Sponsors Link

6 Perbedaan Tifus dan Radang Tenggorokan yang Wajib Anda Ketahui

Sponsors Link

Penyakit tifus dan penyakit radang tenggorokan adalah dua penyakit yang disebabkan oleh bakteri, meski radang tenggorokan juga dapat disebabkan oleh virus. Kedua penyakit ini juga sama-sama bisa menghambat segala aktivitas yang kita lakukan sehingga membuat orang yang terjangkit menjadi tidak produktif. Berikut ini dibahas mengenai perbedaan tifus dan radang tenggorokan. Akan tetapi, sebelumnya, akan lebih baik untuk dibahas mengenai pengertian dan gejala penyakit tifus dan radang tenggorokan terlebih dahulu.

ads

Pengertian dan Gejala Penyakit Tifus

Penyakit tifus atau typhoid fever disebabkan oleh bakteri bernama Salmonella typhi. Bakteri ini masuk ke usus melalui makanan atau minuman yang telah terkontaminasi dan kemudian dikonsumsi oleh orang lain untuk mencuci pakaian, makanan, atau perlengkapan rumah tangga lainnya. Hal ini juga kemungkinan menjadi penyebab cacingan. Kemudian, setelah masuk melalui usus, bakteri ini akan berkembang biak di dalam pembuluh darah dan kelenjar getah bening manusia. Apabila sudah parah, tifus bisa menyerang organ tubuh lainnya dan lebih parah lagi, bisa menyebabkan kematian.

Di Indonesia sendiri, berdasarkan Riskesdas, prevalensi kasus tipes adalah sebesar 1,7% dan korban paling banyak yang terserang penyakit tifus adalah anak-anak usia 5 sampai dengan 14 tahun.

Selanjutnya, terdapat beberapa gejala penyakit tifus, yaitu sebagai berikut.

  • Demam disertai panas tinggi hingga 39 atau 40 derajat celcius.
  • Sakit kepala.
  • Badan pegal-pegal.
  • Badan lemas. Hati-hati, perut kembung badan terasa lemas.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Konstipasi atau diare.
  • Sakit perut.
  • Nyeri otot.
  • Perasaan linglung atau disorientasi terhadap sekitar.

Penyakit ini bisa berlangsung hingga berminggu-minggu, yakni sekitar satu hingga empat minggu, dan apabila dibiarkan dan tidak ada tindakan medis, penyakit akan semakin parah dan menyebabkan kematian.

Pengertian dan Gejala Penyakit Radang Tenggorokan

Radang tenggorokan adalah penyakit yang disebabkan oleh adanya radang di bagian belakang tenggorokan. Penyakit ini juga sering dikenal dengan nama faringitis. Faringitis bisa disebabkan oleh bakteri ataupun virus, meskipun prevalensi kasus untuk radang tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri lebih kecil (5-40%) daripada yang disebabkan oleh virus (40-60%). Untuk radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus, paling lama berlangsung selama satu minggu dan radang yang disebabkan oleh bakteri, bisa lebih dari satu minggu. Jenis bakteri penyebab radang tenggorokan adalah sebagai berikut.

  • Streptococcus ß hemoliticus,
  • Streptococcus viridians, dan
  • Streptococcus piogenes.

Terdapat beberapa gejala umum untuk radang tenggorokan, yakni:

  1. bagian tenggorokan terasa sakit
  2. demam. Perlu diperhatikan bahwa diare disertai demam juga.
  3. sakit kepala
  4. nyeri sendi dan otot
  5. ruam kulit
  6. ada pembengkakan di kelenjar getah bening

Meski bisa merupakan gangguan tersendiri, radang tenggorokan sebenarnya juga bisa merupakan gejala umum untuk penyakit lainnya, seperti:

Sponsors Link

  • Mononukleus atau demam kelenjar
  • Influenza
  • Demam kelenjar (typhoid fever atau tifus)

Perbedaan Tifus dan Radang Tenggorokan

Berdasarkan penjelasan diatas, dapat dilihat bahwa terdapat beberapa perbedaan tifus dan radang tenggorokan:

  1. Durasi waktu: untuk penyakit tifus, penderita bisa terjangkit hingga berminggu-minggu dan apabila tidak ditangani, bisa mengakibatkan kematian. Untuk radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus, penderita hanya terjangkit selama paling lama satu minggu.
  2. Gejala penyakit lain: radang tenggorokan bisa merupakan gejala untuk penyakit lain, salah satunya adalah tifus.
  3. Penyebab: penyakit tifus disebabkan oleh persebaran bakteri Salmonella typhi sementara radang tenggorokan prevalensinya banyak disebabkan oleh virus.

Terdapat masing-masing lima cara yang dapat dilakukan untuk mencegah tifus dan radang tenggorokan, yaitu sebagai berikut.

Cara Mencegah Penyakit Tifus:

Sponsors Link

  1. Biasakan selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.
  2. Pastikan makanan dibersihkan terlebih dahulu sebelum makanan tersebut dimasak/diproses dan/atau dikonsumsi.
  3. Jika merasa tidak fit, hindari jajan sembarangan karena bakteri tifus lebih rentan menyerang orang-orang yang tidak dalam kondisi fit.
  4. Membawa makanan atau bekal dari rumah akan lebih higienis daripada membeli makanan di luar. Berikut informasi makanan untuk penderita tipes.
  5. Jangan minum sembarangan. Berikut informasi penderita tipes boleh minum es.
  6. Jagalah kebersihan lingkungan, misalnya kebersihan WC/kakus.

Cara Mencegah Radang Tenggorokan:

  1. Perbanyaklah istirahat: jangan sampai kurang tidur dan jangan beraktivitas fisik berlebihan.
  2. Minum air hangat akan lebih baik daripada air dingin.
  3. Cukupi asupan air minum sehingga tidak dehidrasi.
  4. Untuk meredakan sakit tenggorokan, Anda bisa mengonsumsi larutan air garam.
  5. Konsumsi antibiotik dan obat pereda nyeri, seperti ibuprofen, aspirin, dan parasetamol.

Demikian informasi untuk pengertian, gejala, serta perbedaan tifus dan radang tenggorokan yang mungkin bisa membantu Anda dalam melakukan pencegahan atau penanganan. Semoga bermanfaat!

Sponsors Link
, , , , ,