Sponsors Link

Penyakit Gastroschisis: Ciri-ciri, Penyebab, dan Penanganan

Sponsors Link


Gastroschisis adalah cacat lahir di mana usus bayi memanjang di luar tubuh melalui lubang di sebelah pusar. Ukuran lubang bervariasi, dan organ-organ lain termasuk lambung dan hati juga dapat terjadi di luar tubuh bayi. Komplikasi masalah ini bisa disebabkan oleh makanan, prematuritas, atresia usus, dan retardasi pertumbuhan intrauterin.

ads

Penyebabnya biasanya tidak diketahui. Angka ini lebih tinggi pada bayi yang lahir dari ibu yang merokok, minum alkohol, atau lebih muda dari 20 tahun. Ultrasonografi selama kehamilan dapat membuat diagnosis. Kalau tidak, diagnosis terjadi saat lahir.  Ini berbeda dari omphalocele karena tidak ada selaput yang menutupi usus. Untuk menghindarkan anda dari kondisi ini, makan makanan yang sehat, makanan yang mudah dicerna tubuh.

Ciri-ciri Gastroschisis

Tidak ada tanda-tanda selama kehamilan. Sekitar enam puluh persen bayi dengan gastroschisis lahir prematur. Saat lahir, bayi akan memiliki lubang yang relatif kecil di dinding perut, biasanya tepat di sebelah kanan pusar. Beberapa usus biasanya di luar tubuh, melewati lubang ini. Dalam keadaan yang jarang, hati dan perut juga bisa masuk melalui dinding perut. Setelah lahir, organ-organ ini terpapar langsung ke udara. Masalah ini mungkin sama kompleksnya dengan penyembuhan kolera yang mewabah di masyarakat di masa lalu. Selama minggu keempat perkembangan embrio manusia, dinding tubuh lateral lipatan embrio bertemu di garis tengah dan bergabung bersama untuk membentuk dinding tubuh anterior.

Namun, pada gastroschisis dan defek dinding tubuh anterior lainnya, hal ini gagal terjadi karena salah satu atau kedua lipatan dinding lateral tidak bergerak dengan benar untuk bertemu dengan yang lain dan bergabung bersama. Fusi yang tidak lengkap ini menghasilkan cacat yang memungkinkan organ perut menonjol melalui dinding perut, dan usus biasanya herniate melalui otot rectus abdominis, terletak di sebelah kanan umbilicus. Anak di dalam kandungan membutuhkan vitamin untuk membantu penyerapan makanan. Kadar vitamin yang cukup dapat membantu meningkatkan kesehatan anak di dalam kandungan dan terhindar dari kelainan seperti gastrochisis.

Penyebab

Penyebab gastroschisis tidak diketahui. Mungkin ada penyebab genetik dalam beberapa kasus, dan mungkin ada faktor lingkungan yang menyebabkan ibu terpapar selama kehamilan. Beberapa penyebabnya sebagai berikut:

  • Faktor risiko gastroschisis timbul bisa jadi dikarenakan usia ibu yang masih muda, dan penggunaan alkohol atau tembakau selama masih hamil.
  • Ada beberapa kemungkinan secara patofisiologi sebagai penyebab penyakit gastroschisis, yang paling umum ialah kegagalan mesoderm terbentuk di dinding tubuh.
  • Disusul dengan Pecahnya amnion di sekitar cincin pusar dengan herniasi usus, lalu terjadi Involusi abnormal dari vena umbilikalis kanan menyebabkan melemahnya dinding tubuh dan herniasi usus.
  • Lipatan yang tidak normal pada dinding tubuh menyebabkan defek dinding tubuh ventral yang menyebabkan herniata usus.

Kondisi ini bisa juga dipengaruhi atau disebabkan oleh masalah genetik, ketika ada riwayat keluarga yang pernah mengalami hal ini, ini patut untuk diwaspadai karena keturunannya bisa mengalami hal yang sama. Persoalannya sama seperti kanker, ketika tanda-tanda seperti muntah darah dan dibutuhkan pertolongan pertama muntah darah dapat diberikan, maka risiko keberlanjutan dari penyakit tersebut dapat dikendalikan. Perlakuan yang sama juga bisa dilakukan pada gastroschisis, jika tidak lekas diberi langkah penanganan, kondisi bayi bisa lebih memprihatinkan.

Selain penyebab genetika, gastrochisis bisa terjadi karena gaya hidup ibu selama hamil tidak sehat. Dia merokok, minum alkohol, atau bahkan mengonsumsi narkoba. Bisa juga karena kekurangan gizi, di mana ibu tidak mendapatkan asupan maknana sehat yang dibutuhkan menyebabkan pertumbuhan bayi di dalam kandungan juga ikut bermasalah. Dampak domino seperti ini musti diatasi sejak masa kehamilan. Untuk jaga bayi, jauhkan ibu dari keracunan makanan atau kekurangan asupan gizi. Pahami ciri-ciri kurang gizi pada ibu hamil supaya lekas bisa memberikan penanganan terbaik untuknya dan mencegah bayi mengalami penyakit gastroschisis.

Sponsors Link

Pengobatan Gastroschisis

Gastroschisis dapat diatasi hanya dengan operasi. Perawatan yang paling memungkinkan untuk memberikan kondisi normal pada bayi ialah hanya dengan pembedahan. Cara ini biasanya harus dilakukan beberapa saat setelah bayi lahir. karena jika tidak dikhawatirkan akan terjadi infeksi dan bayi akan mengalami cacat besar yang lebih parah. Pada mereka yang cacat besar, operasi akan dilakukan dengan cara organ yang terbuka akan ditutup dengan bahan khusus. Tim operasi akan melakukannya secara perlahan-lahan. Dokter akan memindahkan bahan terkait ke perut hingga menutupi organ tubuh. Kemudian akan dikondisikan menjadi nampak normal dan tidak mengganggu pertumbuhan bayi. Langkah-langkah pencegahannya sebagai berikut:

  • Bayi yang mengalami kondisi ini diharapkan dapat melakukan cek up setelah operasi berhasil berjalan secara lancar.
  • Biasanya cek up harus dilakukan sampai bayi dewasa dan kondisi perutnya yang sebelumnya dioperasi sudah lebih kuat.
  • Di samping itu, cek up diperlukan untuk memastikan tidak ada cacat bawaan tambahan atau efek samping dari operasi. Jika terjadi perut sakit seperti kram, maka anak harus segera dibawa ke rumah sakit untuk medical cek up.

Demikian pemaparan tentang penyakit gastroschisis yang harus anda ketahui. Kondisi ini memerlukan penanganan yang cepat dan tepat dari dokter. Oleh karena itu, pastikan anda berada di rumah sakit yang sudah pernah menangani masalah ini sebelumnya.

Sponsors Link
, , , ,