Sponsors Link

Diare Setelah Operasi Caesar: Bahaya, Penyebab dan Penanganannya

Sponsors Link

Semua wanita pasti ingin melahirkan dengan normal. Namun, karena berbagai banyak alasan, tidak semua wanita mempunyai keberuntungan untuk dapat melahirkan si buah hati dengan normal. Mereka yang tidak memungkinkan untuk melahirkan normal, mau tidak mau harus memilih operasi caesar sebagai cara lain untuk mengeluarkan si bayi dari dalam rahim.

ads

Seperti yang telah diketahui, setelah melahirkan, baik secara normal maupun melalui operasi caesar, tubuh ibu yang melahirkan tentu saja tidak langsung kembali kepada keadaan seperti biasa. Butuh waktu bagi tubuh untuk kembali normal. Ketika proses kembali kepada keadaan normal pasca melahirkan, tubuh dapat mengalami beberapa gangguan, di antaranya adalah perut kembung setelah operasi caesar dan susah buang air besar setelah melahirkan caesar. Diare juga contoh lain dari gangguan pasca operasi caesar.

Bahaya Diare Setelah Operasi Caesar

Diare setelah operasi caesar masih dianggap normal meskipun kemunculannya tidak terlalu umum dibandingkan dengan susah BAB setelah melahirkan caesar. Inkontinensia fekal (ketidakmampuan untuk mengendalikan buang air besar di mana feses keluar secara tak terduga) memang merupakan efek samping yang biasa terjadi setelah operasi caesar. Diare adalah salah satu gejala dari inkontinensia fekal. Meskipun mengalami gejala ini memang memalukan, jangan sungkan untuk bercerita kepada pasangan atau dokter mengenai hal ini agar bisa dibantu dalam pengobatannya sebelum menyebabkan komplikasi lain.

Berikut ini beberapa komplikasi atau bahaya yang bisa disebabkan oleh diare setelah operasi caesar:

  • Dehidrasi

Dehidrasi atau kekurangan cairan adalah gangguan utama yang disebabkan oleh diare jenis apapun, termasuk diare setelah operasi caesar. Dehidrasi tentu saja sangat berbahaya bagi wanita yang baru melahirkan, karena kehadiran sang bayi mengharuskan wanita untuk memberikan ASI. Dehidrasi dapat menurunkan jumlah air susu yang diproduksi, serta mengurangi stamina si ibu yang menyusui.

  • Menurunkan Kualitas ASI

Penurunan kualitas ASI akan terjadi apabila si penderita meminum obat anti diare tertentu yang mengandung zat yang dapat menurunkan kualitas air susu. Oleh karena itu, konsultasikan pada dokter terlebih dahulu apabila si penderita ingin mengonsumsi obat pencegah diare.

Penyebab diare setelah operasi caesar

Ada banyak penyebab diare setelah operasi caesar. Di bawah ini adalah penyebab umumnya:

  • Efek Antibiotik

Pada beberapa kasus, wanita akan diberikan antibiotik menjelang dan setelah melahirkan, terlebih lagi jika mereka memilih prosedur operasi caesar sebagai metode melahirkannya. Antibiotik diberikan untuk membantu melawan dan mencegah segala infeksi yang dapat terjadi pada tubuh. Hal itu dikarenakan kesehatan ibu dan bayi akan terancam jika infeksi terjadi.

Akan tetapi, sebelum memberikan antibiotik kepada para ibu, dokter biasanya tidak akan memberitahu efek samping yang diberikan oleh antibiotik. Antibiotik memang sangat bekerja baik dalam mencegah infeksi, tetapi antibiotik dapat merusak keseimbangan alami bakteri baik dan bakteri jahat di dalam tubuh. Padahal, keseimbangan tersebut berperan dalam menjaga kesehatan usus sehingga dapat mencegah terjadinya gangguan pencernaan apapun. Diare adalah salah satu gangguan pencernaan akibat kerusakan keseimbangan tersebut.

Sponsors Link

Selain menyebabkan diare, gangguan pencernaan lainnya yang dapat diakibatkan oleh antibiotik adalah rusaknya lapisan dinding dalam usus serta peradangan dalam saluran pencernaan.

  • Penyebab Lainnya

Efek antibiotik adalah penyebab umum diare setelah operasi caesar bagi kebanyakan penderita. Namun, ada juga penyebab-penyebab lainnya, yakni:

  1. Alergi makanan
  2. Efek obat yang dikonsumsi
  3. Virus gastroinstestinal
  4. Minuman dan makanan yang mengandung alkohol
  5. Perubahan hormon akibat melahirkan
  6. Stress dan gelisah

Penanganan Diare Setelah Operasi Caesar

Sponsors Link

Diare setelah operasi caesar dapat ditangani dengan cara pencegahan diare pada umumnya. Akan tetapi, ada cara yang perlu dipertimbangkan dengan hati-hati untuk mengobati diare pasca operasi caesar, yakni penggunaan obat anti diare. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, beberapa obat diare yang bebas dijual di pasaran dapat memberikan efek negatif pada kualitas ASI. Sehingga saran dokter sangat diperlukan dalam memilih obat anti diare yang cocok untuk ibu menyusui. Di bawah ini adalah beberapa cara yang dianjurkan untuk dicoba untuk menangani diare setelah operasi caesar:

  1. Hindari konsumsi makanan yang dapat menstimulasi dan mengiritasi saluran pencernaan, seperti makanan pedas dan asam.
  2. Tingkatkan asupan cairan pada tubuh untuk menghindari dehidrasi, oralit dan air putih adalah minuman yang paling baik untuk dikonsumsi sebagai cairan tubuh.
  3. Konsumsilah makanan yang kaya akan gizi yang baik dan sehat untuk tubuh, makanan yang mengandung probiotik seperti yogurt sangat dianjurkan untuk mengembalikan dan menyeimbangkan bakteri baik di dalam usus.
  4. Beristirahatlah yang cukup serta hindari aktivitas fisik yang berat untuk membantu proses penyembuhan diare.
  5. Cobalah mengonsumsi makanan untuk penderita diare dan buah untuk menghentikan diare.

Ingatlah selalu bahwa si penderita diare adalah wanita yang baru saja melahirkan. Oleh sebab itu, lebih baik berkonsultasilah kepada dokter sebelum melakukan tindakan penyembuhan apapun yang mungkin dapat mempengaruhi proses menyusui dan proses penyembuhan tubuh penderita pasca operasi.

Itulah tadi sedikit uraian mengenai bahaya, penyebab dan penanganan diare setelah operasi caesar. Pada dasarnya diare adalah gangguan yang dapat hilang dengan sendirinya, kecuali jika disertai dengan gejala yang lebih serius tertentu. Operasi caesar merupakan operasi besar yang serius, sehingga diare yang terjadi setelahnya bisa saja sebuah tanda bahwa tubuh sedang beradaptasi dengan perubahan kondisi tubuh lain pasca operasi. Jadi, janganlah terlalu khawatir jika mengalami diare setelah operasi.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Diare