Sponsors Link

6 Gejala Kolik Abdomen yang Harus Diketahui

Sponsors Link

Kolik abdomen merupakan gangguan kesehatan pencernaan, pada bagian alira normal usus sepanjang traktus intestinal. Gangguan kesehatan ini menimbulkan rasa nyeri pada area perut yang bersifat hilang dan timbul, serta bersumber dari organ yang terdapat di sekitar perut. Indikasi dari sakit kolik abdomen ini, bisa jadi karena adanya infeksi pada organ pencernaan di dalam perut atau perbedaan gastroenteritis dan diare  terjadi sumbatan di organ perut.

ads

Pasien yang pernah mengalami sakit kolik abdomen umumnya mengeluhkan rasa sakit di bagian perutnya. Salah satu pasien bahkan mengeluhkan, bahwa perutnya sering merasa kram, sulit berjalan, sulit bernapas, hingga volume kebisingan di area usus yang cukup maksimal.

Gejala Kolik Abdomen

Sama hal nya dengan penyakit pencernaan lainya, sakit kolik abdomen ini juga bisa muncul jika seseorang mengalami gejala-gejala tertentu yang berhubungan dengan sistem pencernaanya. Salah satu diantaranya tentu merupakan rasa nyeri di bagian perut yang cukup mengganggu. Berikut beberapa gejala kolik abdomen :

  • Merasakan nyeri yang luar biasa hingga tidak bisa bangun dari tempat tidur
  • Demam tinggi
  • Perut menjadi keras seperti papan
  • Perut menjadi membesar
  • Tidak bisa buang angin atau bab
  • Mengalami muntah darah, darah pada feses , atau kehitaman pada feses

Bagi orang yang sudah dewasa, timbulnya rasa cara mengobati disentri sakit spasmodic ini bisa mucul tiba-tiba dan berkembang biak secara bertahap, serta berubah menjadi kronis. Kolik abdomen pada orang dewasa sekarang ini memiliki banyak kemungkinan penyebabnya berpotensi dengan serius dilansir dari American Academy of Family Physicians.

Penyebab Kolik Abdomen

Istilah penyakit kolik abdomen, bisa juga disebut sebagai kolik perut, kram perut, sakit perut melilit dan kejang perut. Nyeri yang dirasakan adalah nyeri spasmodic yaitu rasa nyeri yang bergelombang. Rasa nyeri ini akan memasuki fase puncak yang begitu menyiksa,  kemudian memasuki periode mereda dan tidak terasa sakit lagi. Jika digambarkan dalam bentuk grafik, maka grafiknya akan naik turun.

Rasa nyeri pada perut yang dialami penderita kolik abdomen faktor penyebab penyakit tifus adalah nyeri yang tajam di area perut. Rasa nyeri ini kemudian akan meningkat secara gradual, hingga ke puncak nyeri dan kemudian menghilang. Kolik dapat juga disebabkan oleh beberapa penyebab berikut ini :

  • Kolesistitis atau adanya peradangan pada kantung empedu
  • Koletiasis atau batu di area kandung empedu
  • Apendisitis atau sakit usus buntu (nyeri diawali dari pusar hingga ke bagian kanan bawah)
  • Sumbatan pada organ usus seperti konstipasi, tumor di saluran cerna, perlengketan usus, hernia, infeksi parasit
  • IBS atau irritable bowel syndrome, adanya gangguan pergerakan usus tanpa diketahui sebabnya
  • Penyakit radang usus besar seperti sakit Crohn atau colitis ulseratif
  • Divertikulus atau peradangan pada bagian divertikula, berupa kantung-kantung kecil yang terbentuk dibagian usus besar.
  • Batu di saluran kencing

Diagnosis Kolik Abdomen

Agar pasien bisa mengetahui penyebab gangguan pencernaan kolik abdomen ini, sebaiknya  pasien memeriksakan diri ke dokter, dengan menyampaikan beberapa gejala yang keluhan yang dialami. Dokter di bidang specialis penyakit dalam, akan memeriksa dan menanyakan lebih lanjut tentang gejala kolik abdomen yang dirasakan.

Sponsors Link

Setelah itu, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan yang bersifat menunjang dan dibutuhkan. Beberapa pemeriksaan fisik tersebut seperti:

  • Tes Darah
  • Pemeriksaan feses
  • USG Abdomen
  • CT Scan
  • Kolonoskopi
  • Terapi canggih lainya

Langkah Pencegahan Kolik Abdomen

Ketika perut terasa nyeri, tentu saja pasien menjadi kurang maksimal dalam beraktifitas. Untuk mengurangi rasa sakitnya, beberapa hal berikut ini dapat dilakukan penyebab bab keras untuk meredakan rasa nyeri, seperti:

  • Makan- makanan bergizi
  • Tidur dan istirahat cukup
  • Minum air dalam jumlah cukup
  • Olahraga dalam jumlah cukup
  • Mengompres perut dengan air hangat
  • Menghindari rokok dan alcohol
  • Mengompres perut dengan air hangat
  • Bila merasa nyeri yang mengganggu, sebaiknya konsumsi obat anti nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen, namun sebaiknya atas petunjuk dan saran dokter
Sponsors Link

  • Memeriksa pendarahan dan suhu ketika BAB
  • Meminum obat pencahar
  • Latihan berjalan-jalan
  • Mengatur Pola makan
  • berkonsultasi ke dokter bila perlu

Selain langkah pencegahan dan juga berkonsultasi secara langsung ke dokter spesialis penyakit dalam, pasien juga dapat mengkonsumsi obat herbal tradisional yang tentunya aman dikonsumsi dan aman untuk kesehatan keluarga besar kita. obat ini biasa dikenal orang dengan nama Q n C jelly gamat. Obat herbal ini banyak dikonsumsi oleh sebagian orang, karena formulanya yang lembut, bening dan aman untuk dikonsumsi.

Selain obat herbal diatas, ternyata seseorang yang sedang mengalami sakit kolik abdomen juga dapat memanfaatkan metode pengobatan dengan ramuan dari tanaman tradisional, seperti teh daun cabe yang merupakan jenis rempah dan memiliki fungsi sebagai anti kolik, juga Air rebusan kapulaga, yang memiliki fungsi yang sama untuk mengurangi sakit kolik abdomen.

selain  ramuan tanaman tradisional yang juga dapat diberikan untuk seseorang yang menderita kolik abdomen atau kram perut, bisa menggunakan bahan alami lainya seperti kunyit (anti infeksi), madu (menyehatkan kondisi tubuh) tentunya harus tetap dibarengi dengan makanan serta minuman yang 4 sehat 5 sempurna, agar gejala kolik abdomen dapat segera diatasi.

Sponsors Link
, ,
Oleh :