Sponsors Link

22 Penyebab Busung Lapar Karena Kekurangan Protein di Indonesia

Sponsors Link

Penyakit busung lapar tentunya sangat menakutkan bagi sebagian orang, karena penyakit yang satu ini dapat menyerang bayi sampai dengan anak kecil tentunya para orang tua sangat tidak ingin melihat anaknya terkena busung lapar. Sebelumnya, kita tentu sudah sangat familiar dengan kata busung lapar tetapi tidak mengetahui arti sebenarnya dari penyakit busung lapar. Busung lapar ialah suatu penyakit yang terjadi akibat dari kekurangan protein dalam jumlah yang banyak pada anak-anak dan biasanya dipicu oleh beberapa hal antara lain anak tidak mendapatkan makanan bergizi yang cukup, tidak adanya ciri-ciri kurang gizi. Yang memadai serta anak tengah menderita penyakit infeksi yang serius sehingga menganggu organ tubuh lainnya.

ads

Gejala-gejala Busung Lapar 

Penyakit busung lapar pun terjadi hampir disetiap negara terutama negara berkembang seperti Indonesia. Situasi ketahanan pangan serta tingkat pendapatan yang masih rendah menjadi penyebab utama terjadinya busung lapar di Indonesia. Selain itu faktor pendidikan serta pengetahuan tentang cara hidup sehat pun juga menjadi pemicu terjadinya peningkatan kasus busung lapar di Indonesia. Untuk itu sebenarnya penyakit busung lapar dapat dicegah sejak dini dengan memberikan ilmu pengetahuan yang cukup akan pentingkan mencukupi gizi anak sejak dini sehingga terhindar dari kasus busung lapar. Selain itu peran pemerintah dalam mengurangi tingkat busung lapar pun harus maksimal, sosialisasi serta mencukupi persediaan makanan terutama bagi daerah-daerah terpencil pun akan membantu memberantas busung lapar.

Gejala yang mungkin ditimbulkan oleh penyakit busung lapar ialah:

  • Perubahan padda raut wajah
  • perubahan pada punggung
  • Badan kurus
  • Terjadinya infeksi
  • Anemia
  • Gangguan psikis
  • Penyebab diare

Maka dari itu, pada kesempatan kali ini kami akan membahas apa saja yang menjadi penyebab dari busung lapar, supaya orang tua tau bagaimana untuk menghindari busung lapar. Inilah beberapa ulasan dari penyebab busung lapar di negara Indonesia, sebagai berikut:

  • Akses mendapatkan makanan yang kurang

Penyebab utama dari terjadinya busung lapar ialah disaat anak tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup atau yang sering kita sebut makanan 4 sehat 5 bergizi. Sebagai negara berkembangnya tentunya Indonesia masih sering dihadapkan dengan permasalahan-permasalahan di bagian pendistribusian makanan apalagi wilayah Indonesia yang terhitung luas dengan berbeda-beda pulau menyebabkan akses penyebaran makanan sehat pun semakin sulit. Terutama akan menimbulkan beberapa efek seperti penyebab mencret dibagian daerah terpencil biasanya mereka hanya menggunakan bahan-bahan alam yang ada di sekita mereka untuk dikonsumsi.

  • Pola asuh anak kurang

Busung lapar juga disebut hongor oedema, faktor berikutnya yang dapat menyebabkan penyakit busung lapar pada anak yakni adalah pola asuh yang kurang baik atau kurang. Bagi anak-anak yang tidak mendapatkan pola asuh yang benar rentan akan terkena busung lapar beberapa hal seperti contoh anak tidak mendapatkan perhatian khusus untuk makanannya, kandungan makanan serta kurangnya perhatian terhadap tumbuh kembang sang anak atau pun kesehatan buah hati. Maka dari itu, kebanyakan dari kasus busung lapar telah didapati dalam fase yang lebih lanjut dan penanganannya terhitung lambat. Pola asuh yang baik tidak hanya dilihat dari kemampuan fisik tetapi ada juga beberapa pola asuh anak yang anda ketahui seperti memberikan pola asuh dari segi psikologis, pola asuh yang baik dilakukan secara terus menerus dalam mengontrol kesehatan anak tersebut.

  • Pelayanan kesehatan yang buruk
Sponsors Link

Indikator penyebab dari penyakit busung lapar ini dapat dilihat dari penurunan berat badan anak yang berlangsung selaman dengan masa perkembangan usianya atau mengalami penurunan berat badan secara drastis. Dari beberapa kasus busung lapar yang terjadi sering ditemukan anak tersebut sudah dalam fase lanjut atau fase busung lapar yang cukup kronis seperti mereka terlihat sangat kurus, pucat, hingga lemah tubuh. Faktor berikutnya yang dapat memicu terjadi penyebab dari busung lapar ialah pelayanan kesehatan yang buruk sehingga kasus busung lapar tersebut tidak dapat di tangani dengan segera. Terjadinya penyebab busung lapar kebanyakan terjadi pada daerah pedalaman yang tidak memiliki akses kesehatan yang memadai serta cukup. Selain itu tidak hanya pelayanan kesehatan yang buruk tetapi jarak jangkau mereka terhadap pelayanan kesehatan pun terkadang menjadi rintangan lainnya, di daerah terpencil atau pedesaan terkadang hanya memiliki satu unit pelayanan kesehatan di suatu tempat, sehingga jauhnya akses mereka menuju unit pelayanan kesehatan membuat mereka menunda untuk memeriksakan kesehatan anaknya. 

  • Kondisi Lingkungan yang Tidak Sehat

Salah satu penyebab gizi buruk yang banyak didapati di Indonesia adalah kebersihan lingkungan. Lingkungan dengan kondisi yang buruk akan sangat berpengaruh pada kesehatan orang-orang di sekitarnya. Ketika suatu lingkungan memilikikondisi yang buruk maka tempat tersebut akan menjadi sarang berkembang biaknya segala macam bakter dan bibit penyakit. Ketika bakteri dan bibit penyakit ini sudah berkembang maka anak-anak menjadi sasaran empuknya. Hal ini karena anak-anak masih memiliki kondisi kekebalan tubuh yang rendah sehingga akan mudah terjangkit oleh penyakit. Lingkungan yang tidk sehat juga dapat mencemari makanan yang akan dikonsumsi sehingga akan berdampak negatif bagi kesehatan. Maka dari itu akibat kekurangan gizi serta kondisi lingkungan yang tidak baik akan menjadi pemicu penyebab busung lapar pada anak.

  • Keadaan Ekonomi Keluarga yang Kurang Mampu
ads

Keterbatasan ekonomi dalam sebuah keluarga juga dapat menjadi salah satu penyebab gizi buruk. Hidangan makanan yang disajikan tentunya akan sangat bergantung pada tingkat penghasilan keluarga tersebut. Kualitas makanan dan jumlahnya juga akan sangat bergantung pada penghasilan keluarga. Namun meskipun demikian bukan berarti mereka yang memiliki penghasilan tinggi mampu untuk memenuhi kebutuhan gizi makanan yang baik. Jangan beranggapan bahwa makanan bergizi baik hanya bisa dipenuhi oleh keluarga yang berpenghasilan tinggi. Tapi dari banyak kasus gizi buruk yang terjadi  memang seringnya terjadi pada keluarga yang memiliki penghasilan rendah.

  • Bencana Alam

Faktor non teknis seperti bencana alam juga dapat menyebabkan seseorang menderita gizi buruk. Pada saat terjadi bencana alam maka semua kebutuhan akan menjadi sulit terpenuhi terutama kebutuhan makanan dengan gizi yang baik. Sering terjadi ketidakteraturan makanan di pengungsian, ditambah pula dengan kondisi lingkungan yang buruk dan sanitasi yang tidak layak. Hal ini akan menyebabkan bibit penyakit akan tumbuh subur. Daya tahan tubuh para korban bencana alam akan cenderung menurun dengan kondisi pengungsian yang buruk. Penyakit pun akan dengan cepat menyerang para korban.

  • Daya Beli Masyarakat

Daya beli masyarakat erat kaitannya dengan tingkat penghasilan dari masyrakat itu sendiri ditambah dengan harga-harga kebutuhan pokok. Bila tingkat penghasilan masyarakat rendah serta harga kebutuhan pokok terutama makanan terus meningkat maka yang terjadi adalah penurunan daya beli masyarakat. Masyarakat akan cenderung beralih membeli kebutuhan yang masih dianggap murah dan sesuai dengan pendapatan mereka. Karena masyarakat hanya membeli kebutuhan yang berharga murah biasanya kebutuhan gizi tidak tercukupi karena ada beberapa kebutuhan yang tidak dapat terbeli oleh masyarakat. Ketidak seimbangan gizi dalam tubuh ini jika berlangsung terus menerus dapat menyebabkan terjadinya gizi buruk di tengah masyarakat.

  • Tingkat Pengetahuan akan Makanan Sehat dan Bergizi

Tingkat pengetahuan akan makanan sehat dan bergizi masih tergolong rendah. Masyarakat belum memiliki pemahaman yang baik mengenai makanan sehat dan bergizi. Hal ini tidak hanya terjadi di kalangan masyarakat menengah ke bawah, bahkan di kalangan atas pun mereka masih banyak yang belum paham mengenai makanan yang sehat dan bergizi. Masyarakat Indonesia cenderung untuk menyajikan makanan yang seadanya bagi keluarganya, yang penting keluarga tidak kelaparan. Hal seperti inilah pada makanan yang mengandung banyak serat yang dapat menyebabkan membantu gizi pada anak anda. Dari hal tersebut dapat diketahui bahwa sebenarnya gangguan gizi tidak hanya terjadi pada masyarakat menengah ke bawah tapi juga mereka yang di kalangan atas. Masyarakat dengantingkat penghasilan yang tinggi juga berisiko mengalami gangguan gizi. Maka dari itu terlepas dari konsisi ekonominya setiap lapisan masyarakat penting untuk memiliki pengetahuan akan makanan sehat dan bergizi. Maka dari itu, pola makan anak harus diperhatikan sejak dini, memperhatikan asupan gizi, salah satunya dengan memberikan serat yang cukup agak sistem pencernaan anak akan berjalan dengan baik.

Demikian, penyebab dari busung lapar yang sering terjadi pada banyak manusia ini disebabkan beberapa banyak hal, karena makanan yang salah dan kekurangan protein.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Malnutrisi