Sponsors Link

9 Penyebab Sakit Perut Melilit Hilang Timbul Terus-menerus

Sponsors Link

Apakah Anda pernah merasakan sakit perut yang melilit? Namun setelah beberapa lama sakit melilit tersebut hilang. Sakit perut yang dialami manusia, umumnya dapat terjadi kareni kasus kram di bagian perut atau nyeri tumpul pada bagian abdomen. Efeknya, nyeri seperti melilit dirasakan oleh kita yang pernah mengalaminya.

ads

Dalam istilah medis, perut melilit disebut dengan kolik abdomen. Istilah ini biasanya ciri-ciri usus melintir menggambarkan nyeri spasmodik yang cukup parah pada bagian perut yang penyebabnya adalah ketegangan atau obstruksi (penyumbatan) atau inflamasi (peradangan).

Jika perut sakit hingga melilit, indikasinya adalah ada beberapa kondisi serta penyakit pencernaan yang mungkin memicu sakit perut tersebut. penyakit ini khususnya menyerang organ dalam system pencernaan, seperti lambung,hati,pankreas, usus halus dan usus besar. Umumnya, sakit perut melilit disebabkan oleh adanya keracunan makanan, infeksi, gangguan pencernaan dan lain sebagainya.

Gejala Sakit Perut Melilit

Sakit perut yang melilit juga memiliki beberapa gejala yang dapat dideteksi dengan cukup mudah. Umumnya, perut melilit memang identik dengan gangguan obat tukak lambung pencernaan. Selain itu, gejala lainya juga mempengaruhi aktifitas sehari-hari menjadi kurang produktif. Berikut beberapa gejalanya :

  • Disertai diare cair
  • Mengalami sakit dan kram di perut
  • Hilang nafsu makan
  • Merasa mual dan muntah

Penyebab Sakit Perut Melilit

Sebaiknya jangan menganggap sepele ketika Anda mengalami sakit perut yang melilit. Bisa jadi ini merupakan gangguan kesehatan pencernaan yang cukup serius. Coba perhatikan ciri sembuh dari disentri dengan seksama, dibagian mana Anda mengalami sakit perut. Apakah rasa nyeri melilit tersebut terasa di bagian tengah perut, bawah atau juga di bagian atas perut. Setiap bagian tersebut bisa mengindikasikan suatu penyakit, Dokter akan lebih mengetahuinya dan memberikan pengobatan yang sesuai.

berikut ini 9 penyebab sakit perut melilit yang sering terjadi :

  • Mengkonsumsi Makanan Pedas

Perut kita bisa terasa sakit dan melilit, bisa jadi karena kita sebelumnya mengkonsumsi makanan pedas. Hal ini berkaitan dengan tahan atau tidaknya system pencernaan kita terhadap makanan pedas. Seseorang bisa saja tahan pedas saat di mulut, namun bisa jadi perutnya atau pencernaanya malah tidak bersahabat dengan makanan pedas tersebut. Selain itu, makanan pedas dapat memicu diare yang membuat perut sakit melilit.

  • Mengalami Gangguan Lambung

Jika sakit perut yang dirasakan terasa melilit, khususnya setelah makan, disertai keadaan perut yang kembung, nyeri di bagian ulu hati dan terkadang lidah terasa pahit, maka cara merawat lambung yang luka bisa jadi ini karena gangguan lambung. Penyakit gangguan lambung yang menjadi langganan umumnya adalah penyakit Maag. Nyeri yang melilit tersebut, bisa jadi karena lambung mengalami luka, dan harus segera ditangani.

Sponsors Link

  • Mengkonsumsi Makanan Asam

Makanan asam dalam hal ini, biasanya berkaitan dengan mengkonsumsi buah-buahan. Beberapa buah seperti jeruk , lemon, anggur dan tomat memiliki rasa asam. Sebagian kita menganggap bahwa rasa asam tersebut akan memicu sakit perut yang melilit, jika dikonsumsi sebelum makan.  Padahal beberapa buah asam tersebut mengandung Vitamin C yang menyehatkan. Untuk menghindari sakit perut melilit seperti itu, sebaiknya buah asam ini dikonsumsi dengan campuran  air putih, agar rasa asamnya hilang.

  • Meminum Kopi

Seperti kita ketahui, minuman kopi selalu dikaitkan dengan kandungan kafein nya yang tinggi. Seseorang yang pernah memiliki riwayat penyakit Maag, sebaiknya tidak terlalu makanan penyebab cacing kremi banyak mengkonsumsi kopi. Kafein pada kopi dapat memicu gangguan pada system pencernaan kita. Kita bisa mengalami konstipasi dan diare yang menyebabkan perut sakit melilit.

ads
  • Konsumsi Susu dan Olahan Susu

Seseorang yang memiliki alergi terhadap produk susu dan olahanya, biasanya juga akan mengalami gangguan pencernaan yang diawali dengan sakit perut yang melilit. Penyebabnya, bisa jadi karena pencernaanya kurang maksimal ketika mencerna zat kalsium pada susu dan produk olahan susu lainya. Gangguan sakit perut melilit juga laktosa pada susu yang sulit dicerna, sehingga menimbulkan gas di perut dan membuat perut sakit.

  • Disentri

Jika Anda mengalami sakit perut melilit, disertai dengan BAB yang encer, maka bisa jadi penyebabnya adalah penyakit diare itu sendiri. salah satu gejala dari penyakit cara mengobati asam lambung tinggi disentri adalah BAB yang menjadi encer, bahkan bisa disertai darah (dalam keadaan yang parah).

  • Sedang Haid

Perut terasa melilit dan sakit, juga dialami sebagian besar wanita, khususnya saat sedang haid. Rasa sakit ini dipicu oleh hormone prostaglandin , itulah yang menyebabkan wanita merasakan sakit perut seperti melilit, ketika sedang haid. Biasanya, rasa nyeri di bagian perut ini akan hilang sendirinya seiring berjalanya massa haid bulanan.

  • Stress

Stress juga dapat memicu beberapa penyakit dalam pencernaan. Itulah sebabnya, terkadang saat kita merasa stress dan tertekan perut bisa mulas, perih dan seperti melilit. Hal ini disebabkan oleh pelepasan kortisol serta adrenalin yang akan mengalihkan energy ke otot. Namun hal ini juga memperlambat system pencernaan kita. Saat sedang stress, otak dan saluran pencernaan berbagi syaraf. Tidak heran saat marah, takut, kesal, perut juga akan bereaksi.

  • Pergerakan usus terlalu cepat

Sakit perut yang melilit juga bisa disebabkan oleh terjadinya pergerakan usus yang terlalu cepat. Hal ini mengakibatkan pencernaan menjadi terganggu dan menimbulkan rasa cepat kenyang. Terkadang pergerakan usus cepat ini,  ini juga menyebabkan seseorang mengalami diare.

Cara Mengobati Sakit Perut Melilit

Jika sakit perut melilit yang dirasakan masih timbul dan hilang, sebelum memeriksakan diri ke dokter, Anda bisa melakukan tindakan pencegahan, untuk meringankan keluhan sakit perut melilit tersebut. beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai berikut :

  • Menghindari konsumsi makanan asam, bersantan, kopi , coklat dan teh
  • Menghindari kebiasaan merokok untuk menghindari penyakit gastritis serta tukak lambung
  • Menghindari konsumsi obat-obatan anti nyeri dan minuman energy yang menggunakan pengawet
  • Menghindari agar makan tidak telat, dan sering ngemil makanan  ringan setiap 4 jam sekali
  • Mengkonsumsi obat maag, alami , hindari obat maag berbahan kimia

Adapun tindakan pencegahan setelah periksa ke dokter, dapat dilakukan sebagai berikut :

  • Sudah mengurangi kebiasaan menumpuk udara di perut

Sakit perut melilit awalnya bisa juga terjadi karena kebiasaan buruk yang sering kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti merorok, makan dengan tempo yang cepat, minum obat herbal usus buntu minuman soda dan lain sebagainya.

Sponsors Link

  • Makan Dengan Porsi Wajar

Sakit perut melilit Anda bisa hilang, mungkin karena Anda sudah mengkonsumsi makanan secara wajar dan sesuai kebutuhan, tidak berlebihan. Menghilangkan kebiasaan tidur setelah makan juga sudah dilakukan sehingga Anda tidak lagi merasakan sakit perut melilit.

  • Cukup Berisitirahat

Walaupun hanya sakit perut, namun jika kondisinya terasa begitu hebat, biasanya penderita harus langsung dibawa ke rumah sakit, agar mendapat perawatan secepatnya. Atau setelah minum obat, pasien tersebut mandi dan tidur untuk berisitirahat. Keesokanya, dengan tubuh yang sudah cukup berisitirahat, maka tidak masalah.

  • Sudah Melakukan Diet BRAT

BRAT atau kependekan dari banana,rice,apple,sauce, toast adalah menu diet yang berasal dari sumber makanan tersebut, yang ternyata berfungsi untuk sakit perut, gejala mual atau diare. Diet makanan ini tentunya lebih banyak mengandung serat, dan aman untuk orang yang sedang mengalami sakit perut melilit dan sakitnya bisa reda.

  • Mengompres Dengan Air Hangat

Jika perut terasa melilit tiba-tiba, Anda bisa mengistirahatkan tubuh dengan berbaring dan mengompres bagian perut dengan pemanas atau botol yang diisi air hangat sebelumnya. Lakukan pengompresan dengan air hangat selama 20 menit. Hal ini dapat berguna untuk melancarkan aliran darah serta mengendorkan otot bagian perut yang mungkin sedang menegang.

  • Bergerak Secara Ringan

Rasa sakit perut melilit yang sering hilang dan timbul, sebaiknya diatasi dengan melakukan gerakan yang cukup ringan. Dengan bergerak ringan, aliran pencernaan akan baik. Setelah bergerak ringan, Anda juga bisa mandi dengan air hangat agar tubuh kembali menjadi lebih segar.

  • Tentukan Tanda Bahaya

Periksa bagian tubuh Anda, setelah perut terasa melilit. Cek, apakah ada keluhan seperti pendarahan di bagian anus. Lakukan pengukuran suhu badan dengan thermometer jika demam. Demam tersebut dapat menjadi indikasi masalah yang cukup serius, terkait dengan sakit perut melilit tersebut. Bisa jadi itu merupakan penyakit penyumbatan usus dan lain sebagainya.

Sakit perut melilit ternyata disebabkan oleh beberapa faktor penyebab. Namun, umumnya sakit perut melilit ini disebabkan karena keluhan penyakit pada sistem pencernaan kita. Jika diketahui ada gejala perut melilit, maka lakukan pengecekan kesehatan sendiri terlebih dulu. Bila sakit tetap berlanjut, sebaiknya segera menghubungi dokter untuk tindakan medis yang lebih aman.

Sponsors Link
, ,
Oleh :