Sponsors Link

3 Perbedaan Penyakit Tifus dan Maag yang Mudah Dikenali

Sponsors Link

Penyakit tifus dan maag merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri, meski ada juga penyakit maag yan disebabkan oleh terlukanya organ lambung. Berikut ini dibahas mengenai pengertian, gejala, dan perbedaan kedua penyakit yang sama-sama bisa mengganggu aktivitas keseharian penderitanya.

ads

Pengertian dan Gejala Penyakit Tifus

Penyakit tifus adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi. Penyebarannya adalah melalui makanan yang terinfeksi bakteri tersebut. Biasanya, penyebaran infeksinya melalui air yang tidak higienis. Bahkan, masih ada beberapa faktor penyebab penyakit tifus.

Apabila sudah terjangkit, penderita akan mengalami beberapa gejala ini:

  1. Demam disertai panas tinggi hingga 39 atau 40 derajat celcius.
  2. Sakit kepala.
  3. Badan pegal-pegal.
  4. Badan lemas. Hati-hati, perut kembung badan terasa lemas.
  5. Kehilangan nafsu makan.
  6. Konstipasi atau diare.
  7. Sakit perut.
  8. Nyeri otot.
  9. Perasaan linglung atau disorientasi terhadap sekitar.

Apabila sudah semakin parah, penyakit tifus akan memengaruhi organ lainnya dan lebih parah lagi, bisa menyebabkan kematian.

Pengertian dan Gejala Penyakit Maag

Penyakit maag adalah penyakit yang menyerang organ pencernaan. Penyakit maag disebut juga dengan dispepsia. Gejala penyakit maag berbeda-beda setiap orang tetapi pada umumnya, penderita maag mengalami beberapa gejala berikut:

  1. Nyeri pada perut bagian atas
  2. Mual
  3. Pusing
  4. Bersendawa
  5. Muntah-muntah
  6. Maag menyebabkan sakit pinggang

Kedua penyakit ini, yakni penyakit tifus dan penyakit maag, merupakan penyakit dengan kasus kejadian yang cukup tinggi di Indonesia. Untuk penyakit tifus, prevalensinya menurut Riskesdas adalah sebesar 1,7% dan korban paling banyak yang terserang penyakit tifus adalah anak-anak usia 5 sampai dengan 14 tahun. Sementara itu, untuk penyakit maag, prevalensi kasusnya di Indonesia adalah sekitar 270.000 lebih kasus setiap tahunnya.

Perbedaan Tifus dan Penyakit Maag

Jika dilihat dari penjelasan sebelumnya, berikut ini merupakan perbedaan dari penyakit tifus dan maag.

  1. Gejala: Gejalanya hampir mirip tetapi ketika seseorang terserang penyakit tifus, penderita akan menunjukkan gejala demam dan panas hingga 39-40 derajat celcius.
  2. Penyebab: Penyakit tifus disebabkan oleh persebaran bakteri Salmonella typhi sementara penyakit maag bisa disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori dan juga terlukanya lambung.

Berikut ini merupakan cara mencegah tipes, yang bisa anda ketahui sebagai berikut:

Sponsors Link

  • Bawalah bekal makanan dari rumah karena akan lebih higienis daripada membeli makan sembarangan.
  • Sebelum dan sesudah makan, biasakan mencuci tangan, ya!
  • Pastikan makanan dibersihkan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Tentunya, bersihkan dengan air yang higienis.
  • Hindari makanan atau jajanan sembarangan terutama apabila kondisi Anda sedang tidak sehat.
  • Jangan minum jajanan sembarangan. Baca terlebih dahulu tentang penderita tipes boleh minum es.
  • Jagalah kebersihan lingkungan, terutama WC/kakus karena rentan menjadi prasarana penyebaran bakteri.

Selanjutnya, berikut ini merupakan cara-cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit maag:

  • Jangan terlambat makan!
  • Hindari makan pedas, asam, dan minuman yang mengandung kafein atau alkohol. Apabila perut perih, ada cara mengobati perut perih akibat makan pedas.
  • Apabila memang sudah menderita maag, terapkan pola makan sering (5-6 kali dalam sehari) dengan porsi kecil-kecil.
  • Hentikan kebiasaan merokok!

Demikian informasi untuk pengertian, gejala, serta perbedaan tifus dan maag. Dengan ini anda bisa jadi membedakan kedua penyakit tersebut. Semoga bermanfaat!

Sponsors Link
, , , ,