Sponsors Link

10 Penyebab Mencret Akibat Asam Lambung yang Belum Banyak Diketahui

Sponsors Link

Mencret merupakan penyakit yang sama dengan diare, penyakit ini bisa terjadi karena pola makan yang tidak teratur dan kondisi fisik yang tidak sehat. Biasanya diare atau mencret sering terjadi jika seorang penderita menerima angin yang berlebih sehingga menyebabkan si penderita mengalami permasalahan pada sistem pencernaannya. Bahkan asam lambung juga dapat mengakibatkan mencret atau diare pada si penderita. Mungkin jika kadar asam lambung tidak begitu tinggi tentu hal ini tidak terlalu berdampak pada sistem pencernaan, tapi bagaimana jika kadar asam lambung meningkat dan menyerang pada sistem pencernaan. Tidak akan jauh kemungkinan seseorang terserang akan mengalami diare yang disebabkan oleh asam lambung.

ads

Diare atau mencret adalah penyakit yang ditandai dengan perubahan pada feses yang menjadi lembek dan cair sehingga menyebabkan bolak balik ke kamar mandi. Diare merupakan hal umum yang sering terjadi dan rata-rata orang bisa terserang diare 4 kali dalam setahun, bahkan setiap orang dapat terserang penyakit ini. Bahkan diare juga paling sering membuat si penderita mencari pertolongan medis untuk penyembuhan dan bahkan penyakit ini dapat menganggu aktivitas sehari-hari. Diare juga ada yang diare ringan yang hanya mengganggu aktivitas atau bahkan diare yang berat sehingga menyebabkan penderita mengalami kematian akibat kekurangan cairan dan gizi. (Baca juga: Perbedaan Masuk Angin dan Asam Lambung)

Penyebab Terjadinya Mencret Karena Asam Lambung

Penyakit asam lambung biasanya terjadi pada seseorang yang mengalami nyeri pada ulu hati karena kadar asam lambung yang meningkat sehingga membuat si penderita tersebut mengalami sesak di dada dan panas di sekitar perut dan dada. Tanpa disadari juga bahwa asam lambung dapat mempengaruhi sistem pencernaan si penderita karena sistem pencernaan yang bermasalah karena asam lambung juga dapat melukai pada bagian usus.

  • Mencret atau diare akibat kadar asam lambung

Mencret atau diare dapat juga dapat diakibatkan oleh asam lambung. Kondisi yang ditandai awalnya dengan rasa nyeri pada bagian ulu hati atau adanya sensasi rasa terbakar di dada karena naiknya asam lambung menuju tenggorokan. Selain karena disebabkan oleh meningkatkanya asam lambung kondisi diare atau mencret dapat disebabkan oleh adanya terjadi gangguan pada otot bagian bawah tenggorokan dekat dengan bagian atas lambung yang tidak mampu menahan asam lambung dengan sempurna seperti biasanya.

Meningkatnya asam lambung juga dapat dipicu karena berbagai jenis makanan yang dikonsumsi seperti terlalu pedas, makanan yang asam, konsumsi obat-obatan yang dapat menyebabkan peningkatan asam lambung (beberapa jenis obat pereda nyeri atau antibiotik) dan dapat juga disebabkan oleh stres atau mengonsumsi makanan yang mengandung lemak terlalu banyak. Peningkatan kadar asam lambung yang terlalu tinggi dapat menyebabkan terjadinya diare atau mencret. (Baca Juga: BAB lembek terus menerus)

  • Mencret atau diare akibat makanan yang dikonsumsi

Asam lambung dapat menyebabkan makanan yang dikonsumsi tidak dapat dikelola dengan sempurna dan diserap oleh seluruh tubuh untuk disalurkan sebagai nutrisi. Tetapi ini juga dapat dapat diperparah jika makanan yang dikonsumsi tidak higienis sehingga makanan yang dimakan terkontaminasi oleh kuman yang dapat mempengaruhi sistem pencernaan.

Jika asam lambung sangat parah sehingga menyebabkan lambung terluka dan bahkan usus juga dapat terluka karena dinding pada usus begitu tipis dan dilalui oleh makanan yang dicerna lambung secara tidak sempurna. Maka feses yang muncul bukan hanya dapat berupa cairan tetapi juga dapat mengandung darah karena luka akibat asam lambung. Diare yang dialami setiap orang dapat berbeda-beda jangka waktu mencret tergantung dengan penyembuhan atau pengobatan yang diterima si penderita.

Asam lambung terbagi atas 2:

Sponsors Link

1. Asam Lambung Akut

Asam lambung yang muncul akibat beberapa faktor, misalnya seperti faktor pada pola makan yang tidak teratur, mengalami stress, mengonsumsi minuman berakohol, dan juga makanan yang sangat asam dan pedas.

2. Asam Lambung Kronis

Ini merupakan jenis asam lambung yang berbahaya karena asam lambung jenis ini tidak dapat terlihat tetapi dapat menyerang kapan saja, karena rasa nyeri yang tidak terasa setelah mengonsumsi makanan pedas atau juga makanan asam, biasanya rasa nyeri pada lambung akan segera hilang sebentar setelah selesai makan. (Baca Juga: Cara Mengatasi Asam Lambung Berlebihan)

Pada saat asam lambung kambuh maka perlu disadari akan gejala-gejala diare atau mencret yang dapat muncul. Gejala-gejala diare atau mencret adalah sebagai berikut:

  1. Feses menjadi lembek dan  berbentuk cair
  2. Terasa sakit pada perut yang terus menerus
  3. Kram perut disertai dengan sakit perut
  4. Rasa mual dan muntah seperti mau mengeluarkan gas
  5. Munculnya rasa pening bersamaan dengan mual
  6. Hilangnya nafsu makan disertai lemas
  7. Terasa haus terus menerus karena kekurangan cairan
  8. Munculnya demam setelah bolak balik kamar mandi
  9. Dehidrasi kekurangan cairan dalam tubuh
  10. Muncul darah bercampur dengan feses
  11. Feses yang dikeluarkan banayk tetapi dalam bentuk cairan
  12. Bolak balik ke kamar mandi karena perut mules
ads

Ada bahaya-bahaya lain yang dapat muncul selain diare pada saat asam lambung kambuh sebagai berikut:

  • Masalah tenggorokan dan paru

Refluks asam yang menyebabkan mendorong kembali ke tenggorokan dapat merusak bagian tenggorokan dan pita suara juga. Walaupun soal ini dapat terjadi setiap saat jika memiliki refluks, maka hal ini lebih mungkin terjadi karena berbaring. Segala gejala yang berhubungan dengan kerusakan pada tenggorokan termasuk pada suara serak atau sakit tenggorokan perlu juga untuk membersihkan tenggorokan, lendir yang menumpuk dan terasa seperti adanya memiliki benjolan pada tenggorokan si penderita.

Juga dapat mengalami gejala tenggorokan bahkan jika dapat memiliki sakit seperti maag. Tanpa terjadinya gejala terbakar lebih umum lagi. Banyak yang tidak menyadari dia memilki refluks, maka ini disebut dengan silent reflux. Jika asam lambung yang dihirup pada dalam paru-paru, efek samping yang dapat muncul termasuk asma, penumonia aspirasi dan kerusakan pada paru-paru.

  • Gastroesophageal reflux

Kerongkongan yang bergabung dengan lambung, katup otot terbuka yang berfungsi untuk membiarkan aliran makanan ke perut, kemudian menutup suapaya menjaga isi perut serta kerongkongan. Sfingter esofagus bagian bawah rusak dapat disebabkan karena hernia hiatus, obat-obatan dan meningkatnya tekanan perut dari kehamilan, obesitas atau makan makanan yang mengandung pedas atau juga berlemak yang dapat meningkatkan asam lambung. Asam surut yang terjadi menjadi penyakit gastroesophageal reflux saat itu terjadi lebih dari dua kali seminggu dan berlangsung juga selama beberapa minggu. (Baca juga: Tanda-tanda asam lambung yang naik)

  • Barret Kerongkongan

Asam lambung meningkatkan resiko barret kerongkongan yang merupakan sebuah kondisi prankanker. Dengan paparan jangka waktu yang panjang untuk asam lambung, sel-sel sehat ketika perubahan kerongkongan ke dalam sel serupa dengan yang ditemukan di usus kecil. Pada saat ini jika ada perubahan seluler tetapi kanker belum berkembang juga disebut barret kerongkongan.

Seperti paparan asam lambung terus, sel-sel ini dapat menjadi normal, akhirnya berubah jadi bentuk kanker yang disebut juga sebagai adenokarsinoma esofagus. sekitar 5% sampai 10% orang dengan asam lambung mengembangkan Barret kerongkongan.

Ada juga beberapa faktor yang lain dapat menyebabkan diare selain asam lambung yaitu:

  • Alergi terhadap jenis makanan tertentu yang mengandung zat-zat yang sensitif terhadap tubuh
  • Adanya efek samping dari beberapa obat-obat tertentu dan dosis yang berlebihan
  • Mengalami intoleransi terhadap makanan termasuk dengan laktosa
  • Terjadinya infeksi bakteri, virus atau parasit yang dapat berasal dari kurang higienis yang masuk dari mulut
  • Mengalami penyakit usus

Pencegahan Untuk Kadar Asam Lambung

Sponsors Link

Maka supaya tidak terjadinya mencret atau diare akibat asam lambung maka perlu diketahui cara mencegah kadar asam lambung meningkat, yaitu:

  1. Kurangin makan makanan yang dapat meningkatkan asam lambung
  2. Kurangin memakan makanan yang banyak, karena makanan yang banyak dapat menekan kadar asam lambung
  3. Hindari makan makanan yang pedas dan mint, bahkan makanan yang mengandung santan
  4. Kurangin merokok dan minum minuman berakohol termasuk juga minuman yang mengandung kafein
  5. Lakukan penurunan berat badan tetapi tetap pantau pola makan secara teratur
  6. Jangan makan terlalu malam dan terlambat, perhatikan pola makan untuk terhindari dari asam lambung yang meningkat
  7. Ketika tidur disarankan untuk tidur posisi miring ke kiri dan jika mengalami pedih dapat menekukan kedua kaki dan badan
  8. Setelah makan jangan langsung berbaring dan lakukan jalan-jalan kecil sebentar
  9. Makan makanan sayur-sayuran dan buah-buahan, serta hindari makan makanan yang mengandung lemak secara berlebih

Penangan pada diare yang disebabkan oleh asam lambung perlu diperhatikan secara serius dan perlu untuk pergi ke dokter supaya memastikan lebih lanjut bagaimana kondisi dari lambung, karena kondisi lambung yang dapat menyebabkan diare juga dapat terjadi karena asam lambung yang semakin parah sehingga melukai dinding lambung. Lakukan pengecekan medis terutama pada hasil feses untuk mengetahui penyebab dari diare dan tingkat bahayanya apalagi jika feses yang sudah bercampur dengan darah dapat diindikasikan bahwa usus juga memilki luka dan perlu penangan lebih lanjut. Jangan lupa juga untuk mengatur pola makan dan gaya hidup untuk mengurangi keparahan pada penderita diare dan asam lambung. (Baca juga: Cara Pencegahan Diare)

Sponsors Link
, , , ,