Sponsors Link

Penyakit Iskemia Usus: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Sponsors Link

Mungkin belum banyak yang tahu istilah iskemia usus. Jadi, iskemia usus adalah penyakit akibat penyumbatan yang terjadi di pembuluh darah usus yang membuat aliran darah menuju usus terhambat atau berkurang. Iskemia usus sekilas mirip dengan penyakit illeus yang berkaitan dengan usus halus, usus besar (kolon), atau keduanya. Iskemia usus termasuk kondisi serius yang menyebabkan nyeri dan mengganggu kerja usus. Untuk kasus yang parah, penyakit ini menyebabkan tidak adanya aliran darah ke usus sehingga merusak jaringan dan menyebabkan kematian. Namun, penyakit iskemia usus sebenarnya bisa disembuhkan asalkan penderitanya menyadari gejala awal dan mendapatkan perawatan medis segera. Penyakit ini bisa diderita oleh pasien pada usia berapa saja, baik tua maupun muda.

ads

Gejala Iskemia Usus

Gejala iskemia usus bisa muncul secara mendadak (akut) atau bertahap (kronis). Gejala penyakit ini tidak spesifik yang terkadang mirip gejala usus buntu ringan, tetapi ada beberapa pola yang diketahui secara umum. Berikut beberapa gejala yang bisa dikenali antara lain sakit atau nyeri perut yang mendadak mulai dari ringan hingga berat seperti ciri ciri usus melintir, dorongan atau rasa yang kuat dan mendesak untuk buang air besar dengan frekuensi sesering mungkin, perut  terasa kembung, feses berdarah, mual, muntah, demam, dan linglung pada orang-orang lansia. Sedangkan gejala iskemia usus yang kronis antara lain perut kram atau rasa penuh setelah makan pada satu jam pertama yang berlangsung selama satu hingga tiga jam, nyeri perut bertahap yang semakin memburuk dalam beberapa minggu atau bulan, tidak bisa makan karena nyeri, penurunan berat badan yang dratis, diare, mual, muntah, dan kembung.

Penyebab Penyakit Iskemia Usus

Iskemia usus terjadi saat aliran darah tidak memenuhi kebutuhan usus sehingga usus tidak berfungsi dengan benar. Aliran darah ke usus di dalam saluran pencernaan yang berkurang akibat penyumbatan pada pembuluh darah arteri ke usus besar menyebabkan sel-sel menjadi kekurangan oksigen sehingga sel melemah dan mati. Usus besar tidak mendapatkan oksigen dan makanan yang cukup untuk bisa menjalankan fungsinya sebagai penyebab penyempitan usus atau iskemia usus besar.

Penyumbatan pada pembuluh darah arteri ini tidak selalu sama pada setiap orang sehingga bisa mengakibatkan terhambatnya aliran darah seperti penumpukan lemak atau plak dalam dinding arteri yang bernama aterosklerosis. Pembekuan darah yang memblokir arteri juga dapat mengakibatkan berkurangnya atau bahkan berhentinya aliran darah menuju usus. Hal ini sering menyerang penderita aritmia, tekanan darah rendah (hipotensi) akibat gagal jantung, operasi besar, dan trauma.

Jika kerusakannya cukup parah akan menyebabkan infeksi sehingga muncul lubang (perforasi) pada dinding usus. Jika tidak segera diobati, penyakit ini bisa berakibat fatal. Faktor pemicu penyakit iskemia usus antara lain penyebab infeksi usus, penumpukan simpanan lemak di arteri (aterosklerosis), tekanan darah yang bermasalah, jantung yang bermasalah, obat-obatan, pembekuan darah yang tidak terjadi sebagaimana mestinya, dan penyalahgunaan obat atau penggunaan obat terlarang.

Kategori Iskemia Usus

Penyakit iskemia usus sering kali terbagi menjadi tiga kategori sebagai berikut.

  • Iskemia Kolon (Iskemia Kolitis)

Jenis iskemia usus yang paling umum dialami adalah iskemia kolitis. Keadaan ini terjadi saat aliran darah ke usus besar melambat. Iskemia kolon paling sering terjadi orang dewasa di atas usia 60 tahun, walaupun dapat terjadi pada usia berapa pun. Beberapa alasan yang menyebabkan jenis ini adalah penumpukan endapan kolesterol pada dinding arteri, tekanan darah yang sangat rendah (hipotensi) yang berkaitan dengan gagal jantung, operasi besar, trauma atau syok; darah yang membeku di arteri sebagai pemasok usus besar, gangguan medis lainnya yang memengaruhi darah seperti peradangan pembuluh darah, lupus, atau anemia sel sabit; beberapa obat-obatan terutama yang menyempitkan pembuluh darah seperti obat jantung, migrain, dan obat hormon seperti estrogen; pemakaian kokain atau metamfetamin; serta olahraga berat seperti lari jarak jauh.

Sponsors Link

  • Iskemia Mesenterika Akut

Jenis penyakit ini disebabkan oleh pembekuan darah yang terjadi dari jantung dan bergerak melalui aliran darah untuk menyumbat arteri. Arteri mesenterika superior yang memasok darah berisi oksigen ke usus yang biasanya terpengaruh, penyumbatan di dalam salah satu arteri utama di usus, dan gangguan aliran darah akibat tekanan darah rendah.

  • Trombosis Vena Mesenterika

Penyakit ini terjadi akibat pembekuan darah di dalam pembuluh vena yang berhubungan dengan darah yang tidak mengandung oksigen dari usus. Darah yang kembali ke usus bisa menyebabkan pembengkakan atau justru perdarahan saat vena tersumbat. Hal ini umumnya disebabkan oleh beberapa penyakit sebagai berikut:

  1. Radang pankreas yang akut atau kronis (pankreatitis)
  2. Infeksi atau radang perut (lambung)
  3. Kanker pada sistem pencernaan
  4. Penyakit usus seperti colitis ulseratif dan penyakit Crohn
  5. Gangguan hiperkoagulasi, yaitu gangguan yang menyebabkan darah menjadi rentan terhadap pembekuan
  6. Pemakaian obat tertentu seperti estrogen yang meningkatkan risiko pembekuan
  7. Trauma perut

Pengobatan Iskemia Usus

Sponsors Link

Segera konsultasi ke dokter untuk mengetahui kondisi usus atau memastikan terkena iskemia usus atau tidak. Cara dokter mendiagnosis iskemia usus antara lain riwayat medis masa lalu pasien, tes darah yang rutin, kolonoskopi, USG, studi radiologi perut termasuk CAT atau MRI scan,  angiografi mesenterika, dan operasi perut eksplorasi. Akternatif lainnya adalah konsumsi obat tradisional penyumbatan usus. Sedangkan jenis-jenis pengobatan penderita iskemia usus yang mirip cara mengobati infeksi usus sebagai berikut.

Pengobatan Iskemia kolon

Rangkaian kegiatan yang biasa dilakukan untuk mengobati iskemia kolon antara lain konsumsi antibiotik untuk mengobati atau mencegah infeksi, mengobati kondisi medis apapun yang menjadi penyebab iskemia usus seperti gagal jantung kongestif atau detak jantung tidak teratur, dan kalau usus besar telah rusak biasanya membutuhkan operasi untuk mengangkat jaringan yang mati.

Iskemia Arteri Mesenterika Akut

Rangkaian kegiatan yang biasa dilakukan untuk mengobati iskemia arteri mesenterika akut antara lain antibiotik dan obat-obatan untuk mencegah terjadinya pembekuan, melarutkan bekuan atau memperlebar pembuluh darah, dan operasi untuk menghilangkan pembekuan darah, memotong penyumbatan arteri, atau memperbaiki atau mengangkat bagian usus yang rusak.

Itulah penjelasan tentang penyakit iskemia usus yang mungkin diderita oleh siapa saja, tetapi si penderita biasanya tidak menyadari kalau dirinya sedang menderita penyakit ini sehingga tidak segera ditangani secara medis. Akibat terburuk dari penyakit ini bisa menyebabkan kematian. Jadi, kenali diri sendiri agar bisa setidaknya mencegah atau segera mengobati penyakit tertentu.

Sponsors Link
, , , ,