Sponsors Link

Maag dan Sering Kencing: Penyebab, Bahaya dan Pengobatan

Sponsors Link

Sakit maag merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering terdengar dilingkungan masyarakat, sakit ini menyerang pada bagian organ pencernaan lambung. Banyak faktor penyebab munculnya penyakit satu ini, lazimnya sakit maag timbul akibat seseorang terbiasa melakukan pola hidup tidak sehat khususnya dalam hal mengkonsumsi minuman maupun makanan tertentu.

ads

Infeksi saluran kemih (ISK) dapat menyebabkan gangguan kesehatan berupa sering buang air kecil (BAK), nyeri, rasa ada sisa setelah kencing, serta adanya perubahan warna pada air kencing menjadi keruh atau kemeraha. Selain itu ISK bisa juga dibarengi dengan penyakit batu saluran kencing.

Infeksi saluran kemih hanya dapat terdeteksi melalui pemeriksaan urin, jika pemeriksaan lab darah dan urin menunjukkan hasil yang normal, kemungkinan diperlukan bantuan pemeriksaan penunjang lanin misalnya radiologi maupun kolonoskopi. Pemilihan pemeriksaan penunjang bisa dikonsultasikan dengan dokter kepercayaan Anda.

Penyebab Maag dan Sering Kencing

Sakit maag atau istilah kedokteran disebut gastritis ini merupakan adanya peradangan yang terjadi pada bagian lambung karena penyebab asam lambung naik secara berlebih. Gejala maag kambuh umumnya menimbulkan rasa nyeri ulu hari, mual, kembung serta muntah. Apabila keluhan Anda berubah menjadi rasa nyeri dada, mulut terasa pahit atau asam, dada terasa sesak kemungkinan hal itu bukanlah maag namun merupakan penyakit Refluks Gastroesfageal yang disebabkan karena naiknya cairan asam lambung menuju ke kerongkongan, hal tersebut bisa terjadi karena klep diantara lambung serta kerongkongan tidak dapat berfungsi secara baik.

Sedangkan ISK pada umumnya menyebabkan sering kencing, ISK sendiri lazimnya disebabkan karena bakteri serta terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Gejala yang biasa terjadi pada ISK, seperti adanya nyeri pada pinggang dan juga perut, dan infeksi pada area ginjal sehingga bisa menyebabkan demam dan juga menggigil, bahkan sampai muntah.
  • ISK bawah, gejalnya adalah adanya sakit perut bagian bawah (diatas tulang kemaluam), waktu kencing terasa sakit khususnya pada waktu akhir BAK, ayang-ayangan alias kencing tidak tuntas, perasaan ingin selalu kencing, demam pada tahap lanjut, serta adanya radang pada kandung kemih atau saluran kemiih.

Bahaya Maag dan Sering Kencing

Adanya risiko gejala kanker lambung sangat menghantui bila sakit maag tidak diatasi dengan baik. Maka itu perlu penanganan serta pengobatan bila mengidap penyakit gastritis ini. Sedangkan ISK, jika tidak diobati dapat mengakibatkan komplikasi dibagian ginjal.

 Pengobatan Maag dan Sering Kencing

Untuk pengobatan maag dan sering kencing dapat diberikan obat sebagai berikut antranya :

  • Antasida, untuk menetralkan lambung yang berlebih supaya tidak terjadi iritasi pada dinding saluran pencernaan.
  • PPI, untuk mengurangi kadara asam lambung.
  • H2 bloker, untuk mengurangi kadar asam lambung yang diproduksi secara berlebih.
  • Sukralfat, untuk mengobati tukak pada usus halus dengan membentuk lapisan pelindung agar tidak trjadi infeksi lanjutan.
Sponsors Link

Selain mengkonsumsi obat, perlu kiranya melakukan pola hidup sehat dengan cara seperti istirahat cukup mimiliki cukup tidur, hindari mengkonsumsi segala minuman yang mengandung kafien juga alkohol, hindari merokok, hindari keracunan makanan, hindari mengonsumsi makanan pedas, asam, serta makanan berlemak tinggi dan makan penyebab perut kembung, kurangi keadaan stress, serta kurangi mengkonsumsi minuman bersoda. Tidak ada salahnya mengetahui manfaat madu bagi pencernaan dan khasiat pisang untuk asam lambung.

Untuk pengobatan Infeksi saluran kemih harus diatasi menggunakan antibiotik sesuai dengan bakteri penyebabnya, maka itu diperlukan pendampingan serta nasehat dokter. Berikut merupakan beberapa jenis antibiotik yang umumnya dianjurkan dokter, diantaranya :

Selain mengobati, sebaiknya mengetahui bebrapa langkah pencegahan kambunya ISK diantaranya :

  • Setelah melakukan buang air besa ataupun BAK, bersihkan menggunakan tisu atau air dari arah depan lalu ke belakang.
  • Minum banyak air, sebab cara ini akan membuang sering kencing, alhasil bakteri dan sulit berkembang.
  • Jangan menunda ketika ingin buang air kecil, serta bersihkan organ kemaluan setelah melakuka hubungan suami istri.
  • Tidak disarankan untuk menggunakan alat kontrasepsi diafragma maupun kondom berlapis spermisida.
  • Gunakan pakaian dalam yang berbahan katun serta hindari pengguan pakian dalam berbahan nilon atau pakian ketat.

Sponsors Link
, , , , , ,