Sponsors Link

51 Pantangan Makanan Penderita Tipes Wajib Anda Ketahui

Sponsors Link

Tahukah Anda bahwa penyakit tipes sebaiknya jangan diabaikan begitu saja. Seringkali, orang menganggap bahwa sakit tipes merupakan sakit yang biasa, sama hal nya seperti diare atau asam lambung. Penyakit tipes akan cukup membahayakan jika tidak mendapat penanganan yang lebih cepat. Penyakit tipes yang kronis bahkan bisa merenggut nyawa seseorang penderitanya. Penyakit tipes dapat menimpa seseorang, umumnya disebabkan oleh pola makan dari orang tersebut yang ternyata kurang higienis. Pola makan yang salah, serta pola hidup yang kurang baik juga dapat memicu penyakit tipes ini terjadi. Saat terserang tipes, awalnya seseorang akan mengalami gejala demam terlebih dulu hingga beberapa hari, hingga mendapat masalah gangguan pencernaan lainya.

ads

Jika penyebab sakit tipes ini utamanya adalah makanan yang kurang bersih dan terkontaminasi oleh virus dan bakteri, maka sebaiknya kita perlu waspada dengan jenis-jenis keracunan makanan beberapa jenis makanan yang memang memicu terjadinya sakit tipes ini. Jumlah makanan yang sebenarnya kurang sehat, ternyata lebih banyak dibandingkan makanan sehat yang seharusnya dikonsumsi. Penderita tipes, sebaiknya menghindari makanan yang berbahaya tersebut, karena akan membuat sakit tipesnya lebih parah.

Proses Penyakit Tipes Pada Tubuh

Tipes atau demam tipoid merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri salmonella typhi yang masuk melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi dan  masuk melalui mulut. Bakteri salmonella typhi tidak menyebar melalui udara, namun jenis bakteri ini hidup dalam ciri-ciri diare sembuh sanitasi yang buruk. Bakteri ini banyak hidup di lingkungan kumuh, makanan serta minuman yang kurang terjaga kebersihanya.

Setelah masuk ke mulut manusia, melalui makanan dan minuman, bakteri ini akan mulai bereaksi di dalam tubuh. Prosesnya cukup cepat yaitu 24 hingga 72 jam. Setelah masuk, tubuh mulai merasakan gejalanya yang telah mencapai organ empedu, hati, limpa, sumsum tulang serta ginjal. Setelah 7 hari biasanya munculah gejala penyakit tipes ini. Gejala tipes akan muncul pada penderita tipes setelah 3 sampai 60 hari. Saat itu, bakteri salmonella tersebut akan menyebar serta berkembang biak di beberapa organ tubuh. Bakteri ini bisa merangsang sel darah putih untuk mengeluarkan interleukin sehingga seseorang menjadi demam. Bakteri tersebut juga kembali menyebar ke organ tubuh lainya.

Makanan Terjadinya Penyebab Tipes

Kita tentunya suka jajan makanan dan minuman yang tempat jualanya lebih mudah dijangkau, serta harganya tidak terlalu mahal, namun enak. Karena beberapa pertimbangan tersebut, terkadang kita lupa untuk mempertimbangkan hal penting lainya, yaitu kebersihan dari makanan tersebut. Makanan dan minuman yang kurang bersih, ketika dikonsumsi akan berisiko mengganggu kesehatan kita. Umumnya, masyarakat kita lebih suka jajan makanan dan minuman yang dijual di gerobak pingggir jalan, dibandingkan dengan makanan yang cara mengatasi perut begah sudah terbukti kebersihanya, seperti di café atau restoran. Jajanan gerobak tersebut umumnya kurang memperhatikan kebersihan, sehingga memicu bakteri jenis salmonella typhi ini masuk ke dalam tubuh manusia dan menyebabkan sakit tipes.

Sakit tipes atau demam tifoid banyak ditemukan kasus kesehatanya di Negara yang beriklim tropis, seperti Asia, Afrika dan Amerika Latin. Adapun Negara lainya seperti Eropa, Kanada dan Jepang, jarang ditemukan adanya penyakit tipes ini. Dari hasil data profil kesehatan Indonesia 2011, ternyata diketahui bawa tipes merupakan peringkat ketiga dalam daftar pantangan makanan penderita tipes terbanyak yang dirawat di area rumah sakit. Sebelumnya, diare dan demam berdarah menjadi peringkat utama. Berikut ini akan dijelaskan mengenai 7 jenis makanan dan minuman yang menjadi pantangan bagi seseorang yang mengalami tipes, untuk mengkonsumsinya:

  • Makanan yang Pedas

Pantangan makanan untuk pasien tipes yang pertama adalah makanan pedas. Makanan pedas memang seringkali mengundang selera, dan rasa penasaran ingin mencobanya. Tapi tahukah Anda, bahwa para ahli kesehatan mengatakan, jenis makanan pedas seperti ini ternyata berbahaya untuk kita, khususnya yang sedang terkena tipes. Saat mengalami tipes dan memakan makanan yang pedas, organ usus kita akan mengalami rasa panas yang luar biasa, hingga permukaanya terluka. Luka tersebut akibat kelebihan serat juga diakibatkan bakteri salmonella typhi yang masuk ke usus lewat makanan pedas tersebut. Parahnya lagi, usus kita bisa mengalami pendarahan juga.

Sponsors Link

  • Makanan Asam

Selain makanan pedas, makanan yang terlalu asam juga tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi seseorang yang sedang tipes. Maka dari itu, sebaiknya hindari beberapa makanan atau buah atau minuman yang asam seperti sari jeruk lemon, belimbing, asam jawa dan lain sebagainya.

  • Kacang-kacangan

Seseorang yang mengalami sakit tipes, untuk sementara waktu tidak disarankan untuk mengkonsumsi makanan dari jenis kacang-kacangan, seperti kacang merah, hijau, kacang tanah maupun kacang kedelai. Terlebih jika penyajianya digoreng dengan minyak yang mengandung lemak.

  • Makanan Berlemak

Seseorang yang mengalami sakit tipes, juga harus menghindari makanan berlemak dan bersantan. Jenis makanan seperti itu akan cukup lama diproses dalam system pencernaan. Hal tersebut bisa terjadi karena adanya ikatan kimiawi pada lemak, yang seolah memaksa organ cara menjaga kesehatan lambung usus untuk terus bekerja. Maka dari itu, ketika banyak pantangan makanan penderita tipes bila anda mengkonsumsi makanan berlemak, itu berarti pencernaan sedang bermasalah.

  • Makanan serba instan (dalam kemasan)
ads

Jika kita pergi ke mall atau pusat perbelanjaan lain yang memiliki food court area, maka jangan heran jika di dalamnya banyak sekali makanan makanan untuk penderita radang usus instan atau cepat saji yang sangat menggugah selera. Makanan yang dijual disana biasanya seperti mie instan, bumbu instan, makanan kaleng dan lain sebagainya. Saat tipes, sebaiknya makanan seperti ini benar-benar dihindari.

  • Minuman Berkafein, Soda dan Alkohol

Ketiga jenis minuman ini (kafein, alcohol dan soda) sejatinya adalah minuman-minuman favorit rata-rata orang di seluruh dunia. Minuman jenis ini juga mudah ditemui di are public bahkan hingga ke skala rumahan. Namun, ketika seseorang mengkonsumsinya secara berlebihan dan makanan penyebab diare ternyata sedang mengalami tipes, sebaiknya berfikir kembali untuk kesehatan diri sendiri.

  • Makanan Berserat Tinggi

Seseorang yang mengalami sakit tipes, sebenarnya tidak perlu khawatir akan makanan yang ia konsumsi selama sakit. Namun, ketahuilah bahwa  makanan tersebut adalah makanan berserat tinggi. Makanan yang berserat tinggi, seperti sayuran hijau.

Berikut ini jenis makanan yang sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi oleh seseorang yang terkena penyakit tipes :

  • Daging serat kasar
  • Daging sapi
  • Daging ayam
  • Ikan asin
  • Beras ketan
  • Beras merah
  • Roti gandum
  • Jagung
  • Ubi
  • Singkong
  • Talas
  • Dodol
  • Kue manis
  • Kacang merah
  • Kacang tanah
  • Kacang hijau
  • Kacang kedelai
  • Lemak hewani
  • Daun katuk
  • Daun singkong
  • Daun papaya
  • Daun melinjio
  • Buah melinjo
  • Sayur oyong
  • Seledri
  • Bawang daun
  • Selada bokor
  • Brokoli
  • Kol
  • Apel
  • Jambu biji
  • Jeruk kulit ari
    Sponsors Link

  • Nangka
  • Durian
  • Sawo
  • Lemak minyak untuk menggoreng
  • Lemak
  • Kelapa
  • Santan
  • Minuman kopi
  • Teh
  • Soda
  • Alkohol
  • Rempah-rempah
  • Cabe
  • Merica
  • Sushi
  • Salad
  • Ramen pedas berlevel
  • Seblak Pedas berlevel
  • Macaroni pedas berlevel

Makanan -makanan yang terdapat dalam daftar di atas adalah pantangan makanan untuk penderita tipes. Sebaiknya makanan tersebut dihindari untuk dikonsumsi ketika seseorang mengalami penyakit tipes. Ada alternatif makanan lain yang lebih sehat dan dianjurkan untuk dikonsumsi ketika tipes. Dengan mengetahui pantangan makanan penderita tipes diatas, semoga Anda tidak lagi bingung saat memilih makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi dan berbahaya untuk kesehatan kita.

Sponsors Link
, ,
Oleh :