Sponsors Link

Maag Sering Kambuh Saat Hamil: Gejala, Penyebab dan Pengobatan

Sponsors Link

Suatu pencapaian terbaik dari suatu hubungan berumah tangga adalah memiliki anak. Maka dari itu kehamilan adalah suatu anugerah terindah yang bisa dirasakan dalam kehidupan berumah tangga. Wanita yang sedang hamil pada bulan-bulan pertamanya memiliki gejala kehamilannya masing-masing. Biasanya pada saat bulan-bulan pertama, wanita yang sedang hamil tidak ingin makan sesuatu dan mengalami mual bahkan muntah. Mual dan muntah disebabkan oleh suatu hormon dalam tubuh wanita yang sedang hamil dan tidak dapat diindari. Hal ini menyebabkan besarnya peluang untuk wanita tersebut terkena maag.

ads

Maag adalah penyakit dimana adanya reaksi lambung saat anda tidak mengkonsumsi makanan apapun atau terlambat makan dari jadwal yang semestinya. Maag tidak tergolong pada penyakit berbahaya jika dapat dikelola dengan baik. Maag dapat menjadi penyakit yang membahayakan apabila terjadi terlalu sering secara berturut-turut. Maka dari itu yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya maag adalah dengan pola makan yang teratur. Lalu jika maag tersebut kambuh pada saat sedang mengalami kehamilan, apakah tidak bahaya? Akankah ada dampaknya pada jabang bayi sedang dikandung? Mari kita kenali gejala, penyebab dan pengobatan maag yang sering kambuh saat hamil.

Kenali maag sering kambuh saat hamil: gejala, penyebab dan pengobatan

Seperti yang sudah sedikit disinggung diatas, apakah berbahaya jika mengalami maag pada saat proses kehamilan? Sebelum kita membahas mengenai hal ini, mari kita kenali terlebih dahulu gejala, penyebab dan pengobatan maag untuk wanita yang sedang hamil. (Baca juga: Khasiat Wortel Untuk Asam Lambung)

Gejala

  1. Merasakan mual

Gejala yang sering dialami pada saat terjadi maag adalah mual. Isi perut seakan ingin dimuntahkan akan tetapi tidak bisa. Mual ini akan terjadi saat maag sedang kambuh.

  1. Hilangnya nafsu makan

Maag dapat membuat seseorang kehilangan nafsu makannya. Bukannya malah mencoba untuk makan agar maag dapat teratasi, orang yang sedang mengalami maag justru malah kehilangan nafsu makannya. Ini dapat menyebabkan lebih besarnya peluang untuk terjadi maag lagi besoknya. (Baca juga: Cara Mengobati Ambeien Dengan Daun Bandotan)

  1. Nyeri diatas perut

Saat maag anda akan mengalami nyeri diatas perut. Tepatnya di bagian ulu hati. Rasa nyeri tersebut bahkan bisa seakan-akan naik hingga tenggorokan. Nyeri yang dialami adalah seperti perih.

  1. Cepat merasa kenyang

Saat sudah makan, biasanya yang memiliki maag akan cepat sekali terasa kenyang sehingga dia akan menghentikan makannya. Padahal jika dia hanya makan sedikit, kecenderungan untuk maag akan timbul lagi semakin besar.

  1. Bersendawa

Sebenarnya tidak apa-apa jika setelah makan anda bersendawa. Tetapi yang dimaksudkan disini adalah terjadinya peningkatan intensitas sendawa saat maag. Penderita maag biasanya sering bersendawa.

Penyebab

Penyebab dari timbulnya maag saat kehamilan adalah tidak inginnya wanita yang sedang hamil untuk makan sesuatu. Biasanya hal ini sering terjadi di awal-awal kehamilan. Wanita yang sedang hamil cenderung ingin makan makanan yang asam. Padahal itu dapat memicu kontraksi pada lambung karena rasa asam yang terlalu kuat. Penyakit maag pada saat kehamilan dapat berpengaruh pada jabang bayi jika hal ini terjadi terus menerus dan tidak diatasi dengan baik. (Baca juga : Obat Tradisional TBC Usus)

Sponsors Link

Pengobatan

Atasi maag pada saat kehamilan dengan beberapa cara berikut ini :

  1. Usahakan makan sedikit

Walaupun wanita yang sedang hamil tidak ingin makan, akan tetapi tetaplah harus ada makanan yang masuk ke tubuhnya. Sedikit-sedikit saja makan tetapi sering dan jangka waktunya berdekatan. Ini dapat membantu wanita yang sedang hamil untuk tidak mengalami maag lagi.

  1. Menyediakan cemilan

Cemilan dapat membantu wanita yang sedang hamil untuk dapat mengatasi maag nya. Biasanya wanita yang sedang hamil hanya tidak bernafsu makan untuk makanan yang berat-berat saja, tetapi untuk makanan sejenis cemilan, wanita yang sedang hamil mampu untuk memakannya. Walaupun begitu, tetap harus perhatikan cemilan yang anda makan. Pilihlah cemilan yang sehat dan tidak mengandung penyedap rasa karena itu dapat berpengaruh pada si jabang bayi. (Baca juga : Posisi Tidur Pasca Operasi Usus Buntu)

Sponsors Link

  1. Jangan makan obat maag

Obat maag dapat mempengaruhi kesehatan jabang bayi. Usahakan untuk mengkonsumsi makanan sedikit demi sedikit dan tidak mengkonsumsi obat maag. Ini dapat membuat anda ketergantungan terhadap obat dan tidak memenuhi nutrisi untuk bayi anda. Carilah alternatif obat untuk mengatasi maag dari tumbuhan obat atau makanan yang sehat.

  1. Diskusikan dengan dokter

Untuk penanganan selanjutnya, anda harus tetap mendiskusikannya pada dokter. Setiap gejala yang ada beritahukan pada dokter anda agar cepat dicarikan solusinya. Terbukalah akan apa yang sedang anda alami pada saat kehamilan. (Baca juga : Tumor Perut Membesar)

Berikut penjelasan mengenai gejala, penyebab, dan pengobatan untuk maag yang kambuh saat proses kehamilan. Kesimpulannya adalah penyakit maag yang kambuh saat proses kehamilan bukanlah hal yang berbahaya asalkan dapat ditangani dengan baik. Mengkonsumsi buah-buahan dapat membantu anda untuk mengatasi maag yang anda alami saat proses kehamilan. Jangan sekali-kali membiarkan perut anda kosong. Usahakan makan makanan yang kaya akan serat untuk memberikan rasa kenyang yang lebih lama dan membantu menambah energi pada saat proses kehamilan. Sesering mungkin ceritakan apa yang anda alami kepada dokter pribadi anda. Dokter pribadi anda akan membantu memberikan solusi yang tepat.

Sponsors Link
, , , , , ,
Oleh :
Kategori : Maag