Sponsors Link

16 Jenis-Jenis Keracunan Makanan pada Makanan

Sponsors Link

Keracunan makanan terjadi jika kita mengkonsumsi makanan yang sudah basi atau makanan yang sudah terkontaminasi dengan racun. Biasanya akan muncul dalam kurun waktu 1 jam setelah konsumsi makanan yang beracun tadi, atau dalam beberapa kasus bisa timbul setelah 28 jam. Perlu diperhatikan bahwa, terdapat kasus keracunan makanan yang dianggap ringan dan tidak berbahaya, namun beberapa kasus bisa jadi serius dan perlu penanganan cepat.

ads

Pada dasarnya, semua orang mempunyai resiko yang sama untuk mengalami keracunan makanan. Setidaknya satu kali dalam seumur hidup seseorang akan mengalami kejadian ini. Yang harus diwaspadai, beberapa orang mungkin akan memiliki resiko tinggi terkena keracunan makanan, seperti mereka yang mengalami penyakit kelainan sistem kekebalan tubuh. Bahkan jika keracunan makanan dialami oleh mereka, komplikasi lebih serius bisa terjadi karena lemahnya daya tahan tubuh untuk melawan infeksi. Untuk itu, penting bagi Anda untuk memahami berbagai cara mencegah keracunan makanan yang mungkin terjadi.

Menurut penelitian, wanita hamil juga rentan mengalami keracunan makanan.  Ini disebabkan perubahan sistem metabolisme tubuh mereka selama kehamilan. Selain itu, mereka yang sudah memasuki usia senja juga memiliki resiko yang tinggi untuk mengalami keracunan makanan, karena di usia lanjut sistem imun pada tubuh manusia sudah berkurang fungsinya.

Bentuk-bentuk Tingkat Keracunan Makanan

Ada berbagai jenis keracunan makanan yang terjadi dan harus kita waspadai. Sebagian kasus mungkin ringan, namun beberapa kasus keracunan lainnya bisa jadi membahayakan nyawa dan bisa berakibat fatal. Pertolongan pertama keracunan makanan harus segera diberikan agar seseorang yang mengalami keracunan makanan bisa cepat tertolong. Berikut beberapa jenis-jenis keracunan makanan sering terjadi:

1. Keracunan Campylobacter

Gejala yang timbul karena bakteri ini bisa muncul dalam waktu 2 – 5 hari. Bakteri jenis ini biasa ditemukan pada daging unggas dan daging merah. Hal ini disebabkan proses pemotongan maupun pengolahan hewan-hewan tersebut yang tidak higienis. Bisa jadi, pada proses tersebut kotoran hewan-hewan ini menempel pada daging yang hendak kita konsumsi. Selain itu, campylobacter juga bisa ditemukan pada susu yang belum dipasteurisasi dan air minum yang sudah terkontaminasi.

2. Keracunan Clostridium botulinum

Clostridium botulinum biasanya ditemukan pada makanan-makanan kaleng. Tidak hanya itu, ikan asin dan kentang panggang yang menggunakan alumunium pun bisa mengandung bakteri ini. Selain itu, makanan-makanan lain yang terlalu lama dalam kondisi hangat pun bisa menjadi sarang Clostridium botulinum.

3. Keracunan Clostridium perfringens

Clostridium perfringens ini biasanya terdapat pada olahan daging merah. Ini biasanya terjadi karena pengolahannya yang kurang benar. Pastikan daging dimasak dengan suhu yang cukup panas sehingga dapat sekaligus membunuh bakteri-bakteri yang terdapat dalam daging tersebut. Selain itu, hindari memasak daging terlalu lama, juga agar terhindar dari bakteri jenis ini.

4. Keracunan ikan

Sponsors Link

Pernah dengar tanda-tanda keracunan makanan karena mengkonsumsi ikan? Ya, di seluruh dunia setidaknya terjadi 50 ribu kasus keracunan karena mengkonsumsi ikan. Hal ini disebabkan ikan tersebut sudah terkontaminasi racun dari air laut maupun binatang-binatang laut lainnya yang menjadi makanan ikan tersebut. Penelitian menyebutkan, kasus keracunan ikan ini lebih banyak terjadi di daerah beriklim tropis seperti negara kita. Satu hal lagi, racun yang dalam ikan ini atau biasa disebut dengan ciguatera, tidak bisa dihilangkan dengan membekukan maupun memanaskan ikan tersebut. Bahkan alat-alat pengolahan ikan pun tidak bisa mendeteksi keberadaan racun tersebut.

5. Keracunan Listeria

Listeria bisa terjadi karena Anda meminum susu mentah atau susu yang belum dipasteurisasi atau makan dan minum makanan yang berasal dari tumbuhan baik sayur atau buah yang tidak higienis. Hati-hati juga jika anda memakan makanan seperti sushi dimana ikan yang disantap adalah ikan mentah. Tanda jenis-jenis keracunan makanan jenis ini bisa dilihat jika Anda mengalami flu parah bahkan meningitis bisa terjadi jika keracunan terjadi pada wanita hamil atau orang lanjut usia.

6. Keracunan Staphylococcus

Sponsors Link

Bakteri Staphylococcus dapat terkandung dalam makanan-makanan yang berada dalam suhu ruangan. Bahkan jika makanan tersebut dipanaskan, bakteri tersebut dapat tetap bertahan hidup dalam makanan tersebut hingga kita makan dan masuk ke dalam sistem pencernaan. Kabar baiknya, bakteri ini dapat keluar saat kita buang air besar dan sakit perut Anda pun akan sembuh.

7. Keracunan Salmonella

Bakteri ini menjadi salah satu penyebab terbanyak kejadian keracunan makanan di seluruh dunia. Salmonella biasanya ditemukan pada daging unggas bahkan telurnya. Hewan-hewan yang hidup di sekitar Anda pun bisa menjadi faktor penyebar bakteri yang satu ini. Cuci bersih daging dan masak hingga bena-benar matang, begitu pula dengan telur. Hindari memasak setengah matang karena bisa membuat salmonella bertahan hidup dalam makanan yang Anda konsumsi. Jika sudah masuk ke dalam tubuh, bakteri ini bisa membuat Anda diare terus menerus bahkan hingga seminggu lamanya.

Ya, makanan memang menjadi faktor yang sangat berpengaruh untuk kesehatan tubuh. Namun, jika tidak dijaga dengan baik, makanan juga bisa menjadi sumber penyakit bagi tubuh kita. Selain beberapa jenis-jenis keracunan makanan di atas, masih ada banyak jenis kasus keracunan makanan lainnya yang perlu Anda ketahui agar bisa menghindari dan tahu cara mengatasi keracunan makanan tersebut, di antaranya:

  1. Keracunan Shigellosis.
  2. Kolera.
  3. Keracunan Escherichia coli (daging merah yang terpapar kotoran).
  4. Keracunan Giardia lamblia (air yang terkontaminasi)
  5. Hepatitis A (kerang-kerangan).
  6. Keracunan Norovirus (kerang-kerangan dan ikan dari air yang terkontaminasi).
  7. Keracunan Rotavirus (makanan mentah).
  8. Keracunan Vibrio vulnificus (kerang-kerangan).
  9. Keracunan Scombrotoxin (tuna).

Demikian itulah adalah jenis-jenis dari beberapa keracunan yang bisa anda ketahui, dalam bentuk makanan dan juga minuman yang bisa anda hindari.

Sponsors Link
, ,
Oleh :