Sponsors Link

Diare Setelah Imunisasi: Penyebab dan Penanganannya

Sponsors Link

Imunisasi dilakukan untuk membentuk antibodi di dalam tubuh manusia yang berfungsi untuk mencegah penyakit tertentu di masa depan. Imunisasi biasanya mulai diberikan sejak bayi sampai usia sekolah, namun ada beberapa jenis imunisasi yang bisa diberikan kepada orang dewasa. Orang yang mendapatkan imunisasi pada umumnya akan merasakan gejala ringan dari efek samping imunisasi. Gejala tersebut di antaranya, yakni:

ads
  • Demam
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Nafsu makan hilang
  • Nyeri dan pegal pada bagian tubuh yang disuntik apabila imunisasi diberikan dengan cara disuntik

Beberapa orang juga akan mengalami gejala yang cukup serius seperti kejang atau reaksi alergi. Akan tetapi gejala tersebut jarang sekali terjadi.

Diare bukan termasuk dari gejala efek samping imunisasi. Apabila Anda atau anak Anda terkena diare setelah imunisasi, penyebabnya bukanlah imunisasi. Faktor luar lah yang menjadi penyebabnya.

Penyebab Diare Setelah Imunisasi

Seseorang bisa disebut terkena diare apabila ia mengalami buang air besar secara terus menerus dengan kotoran yang dikeluarkan berbentuk lebih cair atau encer. Apabila frekuensi buang air besar bertambah, tetapi kotoran yang dikeluarkan berbentuk normal alias tidak encer, kemungkinan besar ia tidak sedang mengalami diare.

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, diare bukanlah efek samping dari imunisasi. Diare setelah imunisasi terjadi karena hal lain yang tidak berhubungan dengan imunisasi. Berikut ini adalah beberapa penyebab diare setelah imunisasi:

1. Infeksi Virus, Bakteri, Parasit atau Jamur

Diare setelah imunisasi bisa disebabkan oleh adanya infeksi mikroorganisme yang berupa virus, bakteri, parasit, atau jamur. Ada berbagai macam virus, parasit, jamur, atau bakteri yang menyebabkan diare. Rotavirus, E. Coli, Salmonella, dan Shigella adalah beberapa jenis dari mikroorganisme penyebab diare.

Penularan mikroorganisme tersebut pada umunya adalah melalui makanan atau minuman. Makanan yang disantap setelah imunisasi bisa saja telah terkontaminasi oleh mikroorganisme penyebab diare, sehingga makanan tersebut menjadi makanan penyebab diare setelah imunisasi. Selain itu, beberapa jenis dari mikroorganisme tersebut juga dapat dengan mudah ditularkan melalui udara. Sehingga bisa saja diare setelah imunisasi disebabkan oleh masuknya mikroorganisme penyebab diare yang dengan tidak sengaja terhirup.

Penularan virus, bakteri, parasit, atau jamur penyebab diare utamanya akan lebih mudah dilakukan di daerah yang kebersihannya tidak terjaga. Terlebih lagi apabila daerah tersebut ditinggali oleh banyak orang. Risiko penularan diare pun akan lebih mudah.

Di bawah ini adalah beberapa gejala umum diare yang diakibatkan oleh infeksi viturs, bakteri, parasit, atau jamur:

  • Diare lebih dari 24 jam
  • Lemas
  • Mual
  • Muntah
  • Demam
  • Sakit perut

Beberapa orang bisa saja mengalami gejala lain di luar gejala tersebut. Oleh karena itu, pemeriksaan oleh dokter sangat dianjurkan untuk tahu apakah diare setelah imunisasi yang sedang diderita itu akibat dari infeksi atau bukan.

2. Keracunan Makanan

Sponsors Link

Ada kemungkinan bahwa keracunan makanan adalah penyebab diare setelah imunisasi yang diderita. Keracunan makanan disebabkan oleh mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi oleh racun, bakteri, virus, atau parasit. Mengonsumsi makanan mentah dan makanan yang diolah atau dimasak dengan tidak benar adalah salah satu penyebab seseorang dapat mengalami keracunan makanan. Mengonsumsi makanan yang telah melewati tanggal kedaluarsa juga dapat menyebabkan keracunan makanan.

Beberapa tanda-tanda keracunan makanan, antara lain:

  • Diare
  • Sakit perut
  • Perut kembung
  • Mual
  • Muntah
  • Pusing
  • Demam

Segera hubungi dokter apabila timbul gejala yang lebih serius di bawah ini:

  • Sesak napas
  • Jantung berdebar
  • Gemetar
  • Kehilangan kesadaran
ads

3. Alergi Makanan

Alergi makanan adalah reaksi yang tidak normal yang dilakukan oleh sistem imun tubuh terhadap protein yang terkandung dalam makanan penyebab alergi. Diare setelah imunisasi bisa saja disebabkan karena memakan makanan pemicu reaksi alergi. Berikut ini adalah beberapa gejala alergi makanan:

  • Diare
  • Sakit perut
  • Mual
  • Pusing
  • Lemas
  • Mulut atau kulit terasa gatal
  • Adanya pembengkakkan pada bibir, lidah atau bagian tubuh lainnya
  • Kesulitan bernapas

4. Intoleransi Makanan

Intoleransi makanan bisa menjadi penyebab mecret atau diare setelah imunisasi. Beberapa orang tidak dapat dengan mudah mencerna jenis makanan tertentu akibat dari kurangnya enzim tertentu pada sistem pencernaan mereka. Intoleransi laktosa dan fruktosa merupakan jenis intoleransi makanan yang paling banyak diderita. Susu dan pisang adalah contoh dari makanan yang dapat menimbulkan diare pada penderita intoleransi laktosa dan fruktosa.

5. Kebanyakan Makan Buah

Kebanyakan makan buah setelah imuniasasi dapat menyebabkan diare. Buah memang bagus untuk sistem pencernaan, namun terlalu banyak makan buah justru bisa membuat sistem pencernaan bekerja terlalu cepat, sehingga makanan tidak dicerna secara sempurna. Akibatnya kotoran yang dihasilkan akan lebih cair dan diare akan terjadi.

Penanganan Diare Setelah Imunisasi

Ada beberapa cara yang dilakukan untuk menangani diare setelah imunisasi:

  1. Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi akibat diare
  2. Makan makanan bernutrisi terutama makanan yang mengandung karbohidrat
  3. Kurangi asupan serat sampai diare mereda
  4. Konsumsi makanan mengandung probiotik
  5. Minum susu atau air kelapa untuk keracunan makanan apabila diare disebabkan oleh keracunan.
  6. Hubungi dokter apabila gejala tidak mereda atau bertambah parah.

Itu tadi penjelasan singkat mengenai diare setelah imunisasi. Segera tangani apabila Anda mengalami diare setelah imunisasi agar tidak terjadi komplikasi yang tidak diinginkan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Diare