Sponsors Link

Penderita Maag Sering Lapar? Apa Penyebabnya? Bagaimana Mengatasinya?

Sponsors Link

Maag adalah kondisi peningkatan asam lambung sehingga menyebabkan terjadinya iritasi pada lambung. Jangan tertukar, karena perbedaan antara gastritis dengan maag juga ada perbedaan maag dengan GERD. Gejala maag biasanya berupa:

ads
  • Nyeri ulu hati
  • Mulas
  • Perih
  • Kembung

Gejala lainnya adalah penderita maag dengan sesak nafas.

Selain itu, juga merupakan hal umum bahwa penderita maag akan cepat merasa lapar. Bahkan, biasanya, semakin cepat merasa lapar, semakin kronis maag yang diderita. Lalu, mengapa penderita maag merasa lapar? Beberapa hal di bawah ini mungkin bisa menjelaskan gejala mengapa seringkali penderita maag merasa lapar.

1. Pencernaan Penderita Maag Tidak Sehat:

  • Pencernaan yang tidak sehat, khususnya di bagian lambung, bisa menjadi penyebab seringnya penderita maag merasa lapar. Apabila lambung sudah tidak berfungsi dengan baik, biasanya juga berpengaruh terhadap kesehatan usus. Selanjutnya, apabila sudah mengganggu fungsi usus, penderita maag akan merasa cepat lapar karena usus tidak menyerap seluruh nutrisi yang terkandung dalam makanan secara sempurna sehingga tubuh akan merasa selalu kekurangan asupan makanan.

2. Irritable Bowel Syndrome

  • Irritable Bowel Syndrome atau yang biasa disingkat IBS merupakan suatu kondisi kesehatan sistem pencernaan (secara spesifik adalah lambung) yang bersifat jangka panjang. Dalam kondisi ini, sistem pencernaan biasanya bereaksi lebih cepat setelah para penderita maag selesai makan dan proses penghancuran makanan dalam tubuh biasanya tidak sempurna. Dengan demikian, lambung akan cepat kosong dan kemudian kekosongan ini akan diterima otak sebagai tanda rasa lapar. Akhirnya, penderita maag merasa lapar.

Selain itu, perlu diketahui juga sudah sarapan maag tetap kambuh.

Cara Mengatasi Penyakit Maag

Untuk mengurangi frekuensi penderita maag merasa lapar, ada beberapa cara untuk mengatasi penyakit maag:

1. Mengatur pola makan 

Usahakan makan tepat waktu dengan porsi makan yang tidak berlebihan. Tujuannya adalah untuk menghindari kerja berlebihan pada sistem pencernaan.

2. Hindari makan yang memicu penyakit maag, seperti:

  • Makanan yang dapat meningkatkan asam lambung, contoh: kafein, makanan asam, pedas, serta yang mengandung merica dan rempah-rempah yang kuat.
  • Makanan yang mengandung gas, seperti kol, durian, nangka, dan singkong.
  • Makanan bertekstur keras, seperti daging kambing. Tekstur daging kambing yang keras dikhawatirkan dapat mengganggu kerja lambung.

3. Mulai terapkan gaya hidup sehat, seperti:

  • Berhenti merokok! Kebiasaan merokok dapat membuat air liur mengering yang kemudian berdampak pada kerja lambung.
  • Rutin minum jus alpukat karena memiliki khasiat untuk kesehatan lambung.
  • Mulailah rutin berolahraga. Olahraga sederhana yang dapat dilakukan oleh penderita maag adalah lari atau jogging. Jangan melakukan olahraga yang melibatkan aktivitas berat, ya!

4. Minum obat maag

Salah satu obat yang tersedia di apotek tanpa harus menggunakan resep dokter adalah obat maag yang mengandung antasida. Fungsi utama dari antasida adalah untuk menetralkan asam lambung. Beberapa efek samping obat ini, misalnya gangguan ginjal, konstipasi atau diare, kekurangan cairan tubuh (dehidrasi), dan pusing. Akan tetapi, efek sampingnya tergantung dari kandungan utama obat antasida yang dikonsumsi.

Demikianlah yang dapat disampaikan, semoga artikel ini bermanfaat.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Maag