Sponsors Link

Penyakit Giardiasis: Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Sponsors Link

Penyakit pencernaan merupakan salah satu jenis penyakit yang paling sering menyerang tubuh manusia, dikarenakan organ-organ yang berfungsi dalam melakukan kegiatan pencernaan tersebut adalah yang paling sering dimasuki oleh benda-benda asing dari luar. Benda-benda asing tersebut tentu saja termasuk makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari,  yang apabila tidak dibersihkan dengan baik akan dapat menjadi tempat bersarangnya organisme seperti bakteri yang ikut masuk ke dalam tubuh.

ads

Salah satu penyakit yang umum dialami dan menyerang organ pencernaan adalah penyakit diare dan maag yang memang mudah menjangkit banyak orang, dan juga beberapa penyakit lainnya dari yang juga sering kita dengar seperti sembelit, radang pada usus buntu, gastritis, batu empedu, dan divertikulitis. Anda bisa membaca pembahasan kami sebelumnya mengenai penyakit-penyakit tersebut seperti apa penyebab diare disertai demam, kemudian beberapa cara mengatasi badan lemas setelah diare yang bisa dicoba, lalu apa saja makanan yang menyebabkan radang usus buntu, macam-macam obat antibiotik usus buntu yang bisa dicoba,  serta 11 ciri penyakit gastritis yang penting untuk anda ketahui.

Tetapi pada pembahasan kali ini, kami akan lebih membahas kepada penyakit yang terjadi akibat infeksi pada organ usus, serta termasuk umum terjadi tetapi jarang diketahui oleh orang lain karena memang penyakit ini umumnya tergolong ringan dan tidak berbahaya, yang dnamakan dengan penyakit Giardiasis.

Apa itu penyakit Giardiasis?

Penyakit Giardiasis ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme parasit yang sama seperti yang menyebabkan diare, yaitu parasit Giardia lamblia, dan biasanya tidak akan berkembang menjadi penyakit yang lebih parah ataupun menimbulkan komplikasi. Cara kerja atau metode dari parasit Giardia lamblia ini adalah dengan cara membangun koloni di area usus kecil, dan kemudian juga akan melakukan proses reproduksi atau berkembang biak di dalam organ tersebut yang kemudian akan menyebabkan penyakit Giardiasis.

Parasit Giardia lamblia ini tidak akan menyebar melalui pembuluh darah, atau berpindah ke organ-organ pencernaan lainnya, melainkan akan tetap tinggal dan berkoloni pada area lumen di dalam usus kecil tersebut, dan tidak hanya hidup di dalam tubuh manusia saja. Selain manusia, parasit ini juga ditemukan hidup serta melakukan reproduksi pada hewas-hewan seperti kucing, anjing, burung, serta seluruh hewan mamalia yang juga biasanya dijadikan hewan ternak seperti sapi, kambing, maupun domba.

Penyebab Penyakit Giardiasis

Penyakit Giardiasis ini juga tergolong ke dalam penyakit menular yang juga dapat menyerang semua orang tanpa melihat usia ataupun jenis kelamin, serta biasanya akan menyebar melalui makanan atau minuman yang telah terkontaminasi parasit Giardia tersebut, dan juga dapat masuk melalui mulut ataupun anus. Tanpa melalui makanan dan minuman pun, kuman atau parasit ini juga dapat masuk ke dalam tubuh apabila kita melakukan kegiatan-kegiatan seperti menyentuh benda-benda yang terkontaminasi oleh kuman, kemudian apabila melakukan kegiatan seperti berenang atau bermain air yang menyebabkan parasit masuk, dan juga tertular akibat berada di dekat orang yang sedang terkena penyakit tersebut.

Parasit ini juga akan dapat bertahan hidup di luar tubuh manusia atau binatang, yaitu dengan cara melapisi diri mereka dengan kista, yang biasanya akan terbentuk pada saat parasit tersebut keluar bersama dengan kotoran. Anda bisa terinfeksi ataupun terkontaminasi parasit ini di mana saja, terutama di tempat-tempat berkumpulnya banyak orang seperti taman, kolam renang umum, dan juga area-area yang menjadi sumber mata air.

Risiko penularan terbesar biasanya ada pada air minuman, terutama pada rumah-rumah atau negara yang memiliki area minum publik menggunakan tap water atau air keran yang sudah disaring, dikarenakan sangat besar kemungkinan penderita Giardiasis menularkan kuman setelah minum dari area tersebut. Penularan penyakit juga dapat disebabkan oleh aktivitas seksual, terutama melakukannya secara anal ataupun oral, karena peluang parasit berada di area-area anus dan kelamin cukup tinggi sehingga sebaiknya perlu dilakukan tindakan pengamanan seperti memakai kondom. Apabila disimpulkan, beberapa penyebab penyakit Giardiasis antara lain adalah sebagai berikut:

Sponsors Link

  • Makanan dan minuman yang terkontaminasi kuman Giardia,
  • Seseorang yang telah lebih dulu menderita Giardiasis dan kemudian dengan atau tanpa sengaja menularkannya kepada orang lain atau kepada anda,
  • Air yang tidak terjaga kebersihannya,
  • Berhubungan intim dengan cara oral ataupun anal

Beberapa penyebab di atas merupakan faktor-faktor yang dapat menyebabkan penyakit Giardiasis, dan tentunya anda perlu untuk dapat mendeteksi ataupun mengetahui apa saja ciri-ciri, tanda-tanda, atau gejala-gejala yang umumnya ditimbulkan oleh penyakit Giardiasis tersebut.

Gejala Penyakit Giardiasis

Dikarenakan biasanya penyakit ini akan hilang dengan sendirinya, terutama bersamaan dengan keluarnya parasit beserta kotoran, maka terkadang kita tidak terlalu merasakan atau memperhatikan gejala yang terjadi dan hanya menganggapnya suatu aktivitas normal atau kelainan sementara.

ads

Gejala yang kita rasakan pun saat terkena penyakit ini biasanya tidak akan lama, yaitu dimulai pada rentang sekitar 1 sampai 3 minggu dari saat parasit masuk ke dalam tubuh, dan kemungkinan terburuk akan hilang setelah 2 sampai 6 minggu. Beberapa gejala yang ditimbulkan oleh penyakit Giardiasis ini antara lain adalah:

  • Diare dan mual-mual
  • Sering buang angin
  • Kram pada area perut
  • Sering merasakan mulas
  • Dehidrasi dan demam
  • Berat badan turun

Setelah mengetahui apa itu yang dimaksud dengan penyakit Giardiasis, kemudian apa saja yang menjadi penyebab dan juga cara penularannya, serta beberapa gejala yang ditimbulkan dari penyakit tersebut, selanjutnya kita akan beralih kepada cara apa saja yang bisa kita lakukan untuk mengobati penyakit tersebut.

Pengobatan Penyakit Giardiasis

Dikarenakan penyakit Giardiasis ini tergolong ke dalam penyakit ringan yang biasanya akan sembuh dengan sendirinya, tidak ada pengobatan khusus yang perlu dilakukan dan cenderung akan berlalu begitu saja tanpa menimbulkan komplikasi. Akan tetapi, terkadang penyakit ini bisa menjadi sangat berbahaya apabila gejala-gejala yang dirasakan terjadi lebih dari satu minggu, ditambah lagi apabila anda merasakan tanda-tanda dehidrasi, kepala yang pusing berkepanjangan, sering linglung, dan sering merasa haus.

Bila gejala sudah mencapai tahap tersebut, ada baiknya anda segera mengunjungi dokter guna mendapatkan perawatan serta pengobatan Giardiasis yang tepat, dan dapat memusnahkan parasit di dalam tubuh yang juga akan menurunkan risiko menularkannya ke orang lain. Beberapa obat-obatan yang akan diberikan dokter atau ahli medis untuk menyembuhkan penyakit Giardiasis antara lain adalah:

  • Flagyl,
  • Alinia,
  • Tindamax,
  • dsb.

Tentunya untuk lebih memastikan pengobatan yang tepat sebaiknya anda melakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter atau ahli medis yang anda percaya supaya penanganan yang diberikan akan lebih akurat dan tepat sasaran. Sebaiknya anda juga tidak sembarangan membeli obat-obat alternatif di pasaran sebelum melakukan konsultasi, karena ditakutkan justru akan menimbulkan efek samping yang lebih berbahaya dibandingkan penyakit itu sendiri. Anda juga bisa melakukan beberapa kegiatan tambahan berikut ini guna meningkatkan efektifitas obat dan meminimalisir penularan dari penyakit Giardiasis, seperti:

  • Rutin meminum air putih sebanyak delapan kali dalam sehari guna mencegah terjadinya dehidrasi,
  • Tidak sembarangan mengkonsumsi obat, terutama obat-obatan yang dijual bebas dan atau tanpa instruksi dari dokter yang memeriksa,
  • Tidak menghentikan pengobatan yang sedang diberikan,
  • Mengkarantina diri sendiri dan usahakan tidak keluar rumah guna mencegah penularan pada orang lain dan memperluas penyebaran penyakit,
  • Pastikan anda menggunakan pengaman pada saat akan berhubungan intim, terutama apabila akan melakukannya dengan cara anal
Sponsors Link

Kegiatan-kegiatan tersebut akan bermanfaat dalam memastikan kondisi anda lebih cepat pulih sehingga parasit tidak bertahan hidup lebih lama lagi di dalam tubuh. Dengan melakukan kegiatan tersebut, maka parasit akan dapat segera dikeluarkan dari dalam tubuh melalui kotoran yang biasanya anda akan segera merasa lebih baik setelahnya. Akan tetapi, tentunya lebih baik untuk melakukan pencegahan agar dapat terhindar dari penyakit ini sama sekali.

Pencegahan Penyakit Giardiasis

Penyakit Giardiasis ini, meskipun tidak berbahaya, nyatanya akan dapat mengganggu kegiatan sehari-hari terutama apabila tanda-tanda atau gejala yang dirasakan terjadi dalam waktu yang lama, sehingga akan lebih baik apabila anda juga melakukan tindakan-tindakan pencegahan agar aktivitas harian tetap berjalan dengan lancar. Beberapa cara yang dapat anda lakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit Giardiasis ini antara lain adalah sebagai berikut:

  • Rajin menjaga kebersihan rumah, makanan, dan juga minuman,
  • Rajin mencuci tangan sebelum melakukan suatu kegiatan,
  • Pastikan air minum dimasak dengan benar,
  • Menggunakan masker bila perlu pada saat berada di tempat umum.

Anda juga dapat membaca artikel kami mengenai pencegahan penyakit lainnya seperti 7 cara pencegahan Peritonitis, kemudian 6 cara pencegahan Megakolon, lalu 25 cara pencegahan Diare yang efektif dan dapat anda coba,  serta cara pencegahan Gastroenteritis, dan lain sebagainya. Kami juga telah membahas beberapa hal yang terkait dengan penyakit pencernaan mulai dari jenis-jenis penyakit, pencegahan, pengobatan, dan beberapa tips perawatan alternatif yang bisa anda coba lakukan sendiri dengan bahan-bahan alami dan mudah ditemukan.

Dengan melakukan beberapa tindakan pencegahan di atas, diharapkan akan meminimalisir risiko anda terkena infeksi dari kuman atau parasit Giardia yang menjadi penyebab dari penyakit Giardiasis. Dan apabila anda mengalami gejala-gejala seperti yang telah disebutkan di atas, maka sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter untuk diberikan peananganan dan pengobatan lebih lanjut.

Sponsors Link
, , , , , ,