Sponsors Link

13 Penyebab Perut Kembung yang Sering Dialami

Sponsors Link

Pernah mengalami perut kembung? Perut menjadi kembung biasanya karena perut tersebut dalam kondisi penuh dan terjadi penumpukan gas di dalam organ usus kecil kita. Saat perut kembung, area sekitar perut kita akan mengeras dan agak bengkak. Selain itu, orang yang terkena sembelit juga bisa mengakibatkan perutnya menjadi kembung. Seseorang yang terbiasa makan berlebihan juga, perutnya bisa menjadi kembung.

ads

Secara umum, perut kembung sering dialami oleh sebagian besar orang karena masalah system pencernaan dalam tubuhnya. Ketika perut kembung, kita akan merasa kurang nyaman, sebab kita juga bisa mengalami gejala lain seperti kram perut, bersendewa cukup sering hingga diare dan sesak nafas. Rupanya perut menjadi kembung karena ada Gas (flatus) yang dihasilkan oleh organ lambung akibat kekurangan karbohidrat yang tidak bisa melalui proses buang angin.

Penelitian Perut Kembung

Walaupun kita tidak perlu khawatir jika kita mengalami ciri-ciri perut yang kembung, namun jangan salah. Perut kembung juga bisa jadi merupakan pertanda untuk diagnosis penyakit yang lebih serius, seperti kanker misalnya. Yang menjadi masalah adalah kita terkadang tidak bisa membedakan, mana perut kembung dengan gejala ringan, dan mana perut kembung dengan gejala penyakit yang berbahaya.

Mengutip dari Dailymail , seorang peneliti dari Negara Denmark menggambarkan hal yang cukup jelas untuk perut kembung ini. Menurutnya, perut kembung ini bisa dideskripsikan sebagai sebuah ban cadangan atau seperti bentuk kue muffin, yang kembung namun sulit di sentuh bagian isinya.  Kulit perut kita seolah ada sebuah balon di dalamnya hingga sulit disentuh.

Penelitian lain yang dilakukan  tim national institute of environment health secience , juga  membahas tentang penyebab perut kembung dan ini terjadi pada wanita. Selain sindrom PMS, Wanita yang berhenti minum pil KB juga rentan mengalami perut kembung. Hal ini terjadi karena kadar vitamin D dalam tubuh seorang wanita akan semakin menurun jika ia berhenti minum pil KB.

Hasil penelitan lainya tentang perut kembung cara mengobati diare dengan daun jambu biji  dikemukakan oleh seorang naturopati dari Negara India yang bernama Dr. Sunandini Sharma. Sang dokter juga mengatakan, bahwa perut kembung yang sering kita alami itu merupakan efek dari meningkatnya natrium di dalam tubuh kita. Selain itu, adanya perubahan hormonal, hipotiroidisme, gangguan ovarium polikistik, hingga sindrom iritasi usus dan PMS juga bisa menjadi pemicunya.

Proses Perut Menjadi Kembung

Perut kembung sekarang ini lebih sering dialami para wanita dibandingkan pria. Fluktuasi kadar hormone yang muncul menjadi Salah satu penyebab wanita sering sekali mengalami kembung. Pada wanita, gejala perut kembung ini biasanya terjadi ketika masa kehamilan, ovulasi, menstruasi dan menopause. Semua kejadian alamiah tersebut menyebabkan sembelit dan perut kembung.

Sembelit atau konstipasi yang dialami rata-rata orang, juga merupakan penyebab perut menjadi kembung. Selain itu, adanya parasit pada usus, diverticulosis, obstruksi usus parsial dan insufisiensi lambung juga dapat membuat perut kembung. Keadaan stress serta penggunaan antibiotic yang dapat mengganggu keseimbangan antara mikoorganisme yang baik dan buruk dalam usus.

Ciri-Ciri Perut Kembung

Jika ciri-ciri perut kembung terjadi pada kita, tentunya kita harus berhati-hati. Perut yang menjadi membesar bisa terjadi karena beberapa alasan. Alasan utamanya, memang karena faktor makanan yang dikonsumsi. Mulai dari menelan makanan yang terlalu cepat, hingga makan yang terlalu banyak dari porsi seharusnya. Berikut ulasanya

  • Makan Berlebihan

Terkadang, saat kita terlalu banyak makan, perut juga bisa kembung , atau jika kita terkena maag, terkadang saat meraba bagian perut agak sedikit membesar dan kembung ketika ditepuk. Saat masuk angin sekalipun, terkadang perut juga menjadi kembung.

  • Perut Menjadi Begah

Perut kembung biasanya ditandai dengan rasa menggah atau penuh dalam perut yang cukup membuat tidak nyaman. Perut akan tampak membesar, disertai dengan gejala buang gas atau kentut secara berlebihan. Selain itu, saat perut kembung, kita sering bersendawa dan di dalam perut terasa sedang bergejolak.

  • Pelebaran Pembuluh Darah

Keadaan cuaca di sekitar kita rupanya juga bisa menyebabkan perbedaan gastroenteritis dan diare perut kita menjadi kembung. Udara yang cenderung panas, akan membuat bagian pembuluh darah kita menjadi melebar hingga menjadi permeabel. Darah tersebut akan mengakumulasi cairan di jaringan tubuh dan membuat kita rentan mengalami perut kembung.

Penyebab Perut Kembung

Perut kembung mungkin bukan suatu penyakit yang berat, namun perut kembung tentunya bisa mengganggu aktifitas kita, jika tidak segera diatasi. Perut kembung juga dapat membuat kita menjadi hilang selera makan dan sesekali menimbulkan efek mual, muntah dan sesak di bagian perut. Jika perut kembung terjadi pada anak-anak, mereka akan sangat rewel ketika mengalaminya.

Perut kembung yang sering terjadi biasanya identik dengan makanan dan cara seseorang untuk mengkonsumsi makanan tersebut. Jika ada perubahan cara makan atau minum seseorang, seperti makan atau minum yang terlalu berlebihan, maka sangat mudah membuat perut menjadi kembung.

Sponsors Link

Perut kembung, bisa jadi disebabkan oleh beberapa hal seperti berikut ini:

  • Terlalu sering menggunakan kipas angin terlalu lama
  • Mengkonsumsi produk olahan susu yang mengandung laktosa
  • Mengkonsumsi sayuran putih seperti (kol, lobak, toge, dan brokoli)
  • Minuman Soda atau minuman bir serta anggur merah
  • Stress dan Depresi

Selain beberapa penyebab di atas, perut kembung yang sering dialami oleh sebagian besar orang, juga terjadi karena beberapa faktor lain yang terkadang tidak kita sadari. Berikut beberapa faktor penyebab perut kembung lainya:

  • Perut Kembung Setelah Makan

terkadang perut juga bisa menjadi kembung setelah kita makan. Pasalnya, makanan yang kita kunyah sebaiknya ditelan dalam bentuk potongan kecil atau dalam keadaan sudah dikunyah dengan halus. Hal tersebut untuk memudahkan makanan dicerna dalam proses pencernaan nanti. Jika saat mengunyah makanan tidak maksimal, makanan akan lambat dicerna oleh organ lambung, dan membuat perut kembung.

  • Perut Kembung Karena Asites

Penyakit asites umumnya disebabkan oleh adanya khasiat wortel untuk asam lambung kerusakan organ hati. Beberapa kasus asites yang ringan, sebenarnya tidak memberikan dampak yang terlalu berbahaya. Namun, untuk kasus asites yang parah, serta ditandai dengan distensi abdomen serta ukuran perut yang membesar. Selain itu, disertai beberapa gejala lainya seperti menurunya berat badan, mulas hingga mual.

  • Perut Kembung Karena Masuk Angin

Ini merupakan hal yang umum terjadi di Indonesia, bila seseorang mengalami perut kembung, bisa jadi karena dia sedang masuk angin. Gejala yang muncul mulai dari merasa tidak enak badan, badan menjadi lemas, dan bagian perut serasa penuh ketika ditepuk tepuk. Bisa jadi perut kembung karena masuk angin, namun masuk angin terkadang tidak selalu memiliki gejala perut kembung.

  • Dyspesia

Perut yang kembung tentunya akan membuat kita merasa kurang nyaman, serta terkadang muncul keinginan untuk muntah karena mual. Hal ini bisa menandakan bahwa pasien sedang mengalami masalah pencernaan. Perut kembung seperti ini merupakan bagian dari penyakit Dyspesia atau Indigestion. Penyakit ini menyerang usus sehingga pencernaan berfungsi secara abnormal.

  • Bisul Lambung

Perut kembung juga dapat terjadi karena kinerja kontraksi lambung ternyata menjadi lebih lambat atau karena keadaan lambung kosong. Perut kembung juga bisa terjadi jika ada infeksi atau luka pada lambung, termasuk bisul pada lambung.  Hal tersebut terjadi karena adanya erosi di organ lambung hingga mengalami penipisan. Minum obat reumatik atau depressant biasanya menjadi penyebab utama lambung bisul.

  • IBS

Salah satu penyakit pencernaan yang cukup berbahaya dan gejalanya adalah perut menjadi kembung dalam jangka waktu lama, adalah penyakit IBS atau irritable Bowel Syndrome atau sindrom iritasi usus. IBS ini merupakan salah satu gangguan serius pada fungsional pergerakan usus. Adanya iritasi di organ usus ini, membuat usus menjadi lebih sensitive. Gejala lainya akibat IBS adalah diare parah dan perut menjadi nyeri.

  • Serangan Jantung

Perut kembung yang sering dialami sebagian besar orang ternyata harus selalu diwaspadai dan jangan disepelekan. Sebab, baru-baru ini perut kembung juga diindikasikan sebagai awal gejala dari LAD (kelainan jantung yang berkaitan dengan pembuluh darah. Biasanya, selain perut kembung, juga akan diikuti dengan gejala keluar keringat dingin secara terus menerus dan denyut nadi yang berdegup kencang. Parahnya kelainan jantung ini dapat  menyebabkan serangan jantung tiba-tiba dan menimbulkan kematian.

  • Perut kembung Karena Gas Berlebihan

Perut kembung juga bisa terjadi karena adanya tumpukan gejala kolik abdomen gas yang berlebihan di saluran pencernaan, khususnya pada lambung dan usus. Kelebihan gas tersebut memiliki banyak sebab. Gas (flatus) dihasilkan oleh lambung dan usus akibat adanya proses pemecahan makanan berubah menjadi energy. Normalnya sebagian besar orang akan membuang gas limbahnya melalui aktifitas kentut. Namun, sebagian orang yang lainya juga sering kesulitan untuk kentut. Saat sulit kentut, perut udah sekali menjadi kembung.

ads

Cara Mengatasi Perut Kembung

Perut yang terkadang menjadi kembung dan tidak nyaman setelah makan, sepertinya dapat diatasi dengan beberapa cara berikut ini:

  • Menghindari Konsumsi Cairan terlalu Banyak

Sebaiknya Anda jangan dulu minum banyak cairan. Kebiasaan seperti ini, dikhawatirkan akan membuat gas di dalam perut menjadi terkumpul dan semakin membuat perut kembung.

  • Makan Pelan-Pelan

Coba untuk makan dengan cara yang lebih sabar dan pelan-pelan. Makanan yang dimasukan ke mulut adalah awal dari penentuan pencernaan kita, akan lancar atau kurang lancar. Kunyak makanan dengan lembut agar bisa masuk ke lambung dan dicerna dengan sempurna.

  • Hindari Makanan  Mengandung Tinggi garam

Sebaliknya, hindari makanan mengandung garam dan mulai konsumsi makanan rendah garam. Ini sangat penting sekali, terutama bagi Anda yang sering mengalami keluhan perut kembung.

  • Jangan Minum Soda

Tentu saja, jenis minuman soda, alcohol dan lain sebagainya adalah minuman yang harus dihindari oleh para anak muda zaman sekarang. Soda atau minuman berenergi dan berkabonasi ini dapat menstimulan produksi asam dan juga gas yang berlebih di perut.

  • Mengurangi Makanan Berserat Tinggi

Makanan yang mengandung serat memang baik untuk tubuh, namun hanya beberapa hal yang ddapat di makan. Pilih buah atau sayuran yang rendah garam, seperti wortel dan beberapa jenis buah seperti jeruk dan apel.

  • Mengindari Susu dan Olahan Susu

Makanan yang dari susu seperti mentega dan keju ini ternyata bisa mengakumulasikan kelemahan perusahaan lain.

  • Lakukan Olahraga Tiap Hari

Setidaknya biasakan untuk berolahraga secara teratur di setiap hari aktifitas Anda. Olahraga ternyata penting untuk mencegah kembuh dan kelebihan gas dalam perut. Berjalan kaki selama 15 menit saja, dapat membantu mengurangi gas dalam perut.

Saat mengalami perut kembung, sebagian orang mengira ini merupakan sakit yang ringan sehingga mereka tidak langsung berkonsultasi ke dokter. Sebagian dari mereka juga biasanya hanya mengkonsumsi obat maag biasa, atau mengkonsumsi obat herbal alami yang terbukti aman dan mampu mengatasi perut kembung. Obat herbal alami lainya juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi perut kembung.

Berikut ini beberapa obat herbal alami yang dapat Anda konsumsi ketika mengalami perut kembung :

  • Jeruk Nipis

Jeruk nipis ternyata memiliki khasiat untuk penyebab penyakit ulkus membantu mengatasi perut yang kembung. Anda dapat mengkonsumsi jeruk nipis dengan cara memerasnya dan campurkan dengan air. usahakan menggunakan air hangat dan bila perlu tambahkan beberapa tetes minyak kayu putih sebagai ramuan untuk mengatasi perut kembung.

  • Makan Sup Selagi Hangat

Sup hangat juga bisa menjadi alternatif obat alami untuk mengatasi perut kembung. Karena berkaitan dengan perut yang kembung, Anda bisa membuat sup semacam cream sup atau sejenis sup yang tidak terlalu banyak campuranya. Makan selagi sup nya masih hangat.

  • Bawang Merah

Obat herbal untuk perut kembung yang paling populer adalah bawang merah. Cara membuat ramuan bawang merah ini, Anda cukup memarut bawang merah tersebut dan mencampurkanya dengan sedikit minyak telon, bisa juga dengan minyak kayu putih. Tempelkan ramuan tersebut pada bagian pusar.

  • Minum Jahe

Ramuan jahe merupakan obat herbal alami yang sering digunakan untuk membantu mengatasi berbagai penyakit, seperti masuk angin dan perut kembung. Selain itu, jahe juga memiliki fungsi untuk membantu melancarkan pencernaan. Anda bisa mengkonsumsi jahe secara langsung atau menambahkan jahe ini pada makanan dan minuman yang sedang dikonsumsi.

  • Meminum Teh Hangat

The hangat juga dapat membantu mengatasi perut kembung secara alami, namun jenis teh yang digunakan sebaiknya jenis teh hijau dan teh hitam. Sajikan air teh hangat dari kedua jenis teh tersebut, dan jika perlu tambahkan perasan lemon atau jeruk nipis serta tambahkan sedikit madu.

  • Berolahraga dengan Teratur

Saat perut kembung, kita juga bisa mengatasinya dengan berolahraga secara teratur. Lakukan olahraga setiap harinya selama 30 menit saja. Usahakan melakukan olahraga ringan yang bisa dilakukan di rumah, seperti senam, yoga atau pilates. Berolahraga secara teratur dapat menstabilkan metabolisme dan membantu melancarkan system pencernaan kita.

Tidak sempat untuk membuat ramuan herbal alami untuk perut kembung, seperti yang diuraikan diatas, maka beberapa obat herbal untuk perut kembung lainya yang dapat dikonsumsi adalah sebagai berikut :

  • Makanan yang mengandung prebiotik (Yogurt)
  • Teh Chamomile sebagai anti inflamasi dan anti spasmodic yang membuat perut nyaman
  • Jus Jeruk (kaya akan vitamin C untuk meningkatkan kekebalan tubuh
  • Air Rebusan Daun Pepaya (rasa pahitnya, membantu mengatasi perut kembung)
  • Minum Air Putih
  • Peppermint Mentol
  • Buah Nanas (enzim bromelainya meringankan pencernaan)
  • Sayur Labu (dari buah labu)
  • Bawang Putih (menempelkanya pada lubang anus)
  • Air Hangat
  • Air Mengkudu Hangat (mengatasi infeksi pada perut)
  • Cengkeh dan Madu
  • Ramuan Kunyit dan Madu
  • Kayu Manis
  • Buah Pepaya
  • Ketumbar Bubuk dan Susu
  • Kapsul Herbal Nature Maag
  • Minyak Kayu Putih (oleskan pada bagian luar perut)
  • Minyak Tawon (oleskan pada bagian luar perut)
  • Balsem (oleskan pada luar perut)
  • Kembang Merak
  • Temu Putih
  • Pacar Cina
  • Kapulaga

Jika saat ini, Anda sedang mengalami asites skala ringan, jangan menunggu hingga kasusnya parah. Sebaiknya mencoba pengobatan tradisional yang alami seperti berikut ini:

Sponsors Link

  • Bawang Putih

Bawang putih dikenal memiliki kandungan yang dapat membantu untuk mengilangkan racun dari dalam tubuh. Bawang putih juga dapat membantu untuk mengontro kolesterol dalam tubuh kita. Dengan begitu, fungsi organ tubuh akan berjalan dengan seimbang dan berpengaruh terhadap proses percepatan penyembuhan untuk penyakit asites yang diderita. Bawang putih bisa dicampur dengan makanan sehari-hari, bisa juga dikonsumsi secara langsung.Konsumsi hingga 3 kali dalam seminggu.

  • Jus Wortel

Wortel yang dibuat menjadi jus, memiliki kandungan cairan mual setelah minum air putih selain air yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Manfaat wortelnya itu sendiri, dapat melarutkan racun  serta memberi energy maksimal untuk tubuh kita. Cairan jus wortel juga tidak membuat perut menjadi berlebihan cairan karena sifatnya terakumulasi.

  • Semangka

Buah semangka yang rasanya segar , ternyata memiliki manfaat untuk membantu tubuh kita dalam memerangi gejala penyakit yang muncul karena asites.Buah semangka juga memiliki peranan yang baik untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh kita. Semangka bisa dimakan lansung atau juga dijadikan jus semangka yang segar.

  • Air

Air yang matang dan bersih, yang biasa kita minum hampir setiap hari juga dibutuhkan tubuh untuk mengeluarkan racun dalam tubuh. Setidaknya minum hingga 8 gelas setiap hari, agar membuat organ ginjal kita tetap bekerja dengan maksimal.

  • Labu

Labu kecil atau besar adalah jenis sayuran yang ternyata dapat dimanfaatkan sebagai obat alami untuk asites. Labu bisa dikonsumsi dengan cara dijus dengan air. Minuma setidaknya 3 kali dalam satu hari dengan takaran sebanyak 25ml.

  • Bawang Merah

Selain bawang putih, ternyata bawang merah juga dapat membantu tubuh kita untuk mengeluarkan toksin yang berbahaya. Dengan bersihnya toksin dari tubuh , maka proses penyembuhan juga akan lebih mudah dilakukan. Anda bisa mengolah bawang merah untuk ramuan asites lewat makanan yang bumbunya pasti membutuhkan bawang.

Adapun cara mengatasi perut kembung karena gas berlebihan adalah dengan mengkonsumsi obat yang memiliki kandungan simetikon, yaitu obat yang bekerja melarutkan gelembung gas, hingga gas dalam perut menjadi berkurang. Simetikon juga banyak terdapat dalam obat maag populer.

Perut kembung yang sering dialami, ternyata timbul dari beberapa penyebab tertentu. Tidak hanya karena pola makan yang kurang teratur, atau karena gaya hidup yang kurang sehat, perut kembung juga bisa terjadi karena penyakit tertentu yang sedang diderita dan berkaitan dengan penyebab perut kembung.

Sponsors Link
, ,
Oleh :