Sponsors Link

Penyakit Pilorus Stenosis: Gejala, Penyebab dan Pengobatan

Sponsors Link

Pilorus stenosis merupakan suatu masalah kesehatan yang berhubungan dengan pilorus atau saluran yang menghubungkan lambung dengan usus 12 jari. Penyakit ini terjadi ketika terjadi penebalan otot-otot pada pilorus yang menyebabkan terganggunya pencernaan makanan dari lambung menuju usus 12 jari.

ads

Pilorus stenosis adalah penyakit yang jarang sekali terjadi. Pada umumnya penyakit ini menyerang bayi yang baru lahir. Bayi yang berusia di atas 6 bulan jarang terkena penyakit ini. Mekipun pada kebanyakan kasus penyakit ini dialami oleh bayi, orang dewasa juga dapat terserang pilorus stenosis. Namun, hanya sedikit sekali orang dewasa yang menderita penyakit ini.

Gejala Penyakit Pilorus Stenosis

Bayi yang mengalami penyakit pilorus stenosis akan merasakan beberapa gejala tertentu, antara lain:

  1. Muntah: Biasanya pertama kali bayi akan menunjukkan gejala ini saat berumur 3 sampai 6 minggu. Bayi akan muntah kapan saja, utamanya sehabis meminum ASI.
  2. Terlihat selalu lapar: Bayi akan terlihat perut sering lapar dan kembung, sebab makanan (dalam hal ini ASI) yang ia makan sebagian besar keluar kembali melalui muntah.
  3. Dehidrasi: Bayi mengalami dehidrasi sebab kekurangan cairan dalam tubuh akibat dari penyempitan saluran pilorus.
  4. Berat Badan Turun: Karena makanan tidak sempurna dicerna oleh tubuh, maka nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh pun kurang. Salah satu dampaknya adalah berat badan susah naik atau menurun.
  5. Frekuensi Buang Air Menurun: Bayi akan jarang buang air besar, karena penyakit pilorus stenosis merupakan gangguan pencernaan yang akan berdampak pada kebiasaan buang air besar.
  6. Gejala Lethargy: Gejala yang ditandai dengan perasaan lemas dan lesu pada tubuh. Hal ini dikarenakan bayi kekurangan energi akibat tidak sempurnanya makanan yang dicerna.
  7. Jaundice: keadaan ketika warna mata dan kulit bayi berbubah menjadi kuning.

Beberapa bayi bisa saja mengalami gejala yang berbeda dari gejala di atas. Oleh sebab itu, segera hubungi dokter untuk dilakukan peneriksaan lebih lanjut.

Penyebab Penyakit Pilorus Stenosis

Sebenarnya penyebab pasti penyakit pilorus Stenosis belum diketauhi. Kemungkinan besar penyebab dari penyakit ini adalah gen, karena sebagian besar kasus pilorus stenosis, bayi yang menderita penyakit ini adalah bayi yang berasal dari orang tua yang memiliki riwayat penyakit pilorus stenosis. Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa menaikkan risiko terjangkitnya penyakit pilorus stenosis:

  1. Jenis Kelamin
  2. Ras
  3. Riwayat kesehatan keluarga
  4. Kelahiran prematur
  5. Pemberian antibiotik pada bayi
  6. Bayi yang terpapar pestisida
  7. Ibu merokok saat bayi masih dalam kandungan

Pengobatan Penyakit Pilorus Stenosis

Sampai saat ini, operasi pyloromyotomy adalah satu-satunya cara medis yang dilakukan untuk mengobati penyakit ini. Operasi ini dapat dilakukan dengan dua cara, yakni cara operasi bedah terbuka dan operasi laparoskopi. Setiap bayi menjalani cara operasi yang berbeda tergantung dari kondisi tubuh masing-masing. Selain operasi, dokter juga biasanya akan memberikan cairan infus pada bayi sebagai upaya untuk menghindari dehdrasi. Selain itu, dokter juga akan memberikan obat penekan rasa sakit pada bayi untuk membantu meredakan rasa sakit setelah operasi.

Sementara itu, sang ibu yang menyusui si bayi baiknya mengomsumsi makanan untuk mencegah gizi buruk agar ASI yang diberikan mengandung gizi yang dibutuhkan oleh bayi. Sebab pilorus stenosis dapat menjadi penyebab kurang gizi pada bayi. Jangan sampai sang bayi terhambat pertumbuhannya akibat kekurangan nutrisi karena penyakit ini. Itu tadi uraian singkat mengenai penyakit pilorus stenosis. Segera atasai penyakit ini agar bayi Anda dapat sehat kembali dan agar terhindar dari komplikasi yang akan terjadi.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :