Sponsors Link

Hati-Hati! Inilah 6 Efek Samping Jahe Untuk Lambung yang Berbahaya

Sponsors Link

Jahe adalah salah satu rempah-rempah yang berasal dari Asia Tenggara. Karena aromanya yang wangi dan khas, jahe telah lama dimanfaatkan sebagai bahan makanan tidak hanya oleh orang Asia Tenggara saja, tetapi juga oleh orang dari benua lain di dunia ini. Selain sebagai bahan makanan, jahe juga telah lama dimanfaatkan untuk pengobatan berbagai macam masalah kesehatan, seperti manfaat jahe untuk sakit maag, sebagai cara mengobati asam lambung tinggi, atau sebagai cara mengobati gastroparesis.

ads

Penggunaan jahe pada dosis tertentu dapat membantu dalam mengatasi berbagai macam gangguan kesehatan dan mencegah berbagai macam penyakit, karena jahe disusun oleh zat dan senyawa alami yang bersifat menyembuhkan. Berikut ini adalah beberapa manfaat jahe untuk kesehatan:

  • Membantu mencegah kanker
  • Membantu melancarkan sistem pencernaan
  • Meredakan rasa mual
  • Menghilangkan bau mulut
  • Mengendalikan tekanan darah
  • Mengendalikan kadar kolestrol
  • Mengurangi peradangan
  • Mencegah penyakit kulit
  • Mengurangi rasa sakit

Meskipun jahe memiliki manfaat bagi kesehatan, jahe juga dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan atau dibarengi dengan penggunaan obat lainnya. Selain itu, karena kondisi tubuh setiap orang berbeda, efek mengonsumsi jahe akan berbeda juga untuk tiap orang. Bahkan bagi beberapa orang, mengonsumsi jahe dapat menimbulkan efek yang tidak baik. Lambung adalah salah satu organ tubuh yang biasanya terkena langsung efek samping buruk dari jahe.

Efek Samping Jahe Untuk Lambung

Yang berlebihan itu tidak baik. Mungkin itulah kalimat yang tepat yang dapat mendeskripsikan konsumsi jahe yang berlebihan. Jahe memang terkenal akan khasiatnya untuk kesehatan lambung. Akan tetapi, alih-alih mendapatkan manfaat jahe untuk lambung, konsumsi jahe yang melebihi takaran wajar malah dapat memberikan masalah pada lambung. Apalagi bagi orang yang mempunyai perut sensitif. Jangankan mengonsumi secara berlebihan, mengonsumsi jahe sedikit saja bahkan dapat langsung merasakan efek samping buruk jahe pada lambung. Berikut ini adalah beberapa efek samping jahe untuk lambung:

1. Menyebabkan Perut Kembung

Perut kembung adalah salah satu efek samping jahe untuk lambung. Konsumsi jahe yang berlebihan dapat memicu lambung untuk menaikkan produksi gas perut. Akibatnya, perut akan menjadi kembung dan terasa tidak nyaman. Mengonsumsi produk turunan jahe, seperti teh jahe, kue jahe, atau ginger ale juga berpotensi meningkatkan produksi gas dalam lambung. Konsumsi jahe dalam dosis yang wajar juga dapat berpotensi menjadi penyebab perut kembung akibat produksi gas perut yang berlebihan, terutama bagi mereka yang mempunyai perut sensitif.

2. Nyeri Perut

Jahe memang dapat menstimulasi produksi empedu yang sangat baik untuk pencernaan. Namun, masalah muncul apabila jahe dikonsumsi secara berlebihan pada saat perut dalam keadaan kosong atau saat tubuh belum mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanan. Saat perut kosong, jahe yang dikonsumsi akan merangsang lambung yang kemudian akan menyebabkan gangguan pencernaan dan perut sakit seperti ditusuk-tusuk. Untuk mengatasinya, makan makanan terlebih dahulu walaupun sedikit sebelum mengonsumsi jahe, serta kurangi takaran jahe yang dikonsumi.

3. Mulas

Sponsors Link

Jahe, ketika dikonsumsi berlebihan, dapat memberikan efek berupa mulas ringan yang ditandai dengan rasa sakit, kembung, dan tak nyaman pada perut. Mulas akibat jahe kemudian dapat menjadi penyebab diare. Suatu hasil penelitian di Amerika mengenai jahe membuktikan bahwa perut sering mulas sehabis makan jahe adalah salah satu efek samping yang paling umum yang terjadi ketika mengonsumsi jahe secara berlebihan. Hal ini berhubungan dengan lambung yang terstimulasi oleh jahe.

4. Masalah Pencernaan

Efek samping jahe untuk lambung selanjutnya adalah masalah pencernaan. Masalah pencernaan yang disebabkan oleh jahe sebenarnya tidak hanya memberikan efek samping pada lambung saja, tetapi juga pada organ pencernaan lainnya. Pada kenyataannya jahe memang jarang sekali menimbulkan masalah pada sistem pencernaan, namun risiko terjadinya gangguan pencernaan akan meningkat jika jahe dikonsumsi dalam dosis yang sangat besar. Oleh karena itu, hindarilah konsumsi jahe yang berlebihan.

5. Iritasi Lambung

Sponsors Link

Efek samping jahe untuk lambung selanjutnya yakni iritasi lambung. Jahe dapat dengan mudah merangsang lambung apabila dikonsumsi dalam jumlah yang banyak dan ketika perut kosong. Ketika terangsang, produksi asam lambung akan meningkat yang dapat menyebabkan terkikisnya lapisan dinding lambung. Terkikisnya lapisan dinding lambung ini dapat mengakibatkan luka pada dinding lambung. Luka yang terbasahi asam lambung akan menyebabkan iritasi lambung. Dalam istilah medis, konsidi ini disebut dengan penyakit tukak lambung atau ulkus lambung.

6. Radang Lambung

Siapa sangka ternyata jahe yang dikonsumsi dalam jumlah yang berlebih dapat menjadi penyebab gastritis atau radang lambung. Radang lambung terjadi ketika adanya luka, iritasi, atau pengikisan pada dinding lambung. Jahe dapat menstimulasi lambung untuk meningkatkan produksi asam lambung yang berpotensi menyebabkan peradangan pada lambung. Radang lambung yang sudah dalam kondisi yang sangat parah dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker lambung atau penyebab tumor lambung.

Itulah tadi beberapa efek samping jahe untuk lambung. Untuk terhindar dari efek samping tersebut, mari kita lebih bijak dalam menentukan takaran jahe yang aman dikonsumsi oleh tubuh kita. Karena selain terhindar dari efek samping jahe, mengonsumsi jahe dalam jumlah yang wajar juga dapat memberikan kita maanfaat jahe untuk kesehatan.

Sponsors Link
, , , , , ,
Oleh :
Kategori : Herbal