Sponsors Link

6 Penyebab Ulkus Peptikum yang Wajib Anda Waspadai

Sponsors Link

Kembali lagi pada dokterpencernaan.com yang menghadirkan berbagai artikel-artikel kesehatan khususnya kesehatan pencernaan. Pada artikel dokterpencernaan.com kali ini kan membahas tentang 6 penyebab ulkus peptikum dan cara pengobatan serta pencegahannya. Dan tentunya jangan lupa untuk membaca artikel-artikel dokterpencernaan.com yang lain seperti rasa ingin buang air besar terus menerus, cara mengobati sakit seperti ditusuk di perut serta jantung berdebar-debar karena asam lambung ini ya!

ads

Pengertian dan Penyebab Ulkus

Penyebab ulkus peptikum adalah istilah medis yang digunakan untuk mengidentifikasikan gangguan pada organ sistem pencernaan khususnya organ lambung, usus dua belas jari (duodenum) dan kerongkongan. Istilah medis ini juga biasa dikenal dengan sebutan tukak lambung. Meski sebagian besar gangguan ini mempengaruhi organ lambung, namun terkadang berbagai organ disekitar lambung pun dapat terkena efek yang sama. Ulkus peptikum atau tukak lambung adalah kondisi dimana terdapat luka atau peradangan pada permukaan dinding lambung atau sebagian areal kerongkongan serta usus dua belas jari. Luka atau peradangan ini umum berbentuk bulat atau oval dan dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu:

  1. Produksi asam lambung berlebih (dispepsia) yang menyebabkan terkikisnya dinding permukaan disekitar organ pencernaan (gastritis) dan dibiarkan berlarut-larut tanpa adanya tindakan medis. (Baca juga: Ciri penyakit gastritis)
  2. Permukaan dinding-dinding organ pencernaan yang tidak kuat menahan tingkat keasaman yang dimiliki oleh asam lambung.
  3. Infeksi mikroba khususnya Helicobacter pylori.
  4. Konsumsi zat-zat adiktif yang berbahaya seperti alkohol atau nikotin.
  5. Mengalami gangguan psikologis seperti rasa cemas yang berlebihan ataupun stress.
  6. Pemakaian obat-obat keras tanpa atau tidak sesuai dengan resep dokter.

Ada banyak cara yang dapat dilakukan sebagai langkah penyebab ulkus peptikum penanggulangan ulkus peptikum ini. Tentunya berberbagai tindakan pengobatan ini perlu didiskusikan dengan tenaga medis profesional, karena setiap penderita memiliki kebutuhan berbeda dalam langkah penanggulangan yang perlu diambil. Sebagian besar tujuan pengobatan tukak lambung atau ulkus peptikum adalah untuk:

  • Menghilangkan/memusnahkan mikroba atau bakteri Helicobacter pylori dari dalam tubuh.
  • Memperkuat permukaan dinding-dinding organ sistem pencernaan.
  • Menguras zat-zat adiktif dan obat-obat dari tubuh kita.

Dan berikut ini beberapa cara yang dapat digunakan dalam tindakan penanggulangan ulkus peptikum.

  • Pengistirahatan sistem pencernaan

Dengan melakukan puasa dari mengkonsumsi makanan-makanan yang sekiranya dapat memberatkan organ sistem pencernaan, hal ini dapat menjadi salah satu metode penyembuhan yang baik dan paling mudah dilakukan sebagai salah satu pertolongan pertama serta tindakan penanggulangan yang dapat dilakukan dirumah. (Baca juga: Cara menghilangkan mual saat tipes)

  • Penggunaan obat-obatan

Penggunaan obat-obatan tertentu dapat digunakan dalam membantu meringankan baik gejala maupun efek yang ditimbulkan dari ulkus peptikum itu sendiri. Obat-obat seperti antibiotik, penghambat reseptor H2 dan proton hingga penggunaan antasida dan alginat dapat dikonsumsi sesuai dengan anjuran dan resep medis.

Sponsors Link

  • Pemasangan tabung nasogastrik

Dipasangnya sebuah tabung fleksibel yang tipis melalui hidung dan menuju jauh kedalam lambung. Tabung ini berfungsi untuk mengurangi tekanan-tekanan yang terjadi pada lambung sehingga dapat menjadi tindakan pengobatan bagi ulkus peptikum.

  • Pemeriksaan endoskopi dan pembedahan

Teknologi yang lebih mutakhir sekarang ini dapat digunakan dalam mendiagnosis penyakit yang ada. Salah satunya adalah pemeriksaan endoskopi yang dilakukan melalui anus untuk memeriksa keadaan kondisi sistem pencernaan khususnya pada bagian anus dan usus. Namun jika hasil dari pemeriksaan tersebut mengharuskan adanya tindakan pembedahan, maka tindakan tersebut harus dilakukan. (Baca juga: Berat badan naik setelah minum obat cacing)

ads

Pencegahan Ulkus Peptikum

Ada baiknya jika kita melakukan sebuah tindakan pencegahan sebelum diperlukannya tindakan pengobatan. Karena itulah dirasa penting untuk dicantumkan cara-cara pencegahan dari ulkus peptikum atau yang juga dikenal dengan tukak lambung ini:

  • Mencuci tangan sebelum makan dan minum

Dikarenakan sebagian besar kasus penyebab ulkus peptikum adalah dikarenakan infeksi bakteri Helicobacter pylori maka tingkat kebersihan tangan barang tentu harus dijaga. Keberadaan mikroba tersebut didalam tubuh manusia, selain dikarenakan infeksi dari inang atau host, namun juga bisa didapatkan alhasil dari pola hidup yang kurang sehat.

  • Tidak mengkonsumsi rokok, alkohol dan berbagai zat adiktif lainnya

Dengan tidak mengkonsumsi asupan-asupan yang mengandung zat-zat berbahaya seperti rokok dan minuman beralkohol, tentu akan baik bagi kesehatan organ sistem pencernaan khususnya lambung. Zat-zat adiktif tersebut selain dapat menyebabkan gangguan pada organ sistem pencernaan tapi juga memberikan dampak negatif bagi tubuh secara keseluruhan.

  • Rajin mengkonsumsi berbagai asupan yang menyehatkan

Menghindari berbagai makanan dan minuman yang sekiranya baik untuk tubuh dan kesehatan organ sistem pencernaan amat dianjurkan. Dengan banyak mengkonsumsi asupan-asupan seperti ini diharapkan tubuh dapat terhindar dari berbagai penyakit organ sistem pencernaan.

  • Menghindari penggunaan berbagai obat-obatan keras

Dikarenakan obat-obatan tersebut terkadang dapat memberikan efek samping yang signifikan bagi kelancaran organ sistem pencernaan, ada baiknya untuk tidak menggunakan obat-obatan tersebut sesuai dengan anjuran dokter dan tenaga medis profesional. (Baca juga: Khasiat daun kemangi untuk maag)

Itulah tadi 6 penyebab ulkus peptikum dan cara pengobatan serta pencegahannya yang dapat membantu mengedukasi masyarakat tentang bagaimana mencegah dan mengobati penyakit ulkus pepticum. Tentu baik bagi setiap orang agar selalu melakukan tindakan pencegahan sebelum akhirnya perlu diambil tindakan penanggulangan lebih lanjut (langkah pengobatan). Dengan mengetahui apa-apa saja yang patut dilakukan sebagai suatu tindakan pencegahan, diharapkan masyarakat akan lebih awas dan mumpuni dalam mendiagnosis berbagai penyakit yang mungkin dapat terjadi pada mereka.

Sponsors Link
, , ,