Sponsors Link

10 Efek Samping Kunyit untuk Lambung yang Belum Banyak Diketahui

Sponsors Link

Siapa sih orang Indonesia yang tidak kenal  kunyit? Kunyit  merupakan salah satu rempah yang asli dari Asia Tenggara yang dapat tumbuh subur baik secara liar atau dibudidayakan. Sama seperti kebanyakan rempah lainnya,  kunyit  juga telah lama digunakan sebagai bahan dan bumbu pada makanan. Banyak sekali makanan di dunia ini yang berbahan dasar  kunyit , seperti kue  kunyit  dan minuman  kunyit. Sehingga tidak heran bahwa dewasa ini banyak orang yang membudidayakan  kunyit. Terlebih lagi, kandungan nutrisi yang tinggi dalam  kunyit , seperti vitamin, mineral dan serat, memungkinkan rempah ini dimanfaatkan sebagai obat alami dari berbagai jenis penyakit yang menyerang tubuh, seperti manfaat jahe untuk sakit maag, sebagai obat tradisional radang usus, dan sebagai cara mengobati gastroparesis.

ads

Kombinasi dari zat penyusun kunyit  membuat rempah ini sering dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai macam masalah pada tubuh. Tidak hanya itu, jika mengonsumsi rutin  kunyit  pada dosis yang tepat,  kunyit akan membantu menjaga kesehatan tubuh serta membantu tubuh dalam menangkal banyak penyakit. Di bawah ini adalah sejumlah khasiat kunyit untuk tubuh bila dikonsumsi secara rutin:

  • Meredakan rasa mual
  • Mengurangi rasa tak nyaman di perut
  • Menghilangkan bau mulut
  • Mencegah penyakit kulit
  • Mencegah aktifnya sel kanker di dalam tubuh
  • Mengatur tekanan darah
  • Meredakan radang
  • Mengurangi rasa sakit
  • Melancarkan dan merawat sistem pencernaan
  • Mengendalikan kadar kolestrol di dalam tubuh
  • Mencegah penyakit kolestrol

Khasiat  kunyit  tersebut hanya bisa didapatkan jika dikonsumsi secara tepat dengan takaran yang pas. Kondisi tubuh juga harus diperhatikan sebelum makan kunyit. Memakan kunyit pada kondisi tubuh yang tak tepat justru akan memunculkan masalah kesehatan lain. Sehingga diperlukan ketelitian sebelum mengonsumsinya. Lambung adalah organ tubuh yang paling sering terkena efek samping makan kunyit, terutama pada orang yang memiliki tingkat sensitivitas tinggi pada lambungnya.

Efek Samping kunyit untuk Lambung

Efek samping kunyit untuk lambung utamanya muncul apabila kunyit dikonsumsi pada dosis yang berlebihan atau pada kondisi tubuh yang tidak memungkinkan untuk menerima kunyit. Efek samping kunyit seringnya dialami oleh mereka yang mempunyai lambung sensitif. Mereka biasanya akan merasakan efek samping meskipun mengonsumsi kunyit dalam jumlah sedikit.

Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa orang yang memiliki tingkat sensitivitas normal pada lambung juga akan merasakan efek samping kunyit untuk lambung. Efek samping kunyit untuk lambung umumnya terjadi apabila kunyit dikonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak dalam sekali waktu.

Di bawah ini adalah beberapa efek samping kunyit untuk lambung:

1. Menaikkan Asam Lambung

Mengonsumsi kunyit dalam jumlah yang melebihi batas normal dalam sekali waktu dapat menjadi penyebab asam lambung naik. Kebanyakan asupan kunyit di dalam lambung akan membuat lambung bekerja lebih keras untuk mencernanya. Selain itu, kunyit juga mengandung zat yang dapat menstimulasi lambung untuk bergerak lebih cepat dari normalnya, sehingga orang dengan lambung yang sensitif akan sangat terpengaruh meskipun ia mengonsumsi kunyit dalam jumlah sedikit.

Ketika gerak lambung berjalan lebih cepat, lambung akan menaikkan produksi asam lambungnya. Sebagai akibatnya, berbagai macam penyakit akibat kebanyakan asam lambung di dalam tubuh akan bermunculan, misal penyakit refluks gastro esofagus (GERD) dan maag. Selain kunyit, ada juga buah yang membuat asam lambung naik.

2. Melukai Lambung

Sponsors Link

Selain dapat menaikkan produksi asam lambung, konsumsi kunyit yang berlebihan juga dapat melukai lambung. Lambung akan terluka terutama jika kunyit dikonsumsi dalam keadaan perut kosong. Asam lambung yang tinggi akibat kunyit akan menyebabkan lapisan dinding lambung terkikis.

Ketika lapisan dinding lambung terkikis, lambung lama-lama akan terluka. Luka tersebut juga sangat berpotensi akan menyebabkan infeksi pada lambung apabila terus-terusan terbasahi oleh asam lambung. Ketika teriritasi, penyakit ulkus lambung atau tukak lambung akan terjadi. Penderita luka lambung dapat mengonsumsi buah untuk penderita tukak lambung sebagai obat tukak lambung.

3. Menyebabkan Gastritis

Kunyit yang dikonsumsi dalam jumlah berlebih akan menjadi penyebab gastritis. Gasatritis terjadi ketika terdapat iritasi, pengikisan, serta peradangan pada lapisan lambung. Kunyit dapat menyebabkan naiknya produksi asam lambung. Ketika asam lambung meningkat, potensi terjadinya peradangan, pengikisan, dan iritasi pada lambung akan meningkat juga. Jika tidak segera dilakukan tindakan, gastritis yang sudah sangat parah dapat menimbulkan penyakit lainnya yang lebih berbahaya seperti ulkus peptikum dan kanker lambung.

Sponsors Link

4. Membuat Perut Kembung

Kunyit dapat merangsang produksi gas di perut ketika dikonsumsi dalam jumlah di atas batas normal. Itulah mengapa perut terasa kembung dan tak nyaman setelah mengonsumsi kunyit. Tidak hanya mengonsumsi kunyit secara langsung, mengonsumsi kunyit dalam makanan atau produk yang mengandung kunyit, seperti kue kunyit dan teh kunyit juga dapat menjadi penyebab perut kembung.

Hal ini juga berlaku ketika mengonsumsi kunyit dalam kadar normal atau sedikit, sebab kunyit memang dapat menimbulkan gas di dalam perut. Akan tetapi apabila dikonsumsi dalam jumlah sedikit, perut kembung tidak akan separah apabila kunyit dalam dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Selain efek samping kunyit untuk lambung di atas, kunyit juga dapat menyebabkan efek samping untuk lambung di bawah ini:

  1. Iritasi lambung
  2. Perut sakit seperti kram
  3. Masalah pencernaan
  4. Mulas
  5. Radang lambung
  6. Pendarahan pada saluran pencernaan

Itu tadi sejumlah efek samping kunyit untuk lambung yang harus diwaspadai. Agar terhindar dari efek samping kunyit tersebut, alangkah baiknya untuk mengonsumsi kunyit dalam takaran normal yang sesuai dengan kondisi tubuh.

Sponsors Link
, , , , , ,
Oleh :
Kategori : Herbal