terlalu lama
  • Mengkonsumsi produk olahan susu yang mengandung laktosa
  • Mengkonsumsi sayuran putih seperti (kol, lobak, toge, dan brokoli)
  • Minuman Soda atau minuman bir serta anggur merah
  • Stress dan Depresi
ads

Ciri-Ciri Perut Kembung

Jika ciri-ciri perut kembung terjadi pada kita, tentunya kita harus berhati-hati. Perut yang menjadi membesar bisa terjadi karena beberapa alasan. Alasan utamanya, memang karena faktor makanan yang dikonsumsi. Mulai dari menelan makanan yang terlalu cepat, hingga makan yang terlalu banyak dari porsi seharusnya. Berikut ulasanya :

  • Makan Berlebihan

Terkadang, saat kita terlalu banyak makan, perut juga bisa kembung , atau jika kita terkena maag, terkadang saat meraba bagian perut agak sedikit membesar dan kembung ketika ditepuk. Saat masuk angin sekalipun, terkadang perut juga menjadi kembung.

  • Perut Menjadi Begah

Perut kembung biasanya ditandai dengan rasa menggah atau khasiat wortel untuk asam lambung penuh dalam perut yang cukup membuat tidak nyaman. Perut akan tampak membesar, disertai dengan gejala buang gas atau kentut secara berlebihan. Selain itu, saat perut kembung, kita sering bersendawa dan di dalam perut terasa sedang bergejolak.

  • Pelebaran Pembuluh Darah

Keadaan cuaca di sekitar kita rupanya juga bisa menyebabkan perut kita menjadi kembung. Udara yang cenderung panas, akan membuat bagian pembuluh darah kita menjadi melebar hingga menjadi permeabel. Darah tersebut akan mengakumulasi cairan di jaringan tubuh dan membuat kita rentan mengalami perut kembung.

Cara Cegah Perut Kembung Setelah Makan

Perut yang terkadang menjadi kembung dan tidak nyaman setelah makan, sepertinya dapat diatasi dengan beberapa cara berikut ini:

  • Menghindari Konsumsi Cairan terlalu Banyak

Sebaiknya Anda jangan dulu minum banyak cairan. Kebiasaan seperti ini, dikhawatirkan akan membuat gas di dalam perut menjadi terkumpul dan semakin membuat perut kembung.

  • Makan Pelan-Pelan

Coba untuk makan dengan cara yang lebih sabar dan pelan-pelan. Makanan yang dimasukan ke mulut adalah awal dari penentuan pencernaan kita, akan lancar atau kurang lancar. Kunyak makanan dengan lembut agar bisa masuk ke lambung dan dicerna dengan sempurna.

  • Lakukan Olahraga Tiap Hari

Setidaknya biasakan untuk berolahraga secara teratur di setiap hari aktifitas Anda. Olahraga ternyata penting untuk mencegah kembuh dan kelebihan gas dalam perut. Berjalan kaki selama 15 menit saja, dapat membantu mengurangi gas dalam perut.

  • Hindari Makanan  Mengandung Tinggi garam

Sebaliknya, hindari makanan mengandung garam dan mulai konsumsi makanan rendah garam. Ini sangat penting sekali, terutama bagi Anda yang sering mengalami keluhan perut kembung.

Sponsors Link

  • Jangan Minum Soda

Tentu saja, jenis minuman soda, alcohol dan lain sebagainya adalah sayuran pelancar bab minuman yang harus dihindari oleh para anak muda zaman sekarang. Soda atau minuman berenergi dan berkabonasi ini dapat menstimulan produksi asam dan juga gas yang berlebih di perut.

  • Mengurangi Makanan Berserat Tinggi

Makanan yang mengandung serat memang baik untuk tubuh, namun hanya beberapa hal yang ddapat di makan. Pilih buah atau sayuran yang rendah garam, seperti wortel dan beberapa jenis buah seperti jeruk dan apel.

  • Mengindari Susu dan Olahan Susu

Makanan yang diolah dari susu seperti mentega dan keju ini ternyata bisa membuat perut menjadi kembung dengan cepat. Olahan makanan tersebut akan cukup lambat dicerna oleh organ usus kita. Oleh sebab itu, sebaiknya makanan seperti ini juga dihindari atau dikurangi takaranya.

Dari pemaparan diatas, secara umum dapat disimpulkan bahwa perut kembung bukan merupakan kondisi yang serius dan bisa diatasi dengan mudah tanpa bantuan medis atau dokter terlebih dulu. Namun, jika Anda mengalami perut kembung diiringi gejala penyakit pencernaan lain yang tidak biasa dan berlangsung cukup lama, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang lebih pasti, khususnya untuk kasus perut kembung setelah makan.

Sponsors Link
, ,
Oleh :