Sponsors Link

Diare Setelah Makan Durian: Bahaya, Penyebab, dan Penanganannya

Sponsors Link

Durian merupakan salah satu buah unik di dunia yang berasal dari Asia Tenggara yang dapat tubuh subur di negara Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Filipina. Durian dapat tumbuh secara liar maupun dibudidayakan. Buah yang memiliki kulit berbentuk duri ini termasuk ke dalam kelompok buah besar, karena beratnya bisa mencapai 4 kg dan diameternya bisa mencapai 30 cm per buah. Baunya yang tergolong khas dan unik, membuat buah durian menjadi salah satu buah yang banyak digemari sekaligus banyak dibenci oleh orang-orang. Bagi yang tidak suka durian, bau durian dianggap sangat tidak sedap yang dapat menyebabkan mual dan pusing saat menciumnya. Sedangkan bagi para penyuka durian, justru bau durianlah yang mampu memikat mereka untuk memakan buahnya.

ads

Ketika makan durian, terkadang para pecinta durian merasa kalap dan tersihir oleh rasa lezat durian yang menyebabkan mereka ingin terus-terusan memakannya. Memakan durian memang tidak salah, karena di dalam durian terdapat banyak zat berupa nutrisi dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, misal vitamin C, vitamin B, serat, protein, zat besi, magnesium, dan asam amino. Akan tetapi, apabila makan durian terlalu banyak, tubuh bukannya mendapatkan manfaat dari durian, tubuh justru akan mendapat masalah akibat terlalu banyaknya durian yang dikonsumsi. Salah satu masalah kesehatan yang akan terjadi jika terlalu banyak makan durian adalah gangguan pada organ pencernaan. Masalah ini utamanya akan terjadi pada orang yang memiliki perut sensitif atau kondisi medis tertentu. Diare setelah makan durian adalah salah satu gejala gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh terlalu banyak makan durian.

Bahaya Diare Setelah Makan Durian

Diare setelah makan durian pada umumnya tidak akan mengakibatkan bahaya yang serius bagi kesehatan jika segera ditangani. Apabila dibiarkan saja, salah satu komplikasi yang akan terjadi dari diare setelah makan durian adalah tubuh mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi. Sebaiknya jangan sepelekan dehidrasi, sebab dehidrasi dapat menyebabkan komplikasi lainnya yang bisa berbahaya bagi tubuh.

Bahaya diare setelah makan durian juga tergantung dari penyebabnya. Oleh karena itu, ketahuilah terlebih dahulu apa penyebabnya. Meminta pertolongan dokter dapat dilakukan untuk tahu apa penyebab sekaligus bahaya diare setelah makan durian yang dialami.

Penyebab Diare Setelah Makan Durian

Tidak semua orang akan mengalami diare setelah makan durian. Meskipun demikian, apabila Anda termasuk ke dalam golongan orang yang beruntung yang tidak merasakan efek buruk apapun setelah makan durian, Anda harus tetap memakan durian secukupnya dan tidak memakannya dalam jumlah yang berlebihan. Hal itu dikarenakan durian adalah salah satu buah penyebab sembelit, penyebab usus buntu, dan penyebab berbagai macam penyakit lainnya apabila dikonsumsi dalam jumlah yang tidak wajar. Di bawah ini adalah beberapa penyebab diare setelah makan durian beserta penjelasannya:

  • Keracunan Durian

Keracunan durian bisa jadi menjadi penyebab mengapa Anda mengalami diare setelah makan durian. Keracunan durian dapat terjadi ketika Anda mengonsumsi durian yang telah terinfeksi oleh mikroba seperti virus, bakteri, parasit, atau racun. Diare setelah makan durian utamanya bisa disebabkan oleh bakteri yang menyebabkan diare. Apabila telah sampai di dalam organ pencernaan, durian yang terinfeksi tersebut akan menyebabkan gangguan pencernaan. Ketika ini terjadi, orang yang mengalaminya akan merasakan gejala keracunan durian, antara lain:

  1. Sakit perut setelah makan durian
  2. Diare
  3. Perut kembung
  4. Mual
  5. Muntah
  6. Sakit kepala

Segera hubungi dokter apabila si penderita mengalami gejala keracunan durian lainnya yang cukup serius seperti:

  1. Sesak napas
  2. Gemetar
  3. Detak jantung berdebar lebih kencang dan tak beraturan dari biasanya
  4. Kehilangan kesadaran
Sponsors Link

  • Kelebihan Vitamin C dan Magnesium

Durian kaya akan vitamin C dan magnesium yang berguna bagi tubuh. Namun, kelebihan vitamin C dan magnesium pada tubuh juga dapat menyebabkan gejala tertentu, diare adalah salah satunya. Konsumsi durian yang terlalu banyak sekaligus akan menyebabkan tubuh kelebihan vitamin C dan magnesium. Berikut ini adalah beberapa gejala kelebihan vitamin C dan magnesium penyebab diare setelah makan durian:

  1. Diare
  2. Pusing
  3. Lemas
  4. Mual
  5. Muntah
  • Perut Dalam Keadaan Kosong

Diare setelah makan durian dapat terjadi apabila durian dimakan ketika perut kosong. Lambung dan usus dalam keadaan kosong akan “kaget” dan terstimulasi jika tiba-tiba durian masuk ke dalamnya. Selain itu, makan durian saat perut kosong juga dapat berpotensi sebagai penyebab usus besar luka dan iritasi lambung. Hal ini terutama terjadi pada orang berperut sensitif. Selain diare, mual dan nyeri perut adalah gejala umum dari gangguan pencernaan akibat makan durian saat perut kosong.

Sponsors Link

Penanganan Diare Setelah Makan Durian

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menangani diare setelah makan durian, antara lain:

  1. Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi
  2. Minum cairan oralit jika dirasa perlu
  3. Minum susu atau air kelapa untuk menetralkan racun jika penyebabnya adalah keracunan makanan durian
  4. Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi utamanya yang mudah dicerna seperti nasi, pisang, kentang, dan apel
  5. Konsumsi makanan untuk penderita diare
  6. Hindari makan durian yang berlebihan
  7. Atur asupan vitamin dan mineral
  8. Konsumsi makanan mengandung probiotik dan prebiotik untuk membantu melawan bakteri jahat dalam perut
  9. Hubungi dokter bila gejala tidak kunjung sembuh atau bertambah parah

Kondisi tubuh tiap orang berbeda, sehingga bisa saja penyebab dan penanganan diare setelah makan durian yang Anda alami tidak tercantum dalam artikel ini. Oleh sebab itu, mintalah bantuan dokter agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk tahu penyebab pasti dan penanganan tepat bagi Anda.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Diare