Sponsors Link

6 Perbedaan Ulkus Peptikum dan Gastritis yang Jarang Diketahui

Sponsors Link

Ada kalanya memang terkadang dua penyakut sulit dibedakan sebab keduanya memiliki gejala yang serupa misal saja perbedaan gastritis dan gastroenteritis, perbedaan hemoroid dan prolaps recti, atau perbedaan wasir dan kanker usus. Pada umumnya penyakit yang menyerupai satu sama lain tersebut dapat terdiagnosis hanya dengan melalui pemeriksaan dokter.

ads

Selain beberapa penyakit di atas, ada dua penyakit lain yang cukup mirip antar satu sama lainnya, yakni ulkus peptikum dan gastritis. Kedua penyakit ini sekilas memang memunculkan gejala yang serupa pada orang yang mengalaminya. Akan tetapi, ternyata ulkus peptikum dan gastritis adalah dua penyakit berbeda yang mempunyai ciri-ciri berbeda pula sebagai pembedanya. Untuk melihat perbedaan ulkus peptikum dan gastritis, kita dapat melihatnya berdasarkan faktot-faktor di bawah ini:

  1. Pengertian dan bagian tubuh yang terserang
  2. Gejalanya
  3. Penderitanya
  4. Penyebabnya
  5. Pengobatannya
  6. Komplikasinya

Berikut adalah penjelasan masing-masing faktor tersebut:

  1. Pengertian dan Bagian Tubuh yang Terserang

Seseorang bisa dikatakan terkena ulkus peptikum atau tukak lambung (peptic ulcer) ketika adanya luka pada dinding lambung mereka. Luka ini muncul akibat dari terkikisnya lapisan lambung. Selain menyerang pada lapisan lambung, ulkus peptikum juga bisa menyerang area duodenum (dinding bagian pertama usus kecil) dan area esofagus (kerongkongan).

Sedangkan untuk gastritis, seseorang dikatakan terkena gastritis ketika adanya iritasi, pengikisan, atau peradangan pada lapisan lambung mereka. Gastritis hanya menyerang lapisan lambung saja. Apabila gastritis tidak segera ditangani akan menyebabkan ulkus peptikum.

2. Perbedaan Gejala Ulkus Peptikum dan Gastritis

Ulkus peptikum dan gastritis memiliki beberapa gejala umum yang sama, di antaranya perut sakit seperti ditusuk-tusuk, mual, tidak nafsu makan, muntah darah, kotoran bercampur darah dan berwarna lebih gelap, dan gangguan saluran cerna. Meskipun demikian, masih ada perbedaan gejala di antara keduanya, terutama pada ciri-ciri sakit perutnya. Penderita ulkus peptikum biasanya akan mengalami sakit perut yang berupa:

  • Sakitnya menyebar ke daerah leher, pusar, sampai punggung
  • Muncul di malam hari
  • Semakin parah ketika perut kosong
  • Dapat mereda setelah makan atau setelah mengonsumsi obat penekan asam lambung, namun muncul kembali beberapa hari kemudian

Sedangkan untuk penderita gastritis, sakit perut yang dirasakan tidak memiliki ciri-ciri di atas. Namun, gastritis memiliki gejala yang lain yang berupa ciri penyakit gastritis, di antaranya:

  • Cepat kenyang saat makan
  • Perut kembung
  • Cegukan

3. Perbedaan Penderita Ulkus Peptikum dan Gastritis

Sponsors Link

Ulkus peptikum dapat menyerang orang usia berapapun. Namun, pada kebanyakan kasus ulkus peptikum, penderitanya adalah orang yang berusia 60 tahun ke atas. Penyakit ini juga kebanyakan menyerang pria dibandingkan wanita.

Gastritis merupakan penyakit yang penderitanya dari semua kalangan dan usia. Akan tetapi, orang yang berusia 19 tahun sampai 60 tahun ke atas lebih rentan terkenan gastritis. Baik ulkus peptikum maupun gastritis, keduanya merupakan penyakit yang cukup umum di Indonesia. Terdapat sekitar lebih dari 150 ribu kasus ulkus peptikum dan gastritis yang terjadi setiap tahunnya.

4. Perbedaan Penyebab Ulkus Peptikum dan Gastritis

Ulkus peptikum dan gastritis keduanya dapat disebabkan oleh penyebab yang sama, seperti infeksi bakteri, efek samping minum obat antiinflamasi, stress, konsumsi minuman beralkohol. Akan tetapi, masih ada penyebab lain yang bisa membedakan keduanya. Untuk ulkus peptikum, penyebab ulkus peptikum lainnya, yakni:

ads
  • Tumor pankreas (gastrinoma)
  • Pengobatan radiasi lambung
  • Gastritis
  • Merokok

Sedangkan penyebab gastritis lain, antara lain:

  • Penyalahan obat
  • Reaksi autoimun
  • Penyakit Crohn
  • HIV/AIDS
  • Muntah kronis
  • Anemia pernisiosa
  • Refluks empedu

5. Perbedaan Pengobatan Ulkus Peptikum dan Gastritis

Baik pengobatan ulkus peptikum maupun gastritis, pengobatan keduanya tergantung dari penyebab serta tingkat keparahan kedua penyakit. Namun, biasanya dokter akan memberikan obat untuk mengobati kedua penyakit tersebut. Adapun jenis obat yang digunakan untuk mengobati ulkus peptikum, di antaranya:

  • Obat antibiotik
  • Obat penghambat pompa proton
  • Obat penghambat reseptor H2
  • Antasida dan alginat
  • Obat pelindung dinding lambung serta usus halus

Selain pemeberian obat, ulkus peptikum yang sudah parah, seperti ulkus yang telah menyebabkan pendarahan atau lubang pada dinding lambung, biasanya ditangani dengan tindakan operasi.

Sedangkan jenis obat untuk mengobati gastritis, antara lain:

  • Obat antibiotik
  • Obat antiinflamasi nonsteroid
  • Obat penghambat histamin 2
  • Obat penghambat pompa proton
  • Antasida

Obat-obatan ulkus peptikum dan gastritis tersebut digunakan harus di bawah pengawasan dokter untuk menghindari komplikasi yang dapat terjadi akibat penggunaan obat sembarangan.

6. Perbedaan Komplikasi Ulkus Peptikum dan Gastritis

Penyakit apapun apabila hanya dibiarkan saja berpotensi mengakibatkan komplikasi tertentu, begitu pula dengan ulkus peptikum dan gastritis.

Di bawah ini adalah beberapa komplikasi ulkus peptikum yang bisa terjadi jika ulkus peptikum tidak segera ditangani:

  • Peritonitis (infeksi serius rongga perut)
  • Kanker lambung
  • Pendarahan dalam perut
  • Menghambat pergerakan makanan dalam saluran pencernaan

Sedangkan untuk gastritis, berikut ini adalah komplikasi yang akan terjadi bila penyakit ini dibiarkan saja:

  • Ulkus peptikum
  • Pendarahan dalam lambung
  • Kanker lambung

Itu tadi beberapa perbedaan ulkus peptikum dan gastritis. Ternyata kedua penyakit ini serupa namun sangat berbeda. Meskipun tetap saja membutuhkan pemeriksaan dokter untuk mendiagnosis kedua penyakit ini, semoga saja dengan membaca artikel ini setidaknya dapat memberikan Anda gambaran umum mengenai perbedaan ulkus peptikum dan gastritis. Oleh karena itu, jangan keliru lagi dalam membedakan ulkus eptikum dan gastritis, ya.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :