Sponsors Link

10 Penyebab BAB Keluar Sedikit yang Harus Diketahui

Sponsors Link

BAB merupakan singkatan dari Buang Air Besar, atau aktifitas yang dilakukan oleh seseorang dalam mengeluarkan kotoran yang ada di dalam tubuh. Hal ini merupakan sesuatu yang alami dilakukan, dengan tujuan penting yaitu melindungi tubuh dari akibat lain yang mungkin dibawa oleh kotoran hasil olahan makanan yang dilakukan oleh tubuh. Kotoran (atau feses) yang normal akan memiliki ciri-ciri feses normal sebagai berikut:

ads
  • Berwarna kecokelatan, dan agak sedikit kuning pada anak bayi.
  • Memiliki konsistensi agak lembek dan basah.
  • Berbentuk silinder agak panjang.
  • Bau yang dikeluarkan akan tergantung pada makanan yang dimakan.
  • Kandungan normalnya berupa sedikit lemak, protein, pigmen empedu, sel epitel, potongan bakteri, dan makanan yang tidak dicerna.
  • BAB memiliki berat antara 100-400 gram/hari.
  • BAB dilakukan dengan frekuensi pembuangan 1-2 kali/hari.

Namun, jika terjadi sesuatu yang kurang beres di dalam tubuh kita, biasanya akan berpengaruh juga pada ciri-ciri feses atau kotoran yang kita keluarkan. Frekuensi dan jumlah BAB yang dilakukan/dikeluarkan akan menunjukkan gejala yang cukup terlihat.

Baca artikel lainnya: Bahaya Feses Berwarna HitamMakanan untuk Penderita DiareCara Membersihkan Usus Kotor

Salah satu yang paling sering dialami adalah BAB keluar lebih sedikit dari biasanya. Kira-kira berikut beberapa penyebab BAB keluar sedikit yang terjadi pada tubuh kita.

  1. Kurang Minum Air Putih

Meminum air putih dengan jumlah yang cukup yang membawa manfaat banyak bagi tubuh termasuk mempertahankan jumlah cairan dalam tubuh dan mempermudah kerja sistem saluran pencernaan, karena masalah BAB merupakan gejala dari terganggunya saluran pencernaan dalam tubuh. Jika kita tidak mengonsumsi cukup air, dapat memicu berbagi masalah termasuk dehidrasi, gangguan pencernaan, tubuh mudah lelah, masalah pada ginjal, urin yang pekat, serta mempengaruhi kondisi BAB. BAB yang keluar sedikit dan tidak tuntas adalah salah satu masalah yang ditimbulkan.

  1. Kekurangan Serat Dalam Makanan

Fungsi serat dalam tubuh dapat menjaga kesehatan usus, melancarkan pencernaan, mencegah serangan jantung, menurunkan kolesterol, bahkan menurunkan berat badan. Kandungan serat cocok dikonsumsi oleh orang yang sedang mengalami masalah buang air besar. Bahan makan tinggi serat dapat didapatkan dominan dari sayur-sayuran dan buah-buahan. Namun bahan makanan lain seperti kacang-kacangan, ubi jalar, oat, dan gandum juga merupakan sumber serat yang tinggi dan dibutuhkan oleh tubuh. Jangan lupa juga untuk mengimbangi asupan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral sehingga tubuh dapat bekerja dengan baik.

  1. Menunda-Nunda BAB

Buang air besar normal dilakuakn dengan ritme 1-2 kali buangan per-hari. Aktifitas BAB dilakukan untuk membuang sisa-sisa kotoran jahat yang sudah tidak lagi dapat dimanfaatkan dan kebanyakan akan menjadi toxic jika berada terlalu lama dalam tubuh. Jika kita terbiasa untuk menunda BAB akan makin menimbun sampah berbakteri dan beracun yang akan membawa dampak buruk dengan potensi terjangkit kanker usus, bahkan jika tidak diperhatikan dengan serius dapat menyebabkan kematian.

  1. Konsumsi Obat yang Menyebabkan Sembelit

Masalah buang air besar (atau konstipasi) ternyata secara tidak sadar dapat dipicu oleh konsumsi obat-obatan dengan senyawa tertentu. Menurut studi yang dilakukan oleh D. Sharon Orrange, MD MPH dari Associate Professor of Medicine pada Universitas California Selatan, berikut kelompok obat-obatan yang dapat memicu BAB keluar sedikit atau tidak normal:

Sponsors Link

  • Anti-inflamasi berupa Naproxen, Motrin, Aleve, Ibuprofen dan lainnya.
  • Anti-kolinergic berupa Benadryl, Claritin, Allegra, Zyrtec dalam obat alergi. Dan Ditropan XL, Detrol dalam obat inkontinensia urine.
  • Anti-histamin seperti Claritin, Allerga, dan Zyrtec.
  • Opiat seperti Norco, Tylenol, Vicodin, dan
  • Obat hipotensi (tekanan darah rendah) seperti Beta Bloker, Verapamil, dan
  • Serotonin
  • Anti-depresan
  • Obat yang mengandung zat besi
  1. Konsumsi Obat Pencahar dengan Frekuensi Tinggi

Obat pencahar (atau biasa disebut laksatif) memiliki fungsi utama untuk melancarkan BAB yang terhambat dengan berbagai alasan. Namun jika konsumsi nya sudah melewati batas resep dokter, lama-kelamaan akan menimbulkan efek tidak dinginkan berupa BAB yang justru tidak tuntas, kram perut, anus terasa panas, gas perut berlebih, pendarahan anus, bahkan sembelit akan terasa lebih parah dirasakan oleh pasien.

  1. Kurang Olahraga

Melakukan olahraga atau setidaknya aktifitas fisik yang menyebabkan keluarnya keringat ternyata memiliki dampak baik juga bagi sistem pencernaan dalam tubuh. Dan kurangnya olahraga dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan seperti masalah susah BAB, atau malah BAB yang berlebihan, apalagi jika diimbangi dengan diet dan pola hidup yang tidak sehat. Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk minimal melakukan olahraga 3 kali/minggu dengan durasi setidaknya 30-45 menit perhari. Perlu diperhatikan untuk melakukan jenis olahraga step by step sesuai kemampuan tubuh, dan dilakukan saat perut sudah tidak penuh. Contoh olahraga yang ringan dan sederhana adalah lari pagi, jogging, berenang, bersepeda, serta senam aerobik.

ads

  1. Efek Hormone Tubuh yang Terganggu

Terdapat berbagai jenis hormon yang bekerja dalam tubuh, termasuk hormon percernaan seperti motilin, ghrelin, cholecystokinin, enterogastron dan gastrin. Keberadaan setiap hormon nya akan mempengaruhi kinerja satu sama lain dan mampu menyebabkan dampak yang tidak baik.

  1. Stress

Stress merupakan keadaan yang kita alami disaat merasa tertekan. Tekanan yang timbul beragam asalnya mulai dari masalah kerjaan, deadline, akademik, serta kondisi lainnya yang menuntut kita untuk melakuakan hal tetentu dalam tenggat waktu dan target yang ditentukan. Ternyata hal ini berpengaruh besar pada kondisi dalam tubuh termasuk ketegangan pada kerongkongan, mulas akibat asam lambung tinggi, mual, diare, perut rentan infeksi, iritasi usus, serta terganggunya cairan dalam tubuh. Sebagian besar akan berpengaruh pada kondisi saluran cerna sehingga manajemen stress yang baik sangat dibutuhkan. Mulailah untuk cerdas dan efektif mengatur waktu yang kita punya, menuliskan hal penting yang harus dan akan dilakukan, bersosialisalah dengan orang lain, lakukan gaya hidup sehat, dan jangan lupa untuk menyediakan waktu santai/istirahat.

Salah satu tips mengatur stress yang dialami adalah dengan 4A:

  • Avoid (menghindari) unnecessary situation,
  • Alter (mengubah) the situation,
  • Adapt (menyesuaikan) to the stressor,
  • Accept (menerima) things you can’t change.
  1. Gangguan Syaraf

Tubuh kita tersusun atas milyaran syaraf yang memiliki fungsi untuk mengendalikan/mengatur kerja tubuh secara keseluruhan. Dengan menurunnya kemampuan syaraf pada bagian tubuh tertentu, akan mempengaruhi kinerja organ ataupun sistem sekitar bagian tersebut. Dan penyebab BAB yang keluar sedikit mungkin disebabkan oleh terganggunya syaraf sistem pencernaan, atau syaraf disekitar anus.

  1. Faktor Usia

Semakin tua usia yang dimiliki seseorang, semakin besar potensi penurunan fungsi tubuh yang dimiliki oleh orang tersebut. Oleh karena itu banyak orang yang menyesal diusia tua, mempertanyakan diri sendiri kenapa tidak menjaga tubuh di saat masih muda dulu. Karena tubuh akan cenderung cepat lelah, dan jika terserang penyakit tertentu mudah untuk merembet ke penyakit lainnya dan menyebabkan komplikasi yang tidak tertolong, dan pada akhirnya mempercepat kematian.

Jika hal-hal penyebab BAB keluar sedikit seperti yang disebutkan di atas tidak ditangani dengan baik dan cepat, ternyata dapat berpengaruh buruk bagi kesehatan organ tubuh lainnya. Fungsi bagian lain dari tubuh kita akan terganggu. Berikut hal-hal yang sangat baik untuk dilakukan agar kembali pada kondisi BAB normal, yaitu dengan :

  • Minum air dengan jumlah yang cukup, air berperan besar dalam membantu fungsionalitas keseluruhan tubuh manusia. Minimal 8 gelas (atau 2 liter) perhari.
  • Makan lebih banyak buah dan sayur, karena kandungannya dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah tertentu.
  • Perbanyak konsumsi makanan berserat.
  • Rajin melakukan aktifitas fisik/olahraga.
  • Konsumsi obat pencahar, sesuai resep dokter setelah melakukan konsultasi.
  • Gunakan obat pencahar dari dubur.
    Sponsors Link

  • Minum obat anti-nyeri/paracetamol
  • Kurangi konsumsi kafein, karena kafein cenderung berefek cepat pada saluran percernaan.
  • Tidur/istirahat cukup, minimal 7-8 jam dalam sehari.
  • Melakukan manajemen stress dengan baik, dimulai dengan memiliki time management dan penentuan prioritas kegiatan yang baik.
  • Rencanakan liburan akhir pekan sesekali, bersantai dan me-refresh pikiran sejenak sebelum kembali lagi menyelesaikan pekerjaan.
  • Kontrol kondisi lambung, agar selalu waspada terhadap kemungkinan gangguan pencernaan lainnya.

Ciri-ciri BAB mulai dari bentuk, bau, warna, konsistensi, berat, hingga frekuensi yang berubah merupakan salah satu cara tubuh untuk menunjukkan adanya masalah atau perubahan kondisi di dalam tubuh kita. Dibutuhkan ketanggapan agar jika gejela tersebut benar merupakan gejala penyakit serius, dapat ditangani dengan penanganan yang efektif dan efisien.

Jika kondisi BAB abnormal telah dialami lebih dari 3-7 hari sebaiknya segera lakukanlah konsultasi dengan dokter. Dokter biasanya akan menyarankan tes diagnosis lanjutan seperti CT Scan, tes darah, dan lainnya jika dirasa penyakit yang diderita oleh pasien tersebut cukup serius dan butuh ditangani dengan lebih cermat oleh penanganan yang sesuai. Kuncinya adalah untuk selalu tanggap terhadap gejala-gejala yang diberikan oleh tubuh karena hal tersebut juga akan sangat membantu dokter dalam mendiagnosis kondisi kita.

Baca artikel lainnya: Penyebab Usus BuntuPenyebab Usus Terlipat

Memiliki manajen tubuh yang baik serta gaya hidup yang sehat dan berkualitas merupakan cara terbaik untuk terus menjaga kesehatan. Jadikanlah prilaku baik bagi tubuh tersebut sebagai cara kita untuk bersyukur akan kesehatan yang telah diberikat oleh Tuhan YME. Percayalah bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati/memperbaiki, so mulailah untuk lebih tanggap dan mencatai tubuh dengan lebih baik lagi!

Sponsors Link
, , , ,