Sponsors Link

Kenapa Diare Setelah Operasi Usus Buntu? Bagaimana Pengobatannya?

Sponsors Link

Untuk mengatasi radang usus, hal yang harus dilakukan adalah dengan melakukan operasi usus buntu. Operasi ini adalah operasi organ pencernaan makanan dengan melakukan pemotongan usus buntu yang mengalami peradangan. Apendiktomi dilakukan dengan metode laparoskopi yaitu menggunakan kamera kecil yang diletakkan dalam lubang kecil atau dengan metode laparotomi atau bedah terbuka. Operasi usus buntu ini memang beresiko dan menunjukkan beberapa efek samping, diantaranya :

ads
  • Infeksi akibat luka operasi
  • Pendarahan setelah operasi
  • Nyeri yang dirasakan setelah operasi

Namun hal ini dapat dicegah asalkan operasi yang berjalan sesuai dengan prosedur yang benar dan dilakukan dari dokter yang berkompeten. Pada pasien anak yang telah melakukan post operasi usus buntu, maka dapat terjadi komplikasi post operasi, diantaranya :

  • Nyeri pasca operasi
  • Pendarahan pasca operasi
  • Infeksi
  • Kekakuan otot perut
  • Diare

Penyebab Diare

Diare mulai muncul pada beberapa hari awal pasca operasi karena alur pencernaan pasca operasi usus buntu yang belum seperti kondisi semula. Akan tetapi sebenarnya, operasi apendiktomi sama sekali tidak menyebabkan pasien mengalami diare berkepanjangan. Penyebab diare berkepanjangan antara lain :

  • Saluran cerna yang terinfeksi
  • Intolerasi pada makanan
  • Malabsorbsi
  • Keracunana makanan
  • Gangguan cemas yang berlebih

Jika perlu, Anda dapat memeriksakan diri ke dokter Anda untuk pemeriksaan laboratorium, rontgen, kultur feses atau USG agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Penyebab Diare Pasca Operasi Usus Buntu

Diare atau BAB ynag encer dan lunak beberapa hari setelah operasi adalah hal yang baisa terjadi. Berikut adalah beberapa penyebab diare setelah operasi usus buntu, diantaranya :

  • Kondisi usus

Setelah operasi, kondisi usus tidak akan langsung kembali ke keadaan normal. Usus akan berada pada masa pemulihan. Selain itu, usus masih dalam keadaan meradang dimana pemotongan usus buntu dilakukan. Hal inilah yang menyebabkan penyerapan dan pergerakan ussu belum berfungsi secara normal.

  • Mengonsumsi makanan kurang sehat

Selain masalah operasi usus buntu, mengonsumsi makanan yang tepat juga bentuk salah satu pengembalian organ pencernaan yang belum berfungsi secara normal. Selama di rumah sakit mungkin kita telah diberikan jadwal asupan makanan. Bahkan makanan tersebut adalah makanan lunak yang sangat baik untuk pasien setelah melakukan operasi.

Namun, ketika sampai di rumah, kita akan tergoda untuk memakan segala macam makanan yang dilarang selama kita berada di rumah sakit. Hal inilah yang akan membuat organ pencernaan kita bereaksi. Organ pencernaan yang belum benar-benar pulih harus diberi asupan makanan-makanan kurang sehat. Untuk itu, usahakan untuk tetap menjaga jenis makanan Anda terutama saat di rumah.

  • Efek obat-obatan
Sponsors Link

Penyebab selanjutnya dari diare setelah kita melakukan operasi usus buntu adalah efek obat-obatan yang kita konsumsi. Setalah kita melakukan operasi tentu saja kita akan mendapatkan asupan obat-obatan dengan berbagai macam jenis, sedangkan organ pencernaan kita baru saja mengalami pembedahan. Untuk sebagian orang yang memiliki daya tahan tubuh kuat, tidak akan terlalu berdampak serius, namun untuk orang lain yang mungkin saja memiliki daya tahan tubuh lemah bisa menimbulkan diare.

Untuk mencegah diare, Anda dapat menghindari hal-hal berikut ini, diantaranya :

  • Jangan mengonsumsi makanan asam, pedas atau makanan yang dapat membuat iritasi usus Anda
  • Usahakan untuk membuat makanan lunak sama saat di rumah sakit
  • Jaga kebersihan tangan dan peralatan makan Anda
  • Hindari produk makanan yang mengandung susu
  • Hindari merokok

Pada umumnya kondisi diare setelah operasi akan berlangsung selama 2-3 hari ke depan atau akan membaik dengan sendirinya. Namun, jika dirasa sangat menganggu dan lebih dari seminggu, maka pergi ke dokter adalah pilihan yang terbaik. Dengan bengitu dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab diare Anda.

Cara Menyembuhkan Diare Setelah Operasi Usus Buntu

Berikut adalah tahapan yang dapat Anda lakukan untuk menyembuhkan diare Anda, diantaranya :

Sponsors Link

  • Kompreslah perut Anda dengan air hangat untuk meringankan rasa nyeri
  • Jangan mengangkat barang berat seperti olahraga yang berat
  • Minum loperamid atau gunakan cara mengobati diare dengan daun jambu biji untuk mengurangi frekuensi diare Anda
  • Minum banyak air putih antara 6-8 gelas atau oralit untuk mengganti cairan yang hilang selama diare
  • Jangan mengonsumsi makanan yang tidka dimasak secara higienis
  • Hindari cemas dan stres berlebihan
  • Tingkatan konsumsi makanan yang lebih padat dan berserat tinggi secara perlahan misalnya banyak sayuran pelancar bab dan gandum.
  • Hindari makanan pedas, asam, berkafein, beralkohol dan berminyak agar tidak menyebabkan bab lembek terus-menerus yang semakin parah
  • Istirahan cukup
  • Jangan memakai celana yang terlalu ketat
  • Jaga kebersihan sekitar daerah operasi misalnya ganti perban setiap hari
  • Konsumsi obat dokter secara teratur

Apabila memang frekuensi diare meningkat ditambah dengan bekas luka operasi menimbulkan rembesan, darah, bengkak, nyeri yang bertambah parah disertai dengan demam, muntah parah, maka segera konsultasikan hal ini kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang serius. Apabila Anda masih merasa terganggu selama intake cairna seimbang disertai pemberian infus dari dokter, hal ini menandakan bahwa penangangan diare sudah dijalankan.

Sampaikan hal ini kepada dokter yang merawat sehingga dokter dapat membantu menyembuhkan diare dan akan memulihkan kondisi Anda. Dokter akan memeriksa dan mengevaluasi suhu tubuh, bentuk dann sifat diare yang terjadi pada Anda. Pengobatan atau penanganan akan dievalusi sesuai dengan kondisi Anda yang diharapkan dapat segera menyembuhkan diare yang Anda alami setelah operasi usus buntu. Hal yang perlu Anda lakukan adalah :

  • Melatih intake makanan sesuai saran dokter
  • Melatih intake air
  • Memberi ketenangan pada diri Anda sendiri

Demikian artikel lengkap yang membahas diare setelah operasi usus buntu. Tambahkan informasi lengkap Anda mengenai penyebab usus besar luka, penyebab kanker usus buntu dan informasi lainnya. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , , ,