Sponsors Link

7 Ciri-ciri Usus Terlipat Pada Bayi yang Wajib Anda Waspadai

Sponsors Link

Bayi harus mendapat perhatian lebih dari orang dewasa karena organ yang ada dalam tubuh bayi belum sepenuhnya dapat bekerja dengan sempurna. Walaupun begitu, tetap saja ada gejala penyakit ditunjukkan oleh bayi yang tidak diketahui penyebabnya oleh orang tua sang bayi. Orang tua meremehkan hal tersebut dan sering menganggap bahwa itu adalah hal yang biasa. Setelah muncul gejala yang lebih parah pada bayi barulah orang tua memperhatikannya.

ads

Salah satu hal yang terjadi pada seorang bayi adalah usus terlipat. Usus terlipat atau dalam bahasa Inggris disebut intussusception adalah kejadian dimana ada dua bagian usus yang terlipat atau masuk ke bagian usus yang lainnya. Bagian usus yang terlipat bisa terjadi di dalam usus besar, usus kecil, atau antara usus besar dengan usus kecil. Sebelum mengetahui ciri-ciri usus terlipat pada bayi, mari kita simak penyebab dan akibatnya terlebih dahulu.

  • Penyebab

Usus terlipat pada bayi sampai sekarang tidak diketahui penyebab pastinya secara ilmiah. Tapi dapat dipastikan bahwa virus atau bakteri tertentu dapat menyebabkan usus pada bayi terlipat atau memang sudah terjadi sejak bayi tersebut lahir.

  • Akibat

Usus terlipat pada bayi dapat mengakibatkan terganggunya akses pencernaan sehingga mengacaukan seluruh sistem pencernaan yang ada pada usus. Usus terlipat yang terjadi dalam usus besar dapat menyebabkan terganggunya proses untuk mengeluarkan feses pada tubuh seorang bayi.

Ciri-ciri Usus Terlipat Pada Bayi

Usus terlipat pada bayi sering terjadi pada rentang usia antara 3 bulan sampai 10 bulan. Biasanya yang mengalami usus terlipat adalah bayi berjenis kelamin laki-laki. Sebenarnya ciri-ciri usus terlipat pada bayi tidak jauh berbeda dengan penyebab usus terlipat. Adapun ciri-ciri usus terlipat pada bayi adalah sebagai berikut :

1. Nyeri yang hebat

Nyeri yang terjadi pada bayi dapat dilihat jika bayi terus menerus berguling-guling seperti kesakitan di bagian perutnya. Bayi tidak bisa diam dan melipat kakinya kearah dada seolah-olah ingin meredamkan rasa sakitnya. Rasa nyeri ini tidak terus menerus datang. Ada kalanya rasa nyeri agak reda tapi beberapa saat akan muncul kembali. Tidak semua nyeri yang hebat menandakan bahwa bayi mengalami usus terlipat tetapi bisa saja hal itu adalah perut seperti kram.

2. Bengkak pada bagian perut bayi

Perlahan-lahan akan timbul pembengkakan pada perut bayi. Perut bayi akan terus menerus membesar. Hal ini disebabkan karena terganggunya sistem pencernaan yang ada dalam tubuh bayi karena usus adalah bagian terpenting dalam diri manusia untuk mengolah dan mencerna makanan yang masuk melalui mulut mengalami kelainan.

3. Feses bercampur darah atau lendir

Feses bayi yang mengalami usus terlipat keluar disertai darah atau lendir. Hal ini dapat menambah rasa sakit yang dialami bayi karena bab keluar lendir kuning dapat menyebabkan iritasi di sekitar anus bayi. Feses yang keluar dengan darah atau lendir juga dapat menambah pembengkakan pada perut bayi karena yang keluar bukanlah feses seperti biasanya.

Ciri-ciri yang ketiga ini dapat terjadi pada bayi jika usus terlipat sudah mencapai tahap yang membutuhkan perawatan yang serius. Selain anus yang mengeluarkan feses dengan darah atau lendir, bayi juga tidak dapat kencing karena usus terlipat yang dideritanya.

Sponsors Link

4. Memuntahkan cairan berwarna hijau kekuningan

Ciri-ciri usus terlipat pada bayi yang ke-4 adalah muntah-muntah tanpa sebab yang jelas. Bayi mengalami muntah dalam intensitas yang cukup besar dan dalam jangka waktu yang relatif berdekatan. Cairan yang dikeluarkan adalah cairan berwarna hijau kekuningan.

5. Nafsu makan hilang dan terus menangis

Nafsu makan bayi perlahan-lahan menghilang atau mengalami penurunan. Bayi juga menjadi terus menangis karena rasa sakit yang ada di bagian perut bayi. Tetapi, pada gejala yang lain bayi bisa saja tidak menangis malah diam dan pasif.

6. Badan yang melemah

Sponsors Link

Sakit/nyeri yang didera bayi menyebabkan tubuh bayi menjadi lemah. Menangis terus menerus juga menyebabkan badan bayi melemah. Badan yang melemah terus menerus pada bayi dapat disertai dengan panas dan meriang. Selain panas dan meriang, hal yang mungkin terjadi pada bayi adalah kejang-kejang yang hebat. Jika sudah mencapai tahap ini, maka perlu ada perawatan khusus dari tim medis yang harus diterima bayi.

7. Terdapat benjolan di perut bayi

Perut bayi yang terkena usus terlipat terdapat benjolan di bagian perut bayi. Pada bagian yang terdapat benjolan akan sakit jika disentuh dan bisa jadi bayi akan menangis jika bagian ini disentuh.

Itulah ciri-ciri usus terlipat pada bayi. Ciri-ciri seperti yang disebutkan diatas hampir sama dengan gejala flu perut. Maka dari itu orang tua perlu memperhatikan lebih cermat segala gejala yang ada. Meskipun kelainan ini terdengar mengerikan tetapi, usus terlipat pada bayi dapat disembuhkan dengan cara operasi atau dengan metode-metode lainnya. Pada beberapa kasus yang terjadi usus terlipat dapat sembuh dengan sendirinya tapi tetap saja usus terlipat pada bayi dapat menyebabkan gangguan/komplikasi di dalam pencernaan bayi. Segera kenali ciri-ciri usus terlipat pada bayi agar bisa segera ditangani dengan peralatan yang medis lebih memungkinkan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka sangatlah mungkin dapat menyebabkan kematian bagi bayi.

Sponsors Link
, , , , ,