Sponsors Link

5 Penyebab Tidak Nafsu Makan dan Mual yang Wajib Kalian Ketahui

Sponsors Link

Memiliki nafsu makan yang buruk tentunya sangat menjengkelkan bagi semua orang, terutama bagi mereka yang sedang berusaha menaikkan berat badan mereka. Tidak hanya bagi mereka yang memiliki berat badan yang kurang, tidak memiliki nafsu makan juga dapat membuat mereka yang berada dalam masa pasca pemulihan penyakit tertentu kesal dibuatnya. Pasalnya, tidak bernafsu makan dapat menghambat kegiatan makan, yakni kegiatan penting yang harus dilakukan guna mendapatkan asupan gizi yang diperlukan oleh tubuh.

ads

Bagaimana jika tidak nafsu makan yang disertai dengan rasa mual? Tidak nafsu makan saja sudah bisa membuat kesal orang yang mengalaminya, apalagi ditambah dengan rasa mual. Tentunya rasa mual yang menyertai nafsu makan yang buruk akan memunculkan rasa tak nyaman yang akan semakin menambah buruk nafsu makan. Bertambah buruknya nafsu makan tentunya sangat tidak baik bagi tubuh. Hal tersebut dikarenakan nafsu makan yang rendah dapat membuat mereka yang mengalaminya enggan makan. Terlebib lagi, rasa mual juga dapat membuat ingin muntah hanya dengan melihat atau mencium bau makanannya saja.

Seperti yang telah diketahui, mengonsumsi makanan adalah salah satu cara untuk mendapatkan nutrisi dan mineral penting yang diperlukan oleh tubuh. Tidak adanya asupan makanan bisa menjadi penyebab kurang gizi. Ciri-ciri kurang gizi yang muncul harus diwaspadai, sebab hal tersebut merupakan tanda bahwa sistem imun tubuh telah melemah. Berbagai macam masalah kesehatan pun akan dapat dengan mudah menyerang tubuh ketika sistem imun lemah yang merupakan salah satu akibat kekurangan gizi.

Tidak nafsu makan dan mual pun mampu membuat orang yang merasakannya merasa lemas dan lelah. Rasa lemas tersebut muncul akibat dari kurang memadainya asupan kalori di dalam tubuh yang dapat dikonversi ke dalam bentuk energi melalui sistem metabolisme tubuh. Dengan kata lain, tubuh akan kekurangan energi jika tidak mengonsumsi makanan yang diakibatkan oleh nafsu makan yang buruk. Karena energi adalah bahan bakar untuk bergerak dan melakukan kegiatan, kekurangan bahan bakar tersebut dapat membuat tubuh lemas dan tidak semangat untuk melakukan aktivitas.

Selain yang telah disebutkan di atas, tidak nafsu makan dan mual pun dapat mengakibatkan hal lainnya yang merugikan kesehatan tubuh. Akibat dari tidak nafsu makan dan mual tersebut, antara lain:

  • Enggan makan
  • Badan terasa lemas
  • Mudah lelah
  • Melakukan aktivitas terasa lebih berat
  • Susah fokus
  • Tubuh kekurangan nutrisi
  • Anorexia
  • Asam lambung naik
  • Iritasi lambung
  • Sistem imun melemah
  • dan sebagainya

Akibat dari tidak nafsu makan dan mual tersebut ternyata cukup serius. Untuk menghindari akibat tersebut, alangkah baiknya bagi kita untuk tahu apa penyebab dari nafsu makan yang buruk dan mual.

Penyebab Tidak Nafsu Makan dan Mual

Jangan anggap remeh apabila Anda mengalami nafsu makan yang turun yang disertai mual. Sebab, seperti yang telah dijabarkan di atas, gangguan ini mampu memunculkan dampak yang cukup berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Penyebab tidak nafsu makan dan mual sangat beragam. Akan tetapi, tidak nafsu makan dan mual biasanya merupakan gejala atau tanda bahwa tubuh sedang terserang suatu penyakit tertentu. Lantas, apa saja penyebab tidak nafsu makan dan mual yang sangat bermacam-macam itu? Di bawah ini adalah beberapa kemungkinan penyebab tidak nafsu makan dan mual:

1. Kadar Asam Lambung yang Terlalu Banyak

Sponsors Link

Penyebab tidak nafsu makan dan mual yang pertama adalah kadar asam lambung yang terlalu banyak di dalam tubuh. Asam lambung memang sangat diperlukan oleh sistem pencernaan untuk membantu dalam mencerna makanan. Akan tetapi, jumlah asam lambung di dalam perut yang melebihi batas normal justru akan menyebabkan gejala tertentu, salah satunya yakni rasa mual dan nafsu makan menurun. Ada beberapa hal yang dapat mengakibatkan jumlah asam lambung yang terlalu banyak, di antaranya:

  • Terlalu banyak mengonsumsi makanan pemicu produksi asam lambung yang berlebih, seperti makanan pedas dan asam
  • Mengonsumsi makanan tertentu saat perut kosong, misal efek minum kopi saat perut kosong
  • Telat makan

Untuk mengurangi kadar asam lambung yang berlebihan, cobalah mengonsumsi cemilan untuk penderita asam lambung.

2. Maag

Maag adalah salah satu penyebab tidak nafsu makan dan mual yang umum terjadi. Maag akan terjadi ketika jumlah asam lambung yang terlalu banyak di dalam perut akibat dari memakan makanan yang dapat memicu produksi asam lambung yang berlebih, seperi makanan pedas dan asam. Maag juga dapat terjadi ketika lapisan pada dinding lambung terkikis oleh asam lambung akibat dari perut kosong yang terlalu lama.

ads

Lambung, baik saat ada makanan ataupun tidak, akan tetap terus bergerak. Gerak lambung ini dapat menyebabkan mual dan tidak nafsu makan ketika dinding lambung terkikis akibat dari tidak adanya makanan yang dicerna. Lambung yang terkikis ini juga bisa disebabkan oleh seringnya menunda-nunda makan. Oleh sebab itu, makan pada waktu yang sama setiap harinya sangat dianjurkan untuk mencegah maag. Mengonsumsi makan dengan frekuensi sering dan porsi sedikit adalah cara terbaik untuk menghindari tidak nafsu makan dan mual akibat maag.

Di bawah ini adalah gejala umum maag:

Salah satu cara untuk mengobati maag adalah dengan makan buah yang baik untuk penderita maag.

3. Penyakit Refluks Asam Lambung (GERD)

Penyebab tidak nafsu makan dan mual selanjutnya adalah GERD. GERD adalah salah satu masalah pencernaan yang terjadi ketika asam lambung mengalami refluks atau naik kembali ke kerongkongan. Salah satu penyebab GERD adalah kadar asam lambung yang terlalu banyak di dalam perut.

Asam lambung yang banyak ini kemudian naik ke esofagus (kerongkongan) atau bahkan naik sampai ke mulut yang akan mengakibatkan orang yang menderitanya merasakan nafsu makan turun dan mual. GERD yang segera tidak ditangani akan menimbulkan komplikasi kesehatan yang cukup serius, salah satunya adalah iritasi esofagus.

Di bawah ini adalah ciri asam lambung naik ke dada:

  • Mual
  • Nafsu makan menurun
  • Kesulitan menelan makanan
  • Tersedak saat menelan
  • Cegukan
  • Sensasi panas di dada
  • Rasa panas di dada tersebut terkadang menyebar ke area leher
  • Rasa asam di mulut
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Suara serak

GERD yang dibiarkan biasanya akan berpengaruh pada sistem pernafasa, sehingga orang menderitanya akan memgalami sulit bernafas. Oleh sebab itu, apabila Anda mengalami gejala umum GERD yang telah ditulis di atas, segera hubunhi dokter sebelum penyakit ini menyebabkan komplikasi yang berbahaya bagi kesehatan tubuh Anda.

4. Stress dan Gangguan Mental Lainnya

Siapa sangka ternyata stress dan gangguan mental lainnya, seperti depresi dan kecemasan dapat menjadi penyebab tidak nafsu makan dan mual. Stress yang berlebihan dapat membuat nafsu makan menurun serta rasa mual. Hal itu dikarenakan saat stress, tubuh terlalu banyak memproduksi hormon tertentu. Berikut ini adalah tiga hormon utama yang diproduksi oleh tubuh saat stress:

  • Adrenalin: Hormon yang dihasilkan kelenjar adrenal saat dihadapkan dengan situasi atau sesuatu yang menstimulasi strees. Hormon adrenalin menyebabkan detak jantung meningkat dan otot menegang.
  • Norepinephrine: Hormon ini juga dihasilkan oleh kelenjar adrenal. Hormon norepinephrine lah biang kerok utama mengapa saat stress seseorang kesukitan tidur dan selalu memikirkan hal yang membuat dia stress.
  • Kortisol: Sama seperti ke dua hormon sebelumnya, hormon ini juga diproduksi oleh kelenjar adrenalin. Kortisol disebut sebagai hormon stress, karena hormon ini menekan sistem imun tubuh yang menjadi penyebab berbagai macam masalah kesehatan muncul, seperti meningkatkan tekanan darah, obesitas, jerawat, perut sakit seperti ditusuk-tusuk, mual, nafsu makan menurun, dsb.

Ketiga hormon tersebut sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh, namun jumlahnya yang terlalu banyak justru hanya dapat menimbulkan penyakit. Untuk meredakan stress, berolahragalah atau melakuoan kegiatan yang menyenangkan yang akan dapat membantu tubuh mengurangi produksi hormon stress.

Sponsors Link

5. Efek Samping Obat Tertentu

Tidak nafsu makan dan mual juga dapat disebabkan oleh konsumsi obat tertentu. Efek samping obat yang berupa tidak nafsu makan dan mual akan terjadi jika orang yang mengonsumsinya memiliki alergi terjadap komposisi obatnya. Tak hanya itu, nafsu makan yang menurun serta rasa mual akibat dari konsumsi obat juga bisa terjadi karena obat dikonsumsi secara sembarangan yang tidak sesuai dengan dosis yang dianjurkan dokter. Di bawah ini adalah beberapa jenis obat yang memiliki efek samping berupa nafsu makan turun dan mual:

  • Obat antibiotik, misal erythromycin (erythrocin)
  • Aspirin
  • Non steroidal anti inflamatory drugs (NSAIDs) atau obat anti radang non streroid, misal ibuprofen dan naproksen
  • Obat penyeimbang tekanan darah, misal obat penghalang channel kalsium nifedipine (nifedical & procardia)
  • dan sebagainya

Obat-obatan tersebut juga dapat membuat nafsu makan buruk dan mual apabila dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama, atau bila dikonsumsi bersamaan dengan obat lainnya atau jenis makanan tertentu. Maka dari itu, dokter terkadang melarang pasien untuk mengonsumsi jenis makanan tertentu saat pengobatan berlangsung. Salah satunya adalah untuk menghindari efek samping berupa tidak nafsu makan da mual.

Itu tadi beberapa penyebab tidak nafsu makan dan mual yang harus dihindari dan diwaspadai. Harus diingatkan kembali bahwa jangan meremehkan nafsu makan yang buruk disertai dengan mual. Sebab bisa saja gangguan ini adalah pertanda dari adanya penyakit serius lainnya. Oleh karena itu, segera periksakan kepada dokter apabila Anda tidak memiliki nafsu makan dan mual.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :