Sponsors Link

8 Penyebab Infeksi Usus Berbahaya yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Infeksi usus adalah suatu kelainan penyakit pencernaan, yang menyerang penyebab infeksi usus bagian organ usus besar atau usus kecil, karena terjadinya peradangan di bagian organ usus kecil dan usus besar. Penyakit yang dalam istilah medis disebut enterokolitis ini penyebabnya cukup bervariatif. Namun, umumnya infeksi terjadi karena serangan virus, parasit atau bakteri jahat dalam tubuh.

ads

Dalam kondisi radang usus besar yang cukup parah, radang ini menimbulkan infeksi dan akan tembus hingga ke dinding usus atau disebut juga Crohn. Jika kondisinya hingga menembus usus kecil juga maka bisa menimbulkan resiko kanker usus besar. Peradangan yang cukup hebat pada perut terasa begah setelah makan bagian saluran pencernaan ini , menimbulkan embrio baru yang menimbulkan sel kanker (dysplasia).

Penyebab Munculnya Infeksi Usus 

Infeksi usus disebut juga  enterokolitis yang penyebabnya merupakan jenis bakteri dan virus. Infeksi usus juga dikenal dengan istilah flu lambung. Efek dari gangguan usus ini, dapat mengakibatkan mual, muntah, kram perut, diare hingga demam. beberapa penyebab infeksi usus yang merupakan faktor eksternal, sebagai berikut :

  • Kontak Langsung dengan Penderita 

Infeksi ini dapat menular melalui kontak langsung dengan orang dalam jarak yang dekat, jika orang tersebut sebelumnya telah mengkonsumsi makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi virus penyebab infeksi usus.

  • Penggunaan Fasilitas Umum yang Kurang Bersih

Infeksi usus ini juga dapat menyebar melalui kurang bersihnya fasilitas umum, seperti ruangan kelas, tempat perawatan anak hingga tempat perawatan yang umum

  • Makanan dan Minuman yang Terkontaminasi

Makanan yang terlalu matang dan dibiarkan terlalu lama, dengan suhu kamar yang berbeda juga dapat memicu kemunculan bakteri infeksi usus tersebut.

Penyebab Umum lainya dari infeksi usus adalah disebabkan oleh adanya virus Infeksi Usus yang menular. Terdapat dua jenis virus yang menular dan biasanya menjadi penyebab cara mengobati ambeien dengan minyak bulus umum terjadinya infeksi usus, yaitu :

  • Rotavirus

Virus ini bisa menular melalui mulut dan menginfeksi bayi serta anak-anak.  Biasanya mereka suka memasukan jari atau benda-benda yang mungkin sudah terkontaminasi, ke dalam mulutnya.

  • Norovirus

Virus ini juga menular  dan dapat menginfeksi siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Norovirus juga menjadi penyebab kasus keracunan makanan yang sering terjadi hampir di seluruh dunia.

  • E Colli dan Salmonella

Penyebab infeksi usus juga diakibatkan adanya bakteri e coli dan salmonella. Bakteri ini dapat menyebar melalui makanan yang berasal dari daging, seperti daging cara menghilangkan wasir dengan batu es unggas yang telah matang, telur unggas serta hewan unggas peliharaan yang masih hidup.

  • Keturunan 

Pada kasus infeksi usus yang menyerang usus besar, ada juga yang disebabkan karena faktor keturunan. Orang yang memiliki kulit hitam ternyata lebih kuat untuk tidak mengalami sakit infeksi usus, dibandingkan orang berkulit putih di beberapa wilayah.

Sponsors Link

  • Merokok

gaya hidup yang terlihat keren, seperti merokok dan minum alkohol, sebenarnya penyebab infeksi usus dapat memicu munculnya infeksi pada organ usus kita. Sebaiknya hindari kebiasaan buruk ini, agar sakit infeksi yang diderita tidak semakin melebar.

Gejala Infeksi Usus Pada Bayi

Umumnya, gejala yang terjadi pada pasien penderita infeksi usus adalah pencernaanya yang terganggu. Gejala utama biasanya berupa keluahan diare yang juga disertai mual serta muntah. Kemudian, ditemukan darah pada tinja, sakit perut, menggigil dan demam.

Diketahui, terdapat dua jenis infeksi usus yang sering ditemui pada pasien, yaitu necrotizing enterocolitis (NEC) serta colitis pseudomembran. Mau tahu lebih lanjut tentang kedua jenis infeksi ini, simak berikut ini :

  • NEC

NEC ini merupakan jenis infeksi yang biasanya dialami oleh bayi yang lahir premature dan bisa menyebabkan kematian. Hal ini terjadi karena terbentuknya nekrosis atau disebut jaringan yang mati dia dalam organ ususnya. Beberapa faktor yang berpotensi dapat menyebabkan hal ini pada sang bayi adalah :

  • Transfusi darah
  • Bayi yang sakit parah
  • Mengkonsumsi susu formula yang berlebihan, namun ASI kurang
  • Bayi mengalami sakit parah
  • Perut kembung
  • Susah makan
  • Perut membesar
  • Badan lemas
  • Sesak napas
  • Detak jantung meningkat

Sang bayi yang mengalami gejala infeksi usus NEC ini, biasanya akan diperiksa dengan dilakukan test Xray di bagian perut. Setelah itu, bayi akan diambil sampel tinjanya untuk tes lebih lengkap. Jika hasil pemeriksaan pada sang bayi terbukti positif NEC, maka penangananya adalah :

ads
  • Memberi cairan gizi dan antibiotic lewat infuse
  • Mengeluarkan gas dari usus melalui selang yang dimasukan dalam perut
  • Menghentikan makanan secara oral

Pada kasus infeksi usus yang komplikasi, malah akan ditemui beberapa gangguan penyakit lainya, seperti gangguan hati, sindrom usus pendek, sepsis, peritotinis hingga susu untuk penderita maag kronis usus berlubang.

  • Kolitis Pseudomembran

Ini merupakan gejala peradangan usus besar yang kondisinya parah. Peradangan ini disebabkan sejumlah bakteri yang disebut Clostridium difficile. Bakteri tersebut berada di dalam usus besar manusia, namun bakteri ini bisa mati, jika pasien mengkonsumsi obat Antibiotik khusus.Gejala colitis ini merupakan gejala penyakit yang menular, sebab bakteri ini bisa menyebar lewat tinja.

Gejala Infeksi Usus Pada Orang Dewasa

Setelah dijelaskan mengenai infeksi usus yang terjadi pada bayi, ternyata orang dewasa juga bisa mengalami gejala infeksi usus, yang awalnya dari sakit diare. Jika Anda mengalami diare 5 hingga 10 kali dalam satu hari, kemudian mengalami kram perut, selalu merasa ingin BAB, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter.

Pasien dewasa umumnya akan diperiksa dengan metode kolonoskopi, sigmoidoskopi, juga pemeriksaan lain seperti immunoassay, untu mendeteksi keberadaan racun atas bakteri C.diff tadi dengan menggunakan sampel tinja. Immunoassay sendiri dapat mengukur subtansi manfaat kunyit untuk sakit maag tertentu yang melalui antibody atau antigen.

Berikut ini beberapa gejala yang dialami orang dewasa, penderita Gastroenteritis :

  • Ingin muntah setelah minum
  • Mengalami muntah darah
  • Sering muntah dalam waktu 48 jam
  • Mengalami demam hingga mencapai suhu badan 40 derajat celcius
  • Mengalami dehidrasi dan membuat bagian mulut menjadi kering
  • BAB disertai dengan darah

Diagnosis Infeksi Usus

Jika penderita infeksi usus akan berkonsultasi ke dokter, maka dokter akan melakukan diagnosis seperti pemeriksaan fisik khusus. Dokter juga akan menganjurkan untuk melakukan tes tinja, untuk mengetahui penyebab gastroenteritis atau infeksi usus tersebut. Umumnya, infeksi usus juga disebabkan oleh virus dan parasit tertentu.

Pengobatan Infeksi Usus

Untuk melakukan pengobatan yang tepat, sebaiknya disesuaikan dengan jenis dari infeksi usus itu sendiri. Ketahui tingkat keparahanya serta perkembangan penyakit infeksi usus itu sendiri. Penderita infeksi usus yang parah, akan dirawat serta diawasi, agar memperoleh pertolongan di rumah sakit, berupa pemberian infuse yang tepat waktu, sebagai pengganti cairan yang hilang karena diare yang diderita.

Sementara untuk penderita infeksi usus yang kambuh, dokter biasanya akan melakukan tindakan seperti transplantasi microbial pada tinja penderita. Caranya, dengan bab lendir bening mengganti mikroorganisme pada organ usus yang rusak, dengan bakteri yang normal. Pengobatan anti diare untuk penderita infeksi usus, sebaiknya tidak dilakukan, karena dikhawatirkan akan memperparah kondisi infeksi tersebut.

Pencegahan Infeksi Usus

Sakit infeksi usus yang cukup berbahaya ini, ternyata penyebab infeksi usus masih dapat dicegah dengan melakukan beberapa tindakan untuk tetap menjaga kondisi tubuh kita. Berikut langkah-langkah pencegahanya :

Sponsors Link

  • Menghindari makanan yang cukup sulit dicerna, seperti makanan berlemak, makanan pedas, produk olahan susu serta daging merah yang berserat kasar.
  • Memperkuat daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan sehat dan istirahat yang cukup
  • Membiasakan untuk mencuci bahan makanan hingga bersih, sebelum dikonsumsi
  • Lakukan langkah pencegahan yang sederhana, seperti mencuci tangan setiap kali sudah dari kamar mandi, atau sebelum makan.

Pantangan Makanan Untuk Penderita Infeksi Usus

Seseorang yang sedang mengalami penyakit infeksi usus, tentunya harus berhati-hati terhadap makanan yang dikonsumsinya. Makanan –makanan tersebut nantinya diare persisten akan bermuara di organ ususnya, yang sebenarnya sedang sakit. Maka dari itu, sebaiknya hindari beberapa makanan dibawah ini, agar sakit infeksi usus bisa lebih cepat pulih:

  • Makanan kaleng
  • Makanan atau minuman yang berbahan pengawet
  • Makanan yang diolah dengan cara dibakar
  • Daging unggas (ayam, burung)
  • Makanan yang diolah dengan digoreng
  • Makanan mengandung lemak tinggi
  • Makanan yang mengandung vetsin yang tinggi
  • Makanan dan minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin
  • Makanan yang mengandung senyawa karsinogen (seperti softdrink)
  • Minuman beralkohol
  • Makanan yang level pedasnya tinggi, seperti makanan kekinian yang banyak dijual saat ini

Infeksi usus adalah salah satu penyakit yang muncul, akibat dari beberapa penyebab seperti virus di dalam organ usus manusia, dan faktor eksternal yang sebaiknya dihindari. dengan mengetahui penyebab infeksi usus lebih dini, Anda dapat melakukan tindakan pencegahan secara maksimal.

Sponsors Link
, ,
Oleh :