Sponsors Link

Diare Disertai Lendir Darah: Penyebab, Bahaya dan Penanganannya

Sponsors Link

Diare adalah suatu keadaan ketika bertambahnya frekuensi buang air besar yang diiringi dengan bentuk feses yang lebih cair atau encer dari biasanya. Umumnya, diare yang ringan dapat hilang dengan sendirinya tanpa perlu penanganan khusus, atau dapat hilang dengan perawatan sendiri di rumah. Namun, ketika sedang diare terkadang ada gejala lain yang menyertainya, seperti adanya lendir darah ketika buang air besar misalnya.

ads

Sebagian orang akan panik jika melihat darah keluar dari dalam tubuhnya secara tidak normal. Apalagi jika darah keluar bersamaan dengan kotoran ketika buang air besar saat mengalami diare. Selain panik, tentunya pasti akan merasa takut dan terkadang paranoid. Pikiran yang tidak-tidak pun, seperti “kayaknya saya terserang penyakit serius, deh.” atau “hidup saya pasti tidak akan lama lagi” datang ke dalam pikiran. Jika Anda mengalami hal yang serupa, lebih baik hilangkan pikiran negatif tersebut dari benak Anda. Hal itu dikarenakan, diare disertai lendir berdarah belum tentu sebagai pertanda bahwa Anda sedang terkena penyakit serius.

Penyebab Diare Disertai Lendir Darah

Diare disertai lendir darah terjadi karena diakibatkan oleh beberapa penyebab. Di antara penyebab tersebut, ada yang bersifat ringan, ada juga yang bersifat serius yang memerlukan diagnosis dari dokter ahli. Di bawah ini adalah pembahasan singkat mengenai penyebab diare disertai lendir darah:

1. Disentri

Penyebab pertama diare disertai lendir darah adalah disentri. Apabila Anda mengalami diare disertai lendir darah yang terjadi secara mendadak dan berlangsung tidak lama atau singkat, besar kemungkinan disentrilah penyebabnya. Disentri adalah salah satu jenis penyakit pencernaan yang disebabkan oleh adanya infeksi pada usus. Ada dua jenis mikroorganisme yang dapat menyebabkan disentri, yakni bakteri shigella dan amoeba entamoeba histolytica. Kedua jenis mikroba ini dapat ditularkan melalui cara penularan penyakit disentri, yakni melalui makanan yang terkontaminasi dan melalui sanitasi yang buruk. Gejala disentri di antaranya:

  • Diare disertai lendir darah
  • Sakit perut atau kram perut
  • Mual atau muntah
  • Demam

2. Infeksi Usus

Penyebab diare disertai lendir darah selanjutnya adalah penyakit infeksi usus. Infeksi usus atau dalam istilah medisnya disebut dengan enterokolitis terjadi ketika adanya inflamasi pada usus besar dan usus kecil. Penyebab infeksi usus berupa infeksi mikroorganisme, seperi virus, bakteri, parasit, atau jamur. Gejala infeksi usus pada umumnya mirip seperti gejala gangguan pencernaan yang lain, seperti:

  • Mual
  • Muntah
  • Diare disertai lendir darah
  • Sakit perut
  • Demam
  • Tubuh menggigil

3. Penyakit Radang Usus

Penyakit radang usus atau inflamatory bowel disease adalah penyakit yang ditandai oleh adanya peradangan pada sistem pencernaan (gastrointestinal) akibat dari sistem imun tubuh yang beraksi secara keliru terhadap jaringan pencernaan normal. Ada dua jenis penyakit radang usus, yakni:

Sponsors Link

  • kolitis ulseratif: Ditandai dengan peradangan yang hanya terjadi pada usus besar saja.
  • Penyakit Crohn (Crohn’s disease): Ditandai dengan peradangan yang terjadi pada sistem pencernaan manapun, di mulai dari mulut hingga anus.

Berbeda dengan disentri yang gejalanya dapat mendadak muncul dan hanya dalam waktu singkat, gejala radang lambung dna usus biasanya hilang dan muncul kembali selama beberapa waktu tertentu. Berikut adalah gejala umumnya:

  • Diare disertai lendir darah
  • Nafsu makan turun
  • Berat badan turun
  • Nyeri pada perut
  • Mual dan muntah
  • Demam
  • Anemia

4. Penyakit Autoimun

ads

Penyakit autoimun adalah penyakit yang disebabkan oleh reaksi tidak normalnya sistem imun atau sistem kekebalan tubuh terhadap zat normal yang masuk ke dalam tubuh yang dianggapnya berbahaya. Ada beberapa penyakit atau gangguan yang tergolong ke dalam jenis penyakit autoimun. Penyakit seliak, lupus, rematik, dan alergi terhadap makanan adalah contoh dari masalah kesehatan yang tergolong ke dalam penyakit autoimun. Diare disertai lendir darah merupakan salah satu gejala dari beberapa penyakit autoimun.

5. Kanker Usus Besar

Diare disertai lendir darah bisa jadi diakibatkan oleh kanker usus besar, yaitu kanker yang menyerang kolon atau usus besar. Penyebab kanker usus besar mulanya adalah hanya kumpulan-kumpulan sel mutasi atau polip jinak. Karena tidak segera ditangani, polip jinak tersebut berubah menjadi polip ganas atau kanker. Berikut adalah beberapa gejala kanker usus besar:

  • Kotoran bercampur lendir berdarah
  • Diare atau konstipasi
  • Perasaan lelah yang berlebih
  • Berat badan turun
  • Nyeri pada perut
  • Hilangnya nafsu makan

Jangan khawatir karena kanker usus besar merupakan penyakit yang langka sekali. Sehingga, kecil kemungkinannya kanker usus besar menjadi penyebab utama diare disertai lendir darah.

Bahaya Diare Disertai Lendir Darah

Diare disertai lendir darah tidak akan berbahaya jika penyebabnya adalah penyakit ringan. Komplikasi yang dimunculkan paling hanya dehidrasi yang dapat diobati dengan mengonsumsi air putih dan cairan oralit yang cukup. Namun, jika penyebabnya adalah penyakit serius, seperti kanker usus besar, tentu saja akan berbahaya, dan bisa jadi dapat mengancam nyawa. Sebenarnya, apapun penyebabnya, diare disertai lendir darah akan berbahaya bagi kesehatan tubuh jika tidak segera ditangani.

Penanganan Diare Disertai Lendir Darah

Penanganan yang tepat untuk diare disertai lendir darah tentu saja mengikuti penyebabnya. Misal, jika disebabkan oleh disentri, konsumsilah makanan untuk penderita disentri, atau jika disebabkan oleh radang usus, makanlah buah-buahan yang dapat menyembuhkan radang usus. Oleh karena itu, meminta bantuan dokter sangat diperlukan, sehingga dokter dapat mendiagnosis langsung dan memberikan penanganan. Akan tetapi, masih ada cara yang dapat dilakukan untuk membantu proses penyembuhan diare disertai lendir darah, di antaranya yakni:

  • Pastikan untuk meminum air putih minimal 8 gelas per hari
  • Minum oralit jika memang diperlukan agar terhindar dari dehidrasi
  • Jaga pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi, cobalah konsumsi makanan untuk penderita diare
  • Usahakan untuk makan makanan kaya akan serat
  • Perbanyak aktivitas fisik

Demikianlah penjelasan singkat mengenai diare disertai lendir darah. Semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang berguna bagi Anda.

Sponsors Link
, , , , , ,
Oleh :
Kategori : Diare