Sponsors Link

21 Gejala Tipes Pada Anak dan Orang Dewasa Serta Pengobatannya

Sponsors Link

Penyakit tipes atau sering juga disebut tifus adalah suatu penyakit demam tifoid, yang merupakan gejala sakit disebabkan oleh terjadinya infeksi bakteri Salmonella typhi. Penyakit ini pada umumnya menyebar melalui makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi. Penyakit ini banyak menjangkiti masyarakat di negara-negara berkembang, tak terkecuali Indonesia dan banyak sekali dialami oleh anak-anak. Penyakit tipes seharusnya bisa ditangani dengan cepat dan baik karena jika disepelekan dapat membahayakan jiwa orang yang menderitanya, terlebih pada anak-anak.

ads

Di Indonesia, berdasarkan sebuah penelitian dikemukakan bahwa penyakit tipes menjangkiti sebanyak 800 sampai 100 ribu penduduk Indonesia pada sepanjang tahun 2008. Hal ini bisa menyatakan bahwa bahaya penyakit tifus masih menjadi ancaman sebuah penyakit endemik yang serius di negara ini. Jika saat ini anda atau orang terdekat mengalami demam yang tinggi hingga  39 sampai 40 derajat celcius lebih selama tujuh hari, maka sebaiknya anda harus waspada. Ditambah lagi jika semakin hari suhu demam semakin naik dan lebih sering kambuh pada sore serta malam hari. Penyakit yang diawali dari demam kebanyakan bukanlah penyakit yang remeh,sehingga anda harus segera memeriksakan diri terutama jika dirasakan gejala tipes yang menyerang.

Gejala awal penyakit tipes mirip dengan  influenza. Biasanya jika sudah mengalami gejala tipes, tubuh akan mengalami demam, tubuh lemas, sakit kepala dan sakit di bagian tenggorokan. Tetapi jika gejala ini berlanjut lebih dari 5 hingga 7 hari lalu mulai diikuti beberapa gangguan perut, berarti itu bukanlah gejala influenza. Gangguan perut itu antara lain rasa tidak enak di perut mulai dari sebah, mual, muntah, sembelit, atau muncul diare yang bisa semakin memperparah kondisi tubuh. Tubuh yang sudah lemas berisiko kekurangan cairan.

Gejala Penyakit Tipes

Karena penyakit tipes merupakan salah satu penyakit yang cukup membahayakan bagi tubuh manusia termasuk kepada anak-anak, kesehatan pasca terserangnya penyakit tipes akan terus menurun andai saja penderita tidak juga mendapatkan penanganan yang cepat dan lebih lanjut. Penyakit tipes pada umumnya menyerang semua usia, dari dewasa hingga anak-anak, bahkan bayi pun tidak jarang dapat terserang penyakit ini, para orang tua tentunya sudah tau bahwa daya tahan tubuh anak-anak masih sangat lemah, terlebih seoarang bayi yang baru beberapa bulan.

Salah satu gejala tipes yang sangat khas dan menonjol dari anak-anak adalah bau yang kurang sedap dari mulut anak, begitupun dengan fase demam yang dialami, demam pada anak penderita tipes biasanya tidak stabil dan beraturan demam anak akan selalu naik turun. Akan tetapi gejala yang semapat dijabarkan seperti bisa sampai jatuh pingsan tidak akan terjadi pada anak penderita tipes pada umumnya. Inilah gejala-gejala awal anda terkena penyakit tipes:

  1. Demam tidak akan tinggi pada pertama kali menyerang. Semakin lama suhu demam akan semakin naik sampai di atas 38 derajat.
  2. Demam pada penyakit tipes biasanya menyerang di malam hari lalu akan sembuh di pagi hari,hal tersebut terjadi terus. Inilah yang membedakan dengan demam berdarah
  3. Merasakan nyeri perut disertai diare.
  4. Batuk-batuk dan sakit di bagian tenggorokan. (baca juga: Akibat Kekurangan Gizi)

Proses Inkubasi Bakteri Penyebab Tipes

Di kkalangan masyarakat penyakit ini dikenal dengan sebutan tipes atau sering juga disebut dengan typus. Namun dalam dunia kedokteran memiliki nama ilmiah Typhoid Fever atau Thypus Abdonminalis karena sumber penyakit  berada di area usus yang terletak didalam perut atau abdomen. Tipes adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri di usus halus dan terkadang infeksinya menyebar pada aliran darah. Tipes disebabkan oleh kuman Salmonella Typhi atau Salmonella Paratyphi A, B, dan C. Kuman Salmonella penyebab tipes umumnya berasal dari makanan yang tidak higienis dan sudah tercemari bakteri Salmonella. Proses awal kuman menginfeksi sampai menyebabkan penyakit adalah sebagai berikut:

  1. Kita menelan makanan yang sudah mengandung bakteri Salmonella.
  2. Makanan ini masuk ke saluran pencernaan.
  3. Kuman akan berkembang biak di dalam usus, lalu menembus dinding usus hingga mencapai saluran limfa.
  4. Bakteri dapat masuk ke pembuluh darah dalam kurun waktu 24 hingga 72 jam.
  5. Memasuki hari kelima hingga kesembilan, kuman akan memasuki aliran darah untuk kedua kali. Lalu akan terjadi pelepasan senyawa Endotoksin yang akan menimbulkan demam.
  6. Semakin lama, bakteri di usus akan terus menggerogoti dinding usus hingga menjadi luka danjuga berlubang. Akibatnya bakteri ini juga dapat berkembang biak semakin banyak ke organ tubuh lain seperti pembuluh darah jantung, paru-paru, empedu, hati dan tulang.
  7. Penyakit tipes dapat juga menimbulkan komplikasi seperti radang paru-paru dan radang otak. (baca juga: Cara Mencegah Usus Buntu)

Orang yang terkena penyakit tipes, pasti terdapat bakteri Salmonella Typhi pada kotoran dan urinenya. Sistem sanitasi yang buruk dapat membuat penyebaran bakteri melalui air lalu terminum oleh manusia. Penyebaran tipes pun bisa juga melalui binatang misalnya lalat. Selain lalat banyak binatang lain sebagai pembawa bakteri. Oleh sebab itu, jika memiliki binatang peliharaan, anda harus memastikan jika peliharaan selalu bersih. Jaga juga kebersihan tempat sampah.

Orang yang terkena tifus pasti akan sangat terganggu ketika hendak beraktivitas karena dokter akan menyarankan untuk beristirahat total. Berbagai obat-obatan juga harus dikonsumsi agar tubuh segera pulih. Proses penyembuhan cukup menghabiskan waktu cukup lama karena penderita harus berulang kali memeriksakan diri apakah bakteri sudah hilang dari tubuhnya melalui tes laboratorium. Penyakit ini sering menyerang ketika musim kemarau dan lebih mudah menjangkiti anak usia 5 hingga 9 tahun.

Gejala Penyakit Tipes Pada Anak

Sponsors Link

Gejala penyakit tipes, khususnya pada anak-anak, harus diketahui oleh orang tua sejak dini sebelum penyakit ini jauh lebih parah. sebaiknya orang tua wajib mengetahui bagaimana gejala-gejalanya dan bagaimana pula bentuk penangananya. Pada anak-anak, gejala tipes bisa datang secara tiba-tiba atau bisa juga datang secara bertahap dalam kurun waktu kurang lebih satu minggu, jika penanganannya terlambat maka penyakit tipes akan segera memburuk. Memburuknya kondisi gejala tipes pada anak-anak akan disertai dengan kemunculan ruam berbintik merah di dada, berat badan menurun, dan disertai perut kembung.

Secara umum, gejala yang dialami oleh anak-anak yang terserang penyakit tipes hampir sama dengan apa yang dialami orang dewasa. Jika dilihat dari durasi lamanya masa demam dan tanda-tanda gejalanya, maupun cara mengatasinya. Gejala-gejala umum yang dialami oleh penderita gejala tipes sering kali mengalami demam tifoid yang ringan sampai demam tifoid berat, tergantung pada kondisi kesehatan dan tubuh penderitanya serta bisa juga dipengaruhi oleh sejarah vaksinasi penderita. (Baca juga: Ciri-ciri Usus Turun)

Gejala penyakit tipes pada anak, pada umumnya meliputi beberapa keadaan seperti yang dijelaskan dibawah ini:

  1. Pertama, anak akan mengalami demam tinggi yang berlangsung tiba-tiba atau bisa juga berangsur-angsur dalam kurun waktu satu minggu. Biasanya demam karena gejala tipes pada anak-anak bisa mencapai demam tinggi 40 derajat celcius.
  2. Kedua, anak akan mengalami gejala sakit perut yangd isertai dengan diare yang berulang-ulang, pada tahap ini orang tua harus lebih memperhatikan kondisi anaknya karena bisa jadi tubuhnya melemah karena terkuras secara berlebihan. (baca juga: Penyebab Diare)
  3. Ketiga, anak yang menderita gejala tipe seperti yang telah dijelaskan dalam poin sebelumnya, mereka akan mengalami kelelahan walaupun tidak melakukan aktivitas fisik yang berarti.
  4. Keempat, anak akan mengalami kondisi dimana dia akan merasa lemah dan enggan untuk melakukan sesuatu karena lemas dan pegal-pegal tanpa sebab pasti yang mendasari kondisi ini.
  5. Kelima, anak yang mengalami gejala tipes akan serta merta merasakan sakit atau pening pada kepala, karena memang kondisi tubuhnya yang tidak stabil.
  6. Keenam, anak akan mengalami kondisi dimana dia merasakan sakit pada tenggorokan (radang tenggorokan) dengan disertai sulit dan sakit ketika menelan makanan. (baca juga: Cara Menghilangkan Mual Karena Maag )
  7. Ketujuh, anak yang menderita gejala tipes juga sering terserang sakit sembelit.
  8. Kedelapan, pertanda gejala tipes pada anak-anak yang paling menonjol adalah keadaan dimana mereka kehilangan nafsu makan.
  9. Kesembilan, anak yang mengalami kondisi gejala tipes bisa sampai pada tahap pembesaran hati dan limpa.
  10. Terakhir, gejala tipes pada anak juga sering disertai kondisi munculnya lapisan di lidahnya.

Cara mengatasi tipes pada anak, sebenarnya yang utama dan pertama adalah bagaimana perhatian orang tua itu sendiri pada anaknya. Karena gejala-gejala tipes beberapa hampir selalu dialami oleh semua anak sejak masih balita, sepeti demam, batuk-batuk serta yang lainnya. Dari hal tersebut terlihat jika gejala tipes pada anak memang harus diwaspadai sejak dini. (baca juga: Pencernaan Makanan)

Obat Gejala Tipes untuk Anak dan Dewasa

ads

Gejala tipes pada dasarnya harus segera ditangani, bukan hanya pada anak-anak akan tetapi pada semua penderitanya baik anak-anak maupun dewasa. Penyakit tipes, walaupun pada awalnya memang hanya menunjukan gejala-gejala wajar yang dianggap ringan oleh sebagian orang, misalnya saja seperti gejala demam biasa, akan tetapi gejala ini akan semakin parah jika tidak ditangani dengan segera. Gejala tipes jika tidak mendapatkan pertolongan dengan segera resikonya bisa saja akan menyebabkan kebocoran usus yang bisa merenggut nyawa penderitanya.

Pada penderita tipes usia balita, penanganan seperti ini harus sangat diperhatikan dan harus ekstra waspada, karena gejala tipes pada anak lebih sulit terdeteksi. Biasanya bayi hanya menunjukan tanda-tanda seperti rewel dan menangis secara terus-menerus karena tubuhnya merasa tidak nyaman dengan kondisi yang dialaminya. Untuk itu, dalam pembahasan di bawah ini akan dijabarkan secara lebih detil mengenai bagaimana cara mengatasi gejala sakit tipes pada anak-anak.

  • Menggunakan cacing

Salah satu cara mengatasi gejala tipes pada anak-anak adalah dengan menggunakan obat tradisional yang sudah diyakini ampuh oleh para orang tua sejak jaman dulu, yaitu dengan menggunakan obat tradisional berupa cacing. Walupun banyak orang yang merasa kurang nyaman dengan cacing akan tetapi cacing sangat ampuh untuk mengatasi gejala tipes. Cacing dipercaya dan terbukti ampuh untuk membunuh bakteri penyeban penyakit tipes, dari hal itu maka ketika gejala tipes berawal pengobatan dengan menggunakan cacing dapat segera dilakukan.

Cara membuat obat dengan menggunakan cacing pun sangat mudah dipraktekkan. Awal mula kita hanya mencari cacing tanah yang ada di sekitaran rumah, kemudian untuk alasan kebersihan kita harus mencuci cacing dengan cara membelahnya itu hingga benar-benar bersih, setelah itu sangrai cacing tersebut hingga kering kemudian cacing tersebut ditumbuk hingga halus. Obat ini baik disajikan pada penderita gejala tipes 3 kali sehari hingga sembuh.

  • Daun keji beling

Obat tipes tradisional yang kedua adalah dengan menggunakan daun keji beling. Daun keji beling ini dapat ditemukan di kebun-kebun. Cara memanfaatkan daun keji beling untuk obat tipes pun mudah yaitu dengan menyiapkan beberapa lembar daun keji beling yang sudah dibersihkan dan juga beberapa liter air putih. Setelah membersihkan daun keji beling tersebut anda dapat merebus daun tersebut selama 20 menit hingga mendidih. Setelah itu angkat dan biarkan air rebusan daun keji beling menjadi hangat, kemudian obat pencegal tipes dari daun keji beling dapat diminum 2 kali sehari secara rutin hingga gejala-gejala tipes sembuh. (baca juga: Penyebab Penyakit Gondok)

  • Menggunakan sambiloto

Cara ketiga dalam menangani gejala tipes adalah dengan menggunakan tanaman sambiloto. Hingga saat ini tanaman sambiloto masih banyak digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit tidak terkecuali penyakit tipes dan gejala-gejalanya. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisi serta vitamin pada daun sambiloto sangat berguna dalam membunuh bakteri penyebab penyakit tipes. Mengobati peyakit atau gejala tipes dengan tanaman sambilito adalah dengan cara ambil beberapa lembar daun sambiloto, kemudian tambahkan dengan 17 gram temulawak serta 5 gram jinten hitam. Rebus ketiga bahan tersebut. Lalu minumlah air rebusan tersebut 2 kali dalam sehari hingga gejala gejala penyakit tipes sembuh.

  • Pepaya

Obat tipes tradisional yang keempat adalah dengan menggunakan pepaya muda. Pohon pepaya sangat mudah ditemui sampai sekarang ini sehingga dapat mudah mengolahnya ebagai obet tipes, caranya kupas pepaya muda kemudian parut buah tersebut. Setelah itu peras parutan pepaya tersebut hingga menghasilkan air. Konsumsilah air perasan atau parutan pepaya tersebut 2 kali sehari hingga penyakit tipes sembuh.

  • Kunyit

Obat tipes yang terakhir adalah dengan menggunakan kunyit. Bahan dapur yang juga digunakan sebagai obat untuk berbagai macam penyakit ini ternyata cukup efektif untuk membantu proses penyembuhan penyakit tipes. Caranya, siapkan 3 rimpang kunyit yang masih segar, 1 bonggo serai dan juga 1 lembar daun sambiloto. Tumbuk ketiga bahan alami tersebut hingga halus, setelah itu Anda dapat menyeduhnya dengan air hangat dan minumlah ramuan tersebut hingga kondisi mulai pulih dan gejala-gejala tipes tidak nampak lagi.

  • Babandotan kuning
Sponsors Link

Babandotan atau bandotan kuning dikenal dengan khasiat nya untuk menyembuhkan luka dan sebagai pencegah infeksi. Luka luar maupun dalam bisa diobati oleh babandotan kuning dan masyarakat pun sudah banyak yang menggunakannya. Sakit maag kronis juga bisa disembuhkan dengan daun bandotan kuning. Penyakit tipes yang sudah cukup parah dimana bakteri sudah melukai organ pencernaan misalnya usus sampai berlubang maka dibutuhkan obat yang tepat untuk menyembuhkannya. Dengan mengonsumsi air rebusan daun bandotan kuning ini, luka pada usus bisa disembuhkan secara bertahap bandotan. Penderita tipes harus minum air rebusan daun bandotan kuning sampai benar-benar sembuh.

  • Mentimun

Mentimun merupakan sayuran yang lebih dikenal untuk makanan atau masker kecantikan. Mentimun juga bisa menyamarkan warna hitam di bawah kelopak mata. Khasiat lainnya adalah membuat jerawat dan garis halus di wajah menghilang. Tanpa  kita sadari, setiap kita makan mentimun, hal positif banyak kita peroleh dari khasiatnya yang memiliki sifat mendinginkan. Selain itu, mentimun dipercaya dapat menurunkan tekanan darah, dan  mentimun juga berkhasiat untuk menyembuhkan sakit tifus atau tipes. Mentimun dapat menurunkan demam yang diderita oleh penderita penyakit tipes. Caranya bisa dimakan langsung mentimunnya, dijadikan lalapan atau juga bisa diparut kemudian diperas hingga diminum airnya.

  • Kulit manggis

Saat ini sudah banyak ditemukan manfaat dari kulit manggis. Kulit manggis yang dulunya selalu dibuang begitu saja, kini sudah menjadi obat tradisionalpenuh manfaat yang bisa menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit. Untuk menyembuhkan penyakit tipes pun kulit manggis bisa menjadi pilihan yang sesuai. Setelah memakan bijinya, jangan tergesa untuk membuang kulitnya. tapi parutlah dan seduh menggunakan air panas. Saring air rebusan kulit manggis dan tunggu sampai agak dingin baru kemudian minum dalam suhu hangat secara rutin sampai sakitnya membaik.

  • Daun sirsak

Karena baik disadari atau tidak, daun sirsak ternyata sudah sering dipakai sebagai bahan pengobatan herbal. Zat anti kanker yang dimiliki daun sirsak membuat daun sirsak ini menjadi incaran banyak orang untuk mengobati aneka ragampenyakit. Daun sirsak juga berkhasiat untuk menangkal radikal bebas serta membunuh virus atau  bakteri yang masuk ke dalam tubuh lewat  makanan dan minuman. Anda bisa minum air rebusan daun sirsak ini secara rutin sampai sakit tipes dirasa sembuh.

Perbedaan Gejala Tipes dan Demam Berdarah

Penyakit demam berdarah dan tipes hampir memiliki karakteristik yang sama. Bahkan, kadang orang tidak bisa membedakan gejala-gejala yang timbul, apakah itu DB atau tipus. Padahal, jika kita salah dalam mendiagnosa dan memberi pengobatan pada kedua penyakit tersebut, bisa-bisa mendorong pasien menuju kematian. Berikut ini beberapa hal yang bisa dijadikan dasar untuk membedakan gejala tipes dan demam berdarah.

1. Demam Berdarah

Penyebab penyakit Demam Berdarah (DB) adalah virus Dengue, sehingga penyakit ini dinamakan juga dengan Demam Berdarah Dengue (DBD). Ada beberapa jenis demam berdarah dengan tipe berbeda. Penyakit ini ditularkan nyamuk aedes aegypti. Nyamuk aedes aegypti sering menggigit manusia di siang hari.

Virus demam berdarah akan menyerang organ penting, tergantung dimana virus tersebut menginfeksi. Misalnya jika mencapai lambung, maka yang diserang paling dulu adalah lambung sehingga menyebabkan sakit yang sangat parah. Muncul bintik merah di kulit, dan di beberapa kasus malah tidak menimbulkan bintik. Jika sudah parah, pendarahan dapat terjadi pada organ tubuh manusia yang penting sehingga menimbulkan kematian.

2. Tipes

Penyebab utama penyakit tipus adalah bakteri yang disebut Salmonella typhi. Bakteri Salmonella sangat mudah berkembang biak di lingkungan yang kotor. Penyebarannya dibantu oleh serangga pembawa kuman dan bakteri seperti lalat atau serangga lainnya. Apabila bakteri ini sampai di makanan lalu termakan oleh manusia, pasti akan menyebabkan penyakit. Bakteri salmonella yang menjadi penyebab tipes menyerang usus sehingga menyebabkan lubang atau luka pada usus. Jika semakin parah, bakteri akan menyebar ke hati, limpa dan kantung empedu.

Inilah serba-serbi penyakit tipes dari gejala sampai pengobatannya. Jaga selalu kebersihan makanan dan kondisi tubuh anda setiap hari.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :