Sponsors Link

7 Penyebab Penyakit Ulkus yang Harus Diwaspadai

Sponsors Link

Ulkus adalah nama lain dari luka. Ulkus biasanya ditemukan pada organ lambung, yang  terbentuk pada lambung atau bagian atas usus kecil, yang disebut duodenum. Ulkus lambung sangat umum terjadi. Kondisi ini sangat umum ditemui dan dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun. Ulkus dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan infeksi usus besar dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

ads

Penyakit ulkus yang sering dialami sebagian orang adalah penyakit ulkus peptikum dan ulkus duodenum. Ulkus peptikum merupakan luka yang terjadi pada ulkus lambung, hasil penelitian di tahun 1980 mengatakan bahwa penyebab ulkus lambung adalah stress yang meningkat. Sementara ulkus duodenum adalah luka yang terbuka pada bagian dalam lambung di bagian atas usus halus.

Gejala Penyakit Ulkus

Ulkus sering terjadi pada organ lambung . Keadaan ini adalah penyakit enteritis kondisi terputusnya kontinuitas mukosa yang meluas di bawah jaringan epitel atau kerusakan pada jaringan mukosa, submukosa hingga ke lapisan otot dari suatu daerah saluran cerna yang langsung berhubungan dengan cairan lambung asam/pepsin.

Gejala-gejala umum dari ulkus adalah:

  • Kondisi terasa memburuk saat Anda makan atau minum
  • Kondisi terasa membaik setelah Anda makan atau minum dan kemudian memburuk 1-2 jam kemudian
  • Sakit pada lambung yang membangunkan Anda pada malam hari
  • Cepat merasa kenyang
  • Perasaan berat, kembung, terbakar atau nyeri pada lambung
  • Penurunan berat badan secara tiba-tiba
  • Muntah
  • nyeri pada bagian perut

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang dialami, namun tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter, sebab keadaan tubuh masing-masing orang berbeda. Ulkus juga dapat disebabkan faktor penyebab penyakit tifus oleh peradangan atau infeksi. Beberapa ulkus dapat disebabkan oleh kanker.

Ada banyak faktor risiko yang menyebabkan penyakit ulkus, yaitu:

  • Infeksi bakteri
  • Kanker
  • Minum alkohol
  • Mengonsumsi terlalu banyak asam
  • Merokok
  • Stress secara fisik atau emosional
  • Obat-obatan anti inflamasi seperti aspirin, ibuprofen (Motrin), naproxen (Aleve), ketoprofen (Actron, Orudis KT) dan beberapa obat untuk artritis.

Penyebab Sakit Ulkus

Baik ulkus peptikum maupun ulkus duodenum, keduanya memiliki penyebab yang sama. Penelitian mengatakan bahwa penyebab utama ulkus lambung adalah keberadaan bakteri H. Pylori. Ulkus yang disebabkan oleh bakteri H. pylori ini, biasanya diatasi dengan kombinasi obat-obatan:

  • Biasanya 2 antibiotik untuk membunuh bakteri H. pylori diminum setiap hari selama 2 minggu.
  • Antasida – acid blockers atau proton pump inhibitors – diberikan selama 2 bulan lebih untuk mengurangi kadar asam pada lambung dan membantu melindungi lapisan lambung agar ulkus dapat pulih.

Selain bakteri, beberapa penyebab sakit ulkus lambung lainya yang pernah diteliti adalah :

  • Faktor golongan darah
  • konsumsi obat antiinflamasi
  • Sindrom Zoolinger-Ellison
  • Konsumsi makanan pedas berlebihan
  • Stress
  • Gaya hidup tidak sehat
Sponsors Link

Diagnosis Penyakit Ulkus

Jika Anda merasakan beberapa gejala yang mengacu pada sakit ulkus seperti diatas, penyakit ulkus dapat didiagnosis oleh dokter melalu serangkaian pemeriksaan, seperti:

  • Pemeriksaan fisik
  • Sejarah medis
  • Kesehatan keluarga
  • Obat-obatan yang pernah dikonsumsi

Adapun pemeriksaan yang lebih lanjut, untuk pasien radang selaput perut yang sudah tekena ulkus dalam jangka waktu cukup lama, biasanya dokter akan melakukan tindakan medis yang lebih serius, untuk mengetahui penyebab sakit ulkus yang diderita.

Pengobatan Tanpa Operasi Penyakit Ulkus

Sebenarnya, penyakit ulkus lambung atau luka pada lambung ini mudah untuk diobati. Beberapa kasus sakit ulkus yang pernah terjadi, pasien banyak mengkonsumsi obat-obatan seperti antibiotic, antacid serta obat sejenis lainya yang berfungsi untuk mengurangi jumlah asam yang diproduksi organ lambung. Selain itu, pengobatan alami seperti konsumsi kunyit dan madu, juga dapat dilakukan untuk mengatasi sakit ulkus lambung.

Walau cukup mudah diobati, penyakit ulkus lambung yang dibiarkan, bisa berbahaya untuk kesehatan tubuh seseorang. Penyakit lain seperti anemia, pendarahan lambung dan kanker lambung bisa saja terjadi, sehingga diperlukan pantauan dokter agar bisa dideteksi segera penyebabnya. Adapun tindakan pencegahan yang dapat dilakukan, agar terhindar dari ulkus lambung, sebagai berikut:

  • Jangan merokok.
  • Hindari obat-obatan anti inflamasi seperti aspirin dan ibuprofen.
  • Hindari kafein dan alkohol (atau gunakan dalam jumlah sedikit pada perut yang terisi).
  • Hindari makanan apabila menyebabkan rasa terbakar di dada

Bagi pasien ulkus lambung yang sudah cukup parah, sehingga tidak bisa diobati dengan pengobatan alami atau pengobatan antibiotik biasanya, dokter akan melakukan efek konsumsi suplemen bagi gangguan pencernaan beberapa metode pemeriksaan lain, seperti :

Jika pemeriksaan untuk laboratorium sudah dilakukan, dokter juga bisa melakukan pemeriksaan saluran cerna dari pasien yang terkena sakit ulkus, seperti:

  • Pemeriksaan saluran cerna bagian atas, pemeriksaan dengan sinar-X yang menunjukan gambaran esophagus, lambung, serta usus halus.
  • Gastrokopi, seperti endoskopi, yaitu prosedur memasukan selang kecil dengan kamera ke esophagus,untuk melihat langsung kondisi lambung dan usus halus pasienya

Penyakit ulkus seringkali dikira penyakit maag oleh sebagian orang, padahal dilihat dari penyebabnya, ulkus lambung bukanlah penyakit maag atau asam lambung. Namun, gejala awal penyakit ulkus lambung bisa saja karena sakit maag atau asam lambung yang dianggap sepele. Sebaiknya lakukan konsultasi ke dokter mengenai penyebab penyakit ulkus yang diderita, agar mendapat pengobatan secara medis yang tepat dan ampuh.

Sponsors Link
, ,
Oleh :