Sponsors Link

Ketahui 9 Perbedaan Masuk Angin dan Asam Lambung yang Mudah Dikenali

Sponsors Link

Banyak orang awam yang bingung membedakan masuk angin dan asam lambung karena kedua penyakit ini memiliki jenis keluhan yang sama yaitu nyeri pada perut dan mual. Asam lambung atau dikenal juga sebagai dispepsia biasanya memiliki keluhan yang sama dengan orang yang masuk angin, nyeri ini juga dirasakan pada area ulu hati dan terkadang disertai lidah terasa asam dan pahit. Biasanya nyeri umum yang dirasakan yaitu seperti sensasi terbakar pada perut.

ads

Penderita asam lambung yang merasakan nyeri pada perut terjadi karena meningkatnya kadar asam lambung karena konsumsi makanan dan minuman yang merasang asam lambung seperti kopi, soda atau makanan pedas. Dibandingkan dengan penyakit asam lambung, penyakit masuk angin memiliki gejala yang lebih luas. Biasanya pasien yang menderita masuk angin, juga mengeluhkan badan yang terasa lemas, merasa lelah, sering membuang angin (kentut), nafsu untuk makan menjadi lebih kurang, dan pada bagian perut terasa kembung. (Baca Juga: Pengaruh Asam Lambung Terhadap Jantung)

Untuk lebih jelas mengenai perbedaan antara masuk angin dan asam lambung adalah sebagai berikut:

Gejala-Gejala Masuk Angin:

  • Diare

Masuk angin dapat mempengaruhi bagian pencernaan menjadi diare yang tentunya ini menandakan adanya masalah dengan melihat feses yang keluar. Diare yang dialami sering terjadi lebih dari 3 kali dan disertakan dengan perut terasa mulas. Jika diare dibiarkan hal ini dapat mengakibatkan kematian. (baca juga: Penyebab Diare)

  • Sering Mengeluarkan Angin (Kentut)

Pada saat diserang penyakit masuk angin maka kandungan gas pada lambung semakin meningkat. Hal ini mengakibatkan gas atau angin pada saluran pencernaan menumpuk yang membuat si penderita mengalami perut kembung yang pada akhirnya si penderita harus mengeluarkan angin (kentut)

  • Perut Kembung

Perut kembung terjadi dimana terjadinya penumpukan gas pada lambung dan usus sehingga hal ini menyebabkan perut terasa keras bahkan terlihat seperti bengkak. Ini terjadi karena penguraian makanan yang terjadi pada lambung tidak ditangkap sempurna. Perut kembung tentu membuat terasa tidak nyaman. (Baca Juga: Perut Kembung badan Terasa Lemas)

  • Merasa Tidak Enak di Seluruh Badan

Badan yang terasa tidak enak dapat mengganggu aktivitas dan hal ini tentu membuat si penderita merasa tidak nyaman. Tidak jarang dari si pasien tersebut memerlukan pijitan atau istirahat untuk mengurangi rasa tidak enak di seluruh badan

  • Merasa Lebih Baik Setelah Muntah

Ketika mengeluarkan makanan atau cairan dalam tubuh atau biasa disebut sebagai muntah yang membuat perasaan si pasien menjadi lebih baik karena angin yang dalam tubuh juga keluar. Tetapi ini tentu juga mengganggu aktivitas si penderita dan membuatnya terasa lemah karena asupan yang diperlukan telah keluar secara paksa.

Gejala-Gejala Asam Lambung:

  • Tidak Ada Mengalami Diare
Sponsors Link

Biasanya yang mengalami asam lambung sangat jarang mengalami diare, karena asam lambung umumnya belum menyerang pada bagian usus yang mempengaruhi bentuk feses. Bahkan saat si penderita merasa nyeri pada perut dan berusaha BAB tetapi tidak muncul, maka dapat diketahui bahwa ini adalah asam lambung.

  • Perut Keras

Asam lambung yang meningkat dapat menyebabkan gas yang berlebih sehingga perut terasa keras dan ketika ditekan tidak merasakan sakit pada bagian tersebut. Bahkan tidak ada rasa sakit perut seperti masuk angin walau perut terasa keras. Hal ini dapat diatasi dnegan mengompres perut dengan kain atau handuk yang direndam dengan air hangat.

  • Pada Bagian Pencernaan Terkhusus Lambung Terasa Panas

Kadar asam lambung yang meningkat pada lambung dapat memicu rasa panas pada perut karena asam lambung yang mulai mengkikis pada dinding asam lambung. Hal ini membuat nyeri yang terjadi lebih terkesan pada panas yang berujung pada perut keras. Lambung yang terkikis karena kadar asam lambung yang meningkat menyebabkan pedih yang di sekujur perut.

Sponsors Link

  • Merasakan Mual Yang Berkepanjangan

Mual yang terjadi orang penyakit asam lambung sangat menganggu aktivitas yang tidak jarang juga mempengaruhi selera makan dan perlu diketahui bahwa mual yang terjadi pada maag biasanya menjadi tanda berupa maag kronis. Mual yang terjadi karena adanya luka pada lambung yang jika dibiarkan makin lama hal ini akan membuat lambung lembek atau bahkan terluka. (Baca Juga: Menurunkan Asam Lambung)

Inilah perbedaan antara masuk angin dan asam lambung yang sering dianggap memilki kesamaan. Dengan mengetahui perbedaan antara masuk angin dan asam lambung si penderita dapat membedakan dan mengetahui jenis penyakit yang menyerang berdasarkan gejala-gejala yang dirasakan. Kedua penyakit ini tentu mengganggu aktivitas si penderita sehingga masuk angin dan asam lambung tidak dapat dipandang sebelah mata dan dibiarkan begitu saja karena hal ini tentu akan membuat si penderita merasakan seluruh badannya terasa lebih sakit.

Disarankan juga untuk segera pergi ke dokter untuk mengetahui jenis penyakit yang dialami dan menjaga pola makan supaya tidak memperparah kondisi lambung dan pencernaan. Penderita juga perlu perhatikan gaya hidup yang selama ini sering dilakukan. (Baca Juga: Tanda-Tanda Keracunan Makanan)

Sponsors Link
, , , ,