Sponsors Link

Kanker Usus Besar Stadium 1: Ciri-Ciri, Bahaya, Pengobatannya

Sponsors Link

Kanker usus besar stadium 1 atau awal biasanya tidak menunjukkan ciri-ciri atau gejala yang jelas sehingga banyak penderita yang gagal untuk mendapatkan diagnosis sejak dini. Akibatnya, kanker dapat terlanjur menyebar dan telat diobati. Kenali gejala kanker usus besar agar pengobatan yang dilakukan bisa lebih baik dan efektif. Berikut akan dijelaskan tentang ciri-ciri, bahaya, dan pengobatan kanker usus besar stadium 1.

ads

Ciri-Ciri Kanker Usus Besar Stadium 1

Kanker usus besar yang mungkin terjadi memiliki ciri-ciri kondisi ini sehingga bisa dilakukan penanganan secara tepat dan cepat. Penjelasannya sebagai berikut.

  1. Feses mengalami perubahan tekstur dan kepadatan selama lebih dari empat minggu.
  2. Sering merasa ingin buang air besar, tetapi tidak merasa lega setelah buang air besar.
  3. Anus mengeluarkan darah sebagai penyebab BAB berdarah.
  4. Feses atau tinja berdarah, tetapi kadang berwarna gelap atau kehitaman
  5. Perut terasa kram, kembung, atau nyeri secara terus menerus.
  6. Tubuh mudah merasa lelah dan tidak bersemangat.
  7. Berat badan menurun drastis tanpa sebab yang jelas.

Gejala kanker usus besar yang sudah menyebar disebut metastasis bergantung pada lokasi dan ukuran kanker menyebar di dalam tubuh. Pasien yang menderita kanker usus besar metastatis tidak selalu menyadari gejala seperti gejala radang usus besar sebelum diagnosis. Adapun gejala metastasis sebagai berikut.

  1. Jika tulang yang terpengaruh maka gejala yang dirasakan adalah nyeri seperti patah tulang, sembelit, atau penurunan kewaspadaan akibat kadar kalsium yang tinggi.
  2. Jika paru-paru yang terpengaruh maka gejala yang dirasakan adalah sesak atau sulit bernapas, batuk, nyeri dada, atau merasa lelah yang terlalu ekstrim.
  3. Jika hati yang terpengaruh maka gejala yang dirasakan adalah mual, lelah yang berlebihan, perut menebal, telapak kaki dan tangan membengkak akibat penumpukan cairan, serta kulit gatal atau menguning.
  4. Jika otak atau saraf tulang belakang yang terpengaruh maka gejala yang dirasakan adalah nyeri, linglung, kehilangan memori, sakit kepala, penglihatan menjadi ganda atau kabur, sulit bicara dan sulit bergerak.

Bahaya Kanker Usus Besar

Kanker usus besar bisa terus berkembang jika tidak ditangani secara tepat sehingga harus memahami stadium atau tahapan perkembangan kanker agar bisa ditentukan cara pengobatannya. Stadium juga bisa melihat status kondisi kanker dan lokasi penyebaran sel kanker ke organ lain. Stadium kanker usus besar sebagai berikut.

  • Stadium 0

Pada stadium ini, sel-sel yang tidak normal atau tumor usus terdapat di lapisan terdalam dari usus besar. Sel-sel tidak normal dapat berkembang menjadi kanker dan menyebar ke jaringan normal terdekat. Stadium ini disebut karsinoma in situ.

  • Stadium I

Pada stadium ini, sel kanker telah terbentuk dan menyebar dari lapisan jaringan terdalam di dinding usus besar menuju ke jaringan atau organ terdekat. Penyebaran sel kanker belum menuju ke kelenjar getah bening karena kanker masih bagian dari polip kolon. Jika polip diangkat (operasi) sepenuhnya tanpa sel-sel kanker di tepiannya (margin) berarti pengobatan yang lain tidak diperlukan. Jika kanker berupa polip tingkat tinggi atau ada sel-sel kanker di tepian polip berarti operasi lebih lanjut bisa dianjurkan.

  • Stadium II

Kanker usus besar dalam stadium II terdiri dari 3 fase, yaitu stadium A, B, dan C. Stadium II A adalah kondisi kanker telah menyebar menembus lapisan otot ke serosa (lapisan terluar) dinding usus besar. Stadium II B adalah kondisi kanker telah menyebar dan menembus serosa (lapisan terluar) dinding usus besar, tetapi belum menyebar ke organ terdekat. Stadium II C adalah kanker telah menyebar dan menembus serosa (lapisan terluar) dinding usus besar dan organ terdekat.

Sponsors Link

  • Stadium III

Kanker usus besar dalam stadium IIU terdiri dari 3 fase, yaitu stadium A, B, dan C. Stadium IIIA adalah kondisi kanker telah menyebar dari lapisan jaringan terdalam di dinding usus besar ke lapisan tengah dan menjalar ke sebanyak 3 kelenjar getah bening. Stadium IIIB adalah kondisi kanker telah menyebar ke sebanyak 3 kelenjar getah bening terdekat dan telah menjalar keluar lapisan jaringan tengah di dinding usus besar, jaringan terdekat di sekitar usus besar atau rektum, atau keluar dinding usus besar ke dalam organ terdekat dan/atau menembus peritoneum. Stadium IIIC adalah kondisi kanker telah menyebar ke 4 atau lebih kelenjar getah bening dan telah menjalar atau menembus lapisan jaringan tengah di dinding usus besar atau ke jaringan terdekat di sekitar usus besar atau rektum.

  • Stadium IV

Ini adalah tahap kanker yang paling parah dengan ciri-ciri penyumbatan usus karena kanker umumnya telah menyebar ke kelenjar getah bening terdekat dan menjalar ke bagian tubuh lainnya seperti hati atau paru-paru.

Pengobatan Kanker Usus Besar Stadium 1

Konsultasi ke dokter jika mengalami gejala kanker usus besar yang sudah dijelaskan. Dokter akan menjadwalkan kolonoskopi untuk menemukan penyebab masalah pasien setelah pasien memberitahukan keluhan yang dirasakan. Kanker usus besar biasanya dialami oleh lansia (di atas 50 tahun), tetapi anak-anak atau orang muda juga bisa mengalaminya. Jika dokter mendiagnosis pasien terkena kanker biasanya akan menyarankan berbagai alternatif cara pengobatan. Berikut ini beberapa cara pengobatan yang bisa dilakukan untuk penderita kanker usus besar stadium awal.

Sponsors Link

  1. Operasi

Jika kanker masih kecil atau berupa polip dan stadium masih awal, dokter umumnya dapat mengangkat kanker dengan kolonoskopi. Untuk polip atau tumor yang lebih besar diangkat menggunakan reseksi mukosa endoskopi. Jika ahli patologi menentukan kanker dapat diangkat sepenuhnya berarti tidak diperlukan pengobatan tambahan. Polip yang tidak dapat diangkat dalam kolonoskopi biasanya akan diangkat menggunakan operasi laparoskopi. Dalam prosedur laparoskopi, dokter bedah akan menjalankan operasi melalui beberapa sayatan kecil di dinding perut dan memasukkan peralatan dengan kamera untuk memunculkan gambar usus besar pada video monitor. Cara lainnya adalah mengambil sampel dari kelenjar getah bening di lokasi kanker.

  1. Kemoterapi

Kemoterapi biasanya dilakukan dengan memakai obat-obatan untuk menghancurkan sel-sel kanker. Kemoterapi pada penderita kanker usus besar biasanya diberikan setelah operasi dan hanya dilakukan jika kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening sehingga kemoterapi dapat mengurangi risiko kekambuhan kanker. Kemoterapi dapat meredakan gejala kanker usus besar yang telah menyebar ke area tubuh lainnya. Kemoterapi juga dapat dilakukan sebelum operasi untuk menyusutkan kanker sebelum operasi. Untuk penderita kanker rectum biasanya kemoterapi dilakukan bersama dengan terapi radiasi.

  1. Terapi Radiasi

Terapi radiasi dengan memakai  sumber energi kuat seperti X-ray juga kerap dilakukan untuk membunuh sel-sel kanker yang mungkin tersisa setelah operasi, menyusutkan tumor sebelum operasi sehingga menjadi lebih mudah untuk diangkat, atau meredakan gejala kanker usus besar dan kanker rektum. Namun, terapi radiasi jarang digunakan dalam kanker usus besar stadium awal. Terapi radiasi, biasanya dikombinasikan dengan kemoterapi setelah operasi untuk mengurangi resiko kekambuhan di area rektum tempat bermulanya kanker.

Setelah mengetahui ciri-ciri, bahaya, dan pengobatan kanker usus besar stadium 1 tentu akan memudahkan untuk sembuh atau mencegah terjadinya kanker dengan cara menjaga kesehatan usus. Lakukan hal-hal yang baik bagi tubuh agar tetap sehat dan rajinlah berolahraga.

Sponsors Link
, , ,