Sponsors Link

19 Penyebab Mual Setelah Makan dan Cara Mencegahnya

Sponsors Link

Anda pernah merasa mual setelah makan ? Kadang-kadang ketika selesai makan, kita bukanya merasa kenyang dan puas dengan makanan tersebut. Setelah makan, kita malah merasa mual yang tiba-tiba, tanpa ada gejala keluhan penyakit terlebih dulu. Umumnya, perut mual setelah makan bisa jadi karena makanan tersebut diproses secara kurang sempurna oleh tubuh kita, akibat gangguan organ pencernaan tertentu.

ads

Seperti kita ketahui, bahwa di dalam perut kita, terdapat ciri ciri usus luka beberapa organ tubuh yang fungsinya untuk menjaga kelangsungan hidup manusia. Organ-organ tersebut adalah organ tubuh yang bekerja dalam system metabolisme atau system pencernaan tubuh kita, dimana akan mendistribusikan dan menyerap makanan serta sari makanan dan membuang sisa hasil pembuangan makanan yang tidak diperlukan tubuh. Salah satu organ pencernaan yang penting ini adalah lambung.

Memiliki fungsi dan peran yang penting sekali bagi system pencernaan manusia, ternyata lambung bisa terkena penyakit yang mengakibatkan efek kurang nyaman dan rasa sakit di bagian perut. Salah satu keluhan yang diakibatkan sakit di area perut ini adalah perut menjadi terasa penuh dan memunculkan rasa mual. Gejala perut penuh dan mual ini, umumnya merupakan gejala kelainan pada lambung Anda dan harus segera diobati.

Mekanisme Perut Mual dan Muntah

Jika penyebab dari perut mual setelah makan adalah penyakit maag, maka bila dijabarkan mekanismenya, perut menjadi mual dengan proses sebagai berikut :

  • Adanya impuls iritasi yang datang dari traktus gastrointestinal yang berasal dari otak bawah dan berhubungan dengan motion sickness, juga impuls yang asalnya dari korteks serebri dan muntah akan dimulai.
  • Pertama, tubuh kita mengalami peradangan lambung, karena makanan yang mengandung alcohol, aspirin, kafein sudah mengiritasi lambung dan membuat asam menjadi tinggi.
  • Kedua,Setelah meradang, lambung akan merangsang pengeluaran zat aktif yang menyebabkan permeabilititas kapiler pembuluh darah naik. Lambung menjadi bengkak dan merangsang reseptor untuk memunculkan rasa mual.
  • Ketiga, Setelah mual, lalu muntah yang merupakan isi pengeluaran dari lambung/perut ke mulut yang disebabkan terjadinya kontraksi otot abdominal dan otot dada yang disertai adanya penurunan diafgragma oleh pusat control otak.

Gejala Perut Mual Setelah Makan

Secara umum, tidak ada gejala khusus ketika seseorang mengalami keluhan perut mual sehabis makan. Namun, indikasinya adalah orang tersebut bisa dipastikan mengalami gangguan dalam pencernaanya, khususnya pada beberapa organ pencernaan yang letaknya di area perut. Gejala yang dirasakan biasanya berupa rasa kurang nyaman di bagian perut, terasa kenyang dan penuh hingga agak sulit cara mengobati maag dengan kunyit bernafas dan juga bisa menimbulkan rasa mual.

Penyebab Perut Terasa Mual

Ketika  seseorang bisa mengalami sakit di bagian perut, berupa perut yang terasa penuh disertai mual, umumnya, ini merupakan akibat dari pola makan yang kurang benar.  Makan tanpa mengunyah dengan sempurna, juga bisa menjadi penyebab perut akhirnya terasa mual. Selain itu, keadaan perut juga akan menjadi lebih besar (mengalami kembung). Perut terasa penuh dan mual juga bisa jadi gejala efek setelah operasi usus besar dari suatu penyakit.

Adapun penyebab dari perut terasa mual setelah makan dan mual tiba-tiba sebagai berikut :

  • Alergi Terhadap Makanan

Makanan  seperti jenis kacang-kacangan, serta telur ternyata bisa meniru tubuh. Ketika vitamin ini masuk ke dalam tubuh kalian, maka hormone histamine akan senyawa lainya. Gejala ini lah yang membuat kamu bahagian dan juga seru, serta dapat mendampingin anak-anak, dan juah lebih aman.

Sponsors Link

  • Keracunan Makanan

Makanan yang kita konsumsi ternyata bisa menyebabkan bab lembek terus menerus keracunan. Makanan –makanan yang terlalu lama disimpan di kulkas misalnya, bisa menarik bakteri, parasit dan virus yang menyebabkan kita sakit. Jika keracunan makanan, kita bisa mengalami mual dan muntah serta diare karena makanan yang dikonsumsi sudah terkontaminasi.

  • Virus Perut

Virus perut merupakan kondisi dimana usus kita bisa terinfeksi dan memicu gejala penyakit pencernaan, seperti gastrointestinal, serta perut terasa mual, muntah juga diare. Penularan virus atau bakteri ini juga bisa menular langsung dari orang yang sedang sakit. Sebaiknya konsumsi makanan yang hambar, serta lakukan istirahat selama beberapa hari jika mengalami infeksi perut.

  • Cemas dan Stress

Seseorang terkadang bisa mengalami cemas berlebihan hingga stress, yang membuat perut akhirnya menjadi mual dan muntah. Hal ini disusul dengan gejala yang dialami, seperti kurangnya nafsu makan, hingga tidak terkendalinya rasa emosi diri yang membuat kita menjadi lelah dan mudah sakit. Lakukan teknik relaksasi seperti yoga misalnya, jika mengalami cemas dan stress berlebih.

  • Kehamilan

Wanita hamil juga sering mengalami gejala seperti perut penuh, mual dan muntah.Dalam kehamilan, ini disebut “morning sickness” yang biasanya terjadi saat bulan kedua kehamilan.Gejala ini tidak membahayakan wanita dan bayinya, karena terjadi untuk sementara tipes disertai batuk bahayakah apa akibatnya waktu.

ads
  • Merasa Mabuk Gerakan

Mungkin Anda pernah naik permainan dengan posisi gerak yang berputar, atau naik kendaraan dalam jarak jauh dengan melalui jalan yang berbelok, tiba-tiba Anda merasa pusing dan mual. Hal ini terjadi karena Anda mengalami mabuk gerakan.

  • Sindrom Iritasi Usus

IBS merupakan suatu penyakit yang salah satu gejalanya adalah perut menjadi mual setelah makan. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya Anda hindari makanan yang dapat memicu rasa mual tersebut dan segera lakukan pengobatan medis.

Selain beberapa penyebab diatas, penyebab perut efek konsumsi suplemen bagi gangguan pencernaan bisa terasa mual setelah makan bisa juga terjadi karena :

  • Penyakit Asam Lambung
  • Intoleransi Laktosa
  • Konstipasi
  • Pola Makan Tidak Teratur
  • Makan yang Tidak Dikunyah Sempurna
  • Terdapat Cairan Pada Rongga Perut (Ascites)
  • Minuman Bersoda
  • Penyakit Celiac
  • Kanker Ovarium
  • Kanker Usus Besar
  • Penyakit Crohn
  • Pankreatis

Pencegahan Perut Mual setelah Makan

Untuk mengatasi masalah perut mual, yang disebabkan oleh beberapa faktor tadi, solusinya cukup mudah. Dalam waktu dekat disarankan Anda harus mengatur makanan yang dikonsumsi, karena ini merupakan faktor pertama yang harus diperbaiki, jika ingin menghilangkan rasa mual setiap kali makan. Berikut ulasan lengkapnya:

  • Jalankan Pola Makan Sehat

Sebaiknya, penderita harus makan dengan teratur dan seimbang. Jalankan pola makan 4 sehat 5 sempurna dan coba untuk minum dengan air hangat ketika pagi dan sore hari. Hindari makanan-makanan yang sering dijual di sembarang tempat, hindari juga mengkonsumsi junkfood.

  • Hindari Makanan Pedas dan Makanan Olahan

Hindari makanan pedas dan olahan makanan pedas lainya. Anda juga sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan berjenis ketan dan brem serta produk olahan sejenisnya. Makanan akibat kekurangan karbohidrat yang sudah diawetkan dalam kulkas juga sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi dalam beberapa waktu.

  • Berolahraga

Lakukan banyak aktifitas yang dapat membuat efek relaksasi bagi tubuh Anda. Lakukan olahraga dengan teratur setidaknya hanya 30 menit selama 3 kali seminggu.

  • Cek Kesehatan

Sebaiknya penerita perut terasa penuh disertai mulai, segera memeriksakan diri ke dokter jika gejala ini berlangsung cukup lama, sekalipun sudah mengkonsumsi obat khusus. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter ahli pencernaan, agar mendapat penanganan yang lebih akurat.

Sponsors Link

Cara Menghilangkan Rasa Mual

Mual-mual setelah makan memang bisa mengindikasikan berbagai gangguan kesehatan seperti usus buntu, stress hingga masalah kehamilan. Untuk melakukan langkah pengobatan, coba perhatikan gejala yang dialami. Jika masih dalam skala ringan, maka langkah pengobatan sendiri bisa dilakukan. Jika skala cukup berat, maka pengobatan sebaiknya berdasarkan saran dokter.

Adapun cara untuk menghilangkan mual setelah makan bisa dilakukan dengan:

  • Minum Minuman Menyegarkan

Jika rasa mual muncul setelah makan, coba untuk menghilangkan rasa mual dengan meminum minuman segar seperti minuman jahe, minuman mint, teh kamomil, dan teh batang kayu manis. Khasiat dari minuman ini bermanfaat untuk memunculkan perasaan lebih rilek, tenang dan menghilangkan rasa mual.

  • Ubah Pola Makan

Mulai ubah pola makan Anda, dengan memilih makanan yang kaya serat, sedikit sodium, menghindari makanan yang akan membuat mual semakin menjadi seperti es krim, minuman jeruk, cokelat dan sebagainya.

  • Gunakan Metode Lain

Metode lain yang dimaksud adalah dengan menggunakan aromaterapi untuk menghilangkan rasa mual. Anda juga bisa mencoba menggunakan metode akupuntur khusus. Selain itu, Biasakan untuk melakukan pernapasan dengan baik dan posisi yang relak (sambil tidur telentang).

Anda juga harus memperhatikan lingkungan sekitar dan menghindari keadaan lingkungan yang bisa mengiritasi pencegahan Anda, seperti banyak asap rokok. Banyaklah berisitirahat dan kurangi terlalu banyak bergerak. Jika Merasa memerlukan pertolongan medis, karena mual masih kambuh, maka segera hubungi dokter.

Mual setelah makan, ternyata dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti makanan yang tidak dikunyah dengan benar, makanan yang terkontaminasi, hingga gejala penyakit pencernaan yang cukup berbahaya jika dibiarkan. Sebaiknya, Anda kenali penyebab mual, kemudian lakukan langkah pencegahan, jika penyebabnya masih ringan. Jika mual masih tetap dirasakan, segera hubungi dokter untuk berkonsultasi dan menemukan obat penyebab mual setelah makan yang tepat.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :